BMI Gelar Bersukaria Camp & Rakernas 2025, Hasto Kristiyanto Tekankan Peran Strategis Anak Muda Hadapi Tantangan Zaman
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Hasto hadiri Rakernas Banteng Muda Indonesia (BMI) 2025 di Bogor.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, Mekora.id — Organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI), menggelar Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025 selama tiga hari di kawasan Puncak, Bogor. Kegiatan nasional ini dibuka langsung oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, didampingi Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira serta Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga My Esti Wijayanti.
Dalam arahannya, Hasto menegaskan bahwa anak muda harus tampil sebagai sumber gagasan, inovasi, dan keberanian politik. Ia mendorong kader BMI untuk berani bermimpi besar, melahirkan ide masa depan, menentang arus dominasi pemikiran lama, dan tidak ragu tampil berbeda.
Hasto juga mengulas filosofi lambang Banteng Muda Indonesia. Menurutnya, kepala banteng yang tegak lurus ke depan melambangkan anak muda progresif, visioner, dan tegak pada ide-ide kebangsaan.
“Dari makna lambang tersebut, saya berharap kegiatan Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025 mampu melahirkan gagasan baru dengan menerjemahkan ideologi Bung Karno ke konteks kekinian,” ujar Hasto.
Hadapi Tantangan Deseokarnoisasi
Hasto menyinggung tantangan besar yang kini dihadapi BMI, yakni menguatnya upaya deseokarnoisasi di ruang publik. Karenanya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda BMI dalam meluruskan ideologi kerakyatan Bung Karno, terutama di kalangan milenial dan Gen-Z.
“BMI harus menjawab tantangan ini dengan merumuskan ide baru dan memanfaatkan dunia digital,” tegasnya.
Konsolidasi Nasional Hadapi Pemilu 2029
Ketua Umum BMI, Mochammad Herviano atau Bung Vino, menjelaskan bahwa Rakernas kali ini bertujuan menyatukan pola gerak BMI dalam melaksanakan rekomendasi Kongres VI PDI Perjuangan. Sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi menyongsong Pemilu 2029, yang diprediksi didominasi pemilih muda.
Ia menegaskan pentingnya menjaga soliditas, regenerasi, dan fighting spirit sebagaimana pesan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Kita harus punya fighting spirit. Itu yang harus kita jaga dan bumikan bersama,” ujar Vino.
Vino juga mendorong seluruh pengurus DPD BMI untuk meningkatkan rekrutmen anak muda agar regenerasi dalam tubuh organisasi berjalan sehat.
BMI Sulbar Kirim Lima Kader
Di tempat yang sama, Ketua BMI Sulawesi Barat, Abdul Halim, menyampaikan bahwa Rakernas tahun ini secara khusus membahas peran strategis generasi muda dalam pembangunan bangsa.
Menurut Halim, BMI harus mampu hadir sebagai wadah perjuangan anak muda yang fleksibel, adaptif, dan tetap memegang semangat gotong royong di tengah perubahan zaman.
“Kader BMI akan menjadi mitra kerja sekaligus mitra kritis pemerintah. BMI siap mendukung program-program strategis untuk kemajuan bangsa,” ungkapnya.
BMI Sulbar mengirim lima kader terbaik dari berbagai generasi sebagai bentuk komitmen menghadirkan kekuatan anak muda dalam proses pembangunan nasional.
“Populasi generasi muda sedang meningkat. Karena itu, BMI ingin menjadi wadah sikap politik anak muda yang kritis demi kemajuan bangsa dan negara,” tambah Halim.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
