Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Lima Perusahaan Tambang di Sungai Lariang Dilaporkan ke Polda Sulbar Atas Dugaan Kejahatan Lingkungan

Lima Perusahaan Tambang di Sungai Lariang Dilaporkan ke Polda Sulbar Atas Dugaan Kejahatan Lingkungan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Lima perusahaan tambang pasir yang beroperasi di Sungai Lariang, Kecamatan Tikke Raya dan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Sulawesi Barat, pada Jumat, (5/12/2025), atas sejumlah dugaan kejahatan lingkungan,

Laporan itu dilayangkan oleh Lembaga advokasi Tomakaka Justice Indonesia (TJI), mereka mengatakan laporan tersebut buntut sejumlah aktivitas pertambangan yang diduga ilegal, perambahan hutan lindung, kerusakan lingkungan, pelanggaran kepelabuhanan, hingga indikasi tindak pidana korupsi.

Direktur Eksekutif TJI, Ramli, mengatakan lima perusahaan yang dilaporkan itu yakni CV Maju Bersama, PT Samudera Pantoloan, PT Abadi Dua Putri, PT Lapandoso Prautama, dan CV Wahab Tola.

“Selama ini aktivitas tambang berjalan tanpa izin yang benar, merusak ekosistem Sungai Lariang dan berpotensi menyebabkan kerugian negara dari sektor PNBP hingga pajak,” ungkap Ramli.

TJI merinci sejumlah dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan, Penambangan dalam kawasan Hutan Lindung tanpa IPPKH, Operasi dan penjualan hasil tambang tanpa RKAB, Penggunaan kontraktor tanpa IUJP, Pengoperasian kapal keruk CSD tanpa izin kerja keruk dari Kemenhub, Penggunaan dokumen terbang untuk transaksi pasir, Aktivitas bongkar muat melalui terminal khusus ilegal, hingga tidak memiliki AMDAL dan diduga mengabaikan reklamasi pascatamban

Menurut Ramli, rangkaian aktivitas tersebut menyebabkan kerusakan bantaran sungai, abrasi pantai, dan mengancam permukiman serta ekosistem pesisir.

Tambang Pasir Sungai Lariang Dilapor

Direktur Eksekutif TJI, Ramli, laporkan lima perusahaan tambang di Sungai Lariang.

“Ini bukan lagi pelanggaran ringan. Ini kejahatan lingkungan dan kejahatan korporasi yang terkoordinasi,” tegasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Haris Buka Turnamen Sepak Bola Pupuk Kaltim Cup 2025

    Agus Haris Buka Turnamen Sepak Bola Pupuk Kaltim Cup 2025

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Pupuk Kaltim Cup 2025 di Stadion Mulawarman, Kelurahan Belimbing, Selasa malam (9/9/2025). Event tahunan ini diikuti 15 tim kelurahan se-Kota Bontang. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan parade kontingen dan penampilan opening dancer. Sejumlah pejabat dan tokoh hadir, di antaranya Direktur Operasi […]

  • Gubernur Sulawesi Barat Usul Jadi Kepulauan

    Gubernur Suhardi Duka Usul Sulawesi Barat Jadi Daerah Kepulauan ke Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, secara resmi mengusulkan status daerah kepulauan bagi provinsi yang dipimpinnya dalam sebuah pertemuan strategis dengan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin, 4 Agustus 2025. Pertemuan yang berlangsung di kantor Ditjen Bina Adwil di Jakarta tersebut dihadiri langsung oleh […]

  • Mobil Pick di SPBU Tappalang

    Polisi Amankan Dua Mobil Pick Up Muat Puluhan Jerigen di SPBU Tappalang

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 23
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polisi mengamankan dua unit mobil pick up yang bermuatan puluhan jerigen di SPBU Tappalang, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju. Sabtu (07/10/2023). Sebelumnya dua mobil pick up tersebut viral di media sosial diduga terlibat penyalahgunaan pengangkutan, penjualan, penyimpanan BBM. Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, mengatakan dua unit mobil itu diamankan dan diperiksa […]

  • Warga belang-belang hilang

    Seorang Warga di Belang-belang Hilang Saat Cari Pakan Ternak

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pria di Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dilaporkan hilang saat sedang mencari pakan ternak pada, Kamis (11/04/2024) sore. Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Muh Rizal, kejadian tersebut bermula saat korban bernama Umar (40) masuk bertolak menuju kebunnya sekitar pukul 16.00 WITA. Namun saat korban bepergian […]

  • Jalan Tabone Nosu

    Pengerjaan Jalan Tabone-Nosu 5 KM Ditarget Rampung Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 40
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id -Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, menargetkan pengerjaan jalan poros Tabone-Nosu yang sedang berlangsung sepanjang 5 kilometer, rampung pada tahun 2024. Hal itu setelah, Zudan Arif Fakrulloh bersama Pj Bupati Mamasa, Yakob F Solon dan Balai Jalan meninjau progres pengerjaan jalan Tabone-Nosu di Mamasa, Sabtu, (30/12/2023). “Hari ini saya melihat mengecek pembangunan […]

  • AMSI Sulbar

    AMSI Sulbar : Hoaks Ancaman Buruk Demokrasi

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak masyarakat jadi pelopor untuk menangkal Hoaks dalam gelaran Pemilu 2024. Sekretaris AMSI Sulbar, Busman Rasyd mengungkap, setidaknya sepanjang tahun 2023 ada 2.330 hoaks alias kabar bohong tentang politik sebanyak 1.292, dan 645 di antaranya adalah hoaks terkait Pemilu 2024. “Data dari Masyarakat Anti […]

expand_less