Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Neni Tegaskan, 10.553 Rumah Tangga di Bontang Segera Nikmati Jargas

Neni Tegaskan, 10.553 Rumah Tangga di Bontang Segera Nikmati Jargas

  • account_circle zul
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Masyarakat Kota Bontang akan segera merasakan manfaat besar dari hadirnya jaringan gas rumah tangga (jargas). Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini dipastikan mulai terpasang pada minggu ketiga September 2025 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, usai melakukan komunikasi intens dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Nando Antasari. Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa sebanyak 10.553 sambungan rumah tangga di Bontang masuk dalam daftar penerima manfaat.

“Alhamdulillah buat warga Bontang, bunda sudah komunikasi dengan PPK Dirjen Migas ESDM. Insha Allah jargas Bontang dapat sambungan jargas untuk 10.540 rumah tangga,” ungkap Neni, Jumat (29/8/2025).

Jumlah ini selaras dengan usulan Pemerintah Kota Bontang yang sebelumnya mengajukan sekitar 10 ribu sambungan rumah tangga kepada pemerintah pusat. Realisasi program tersebut menjadi bukti nyata perjuangan panjang Pemkot Bontang dalam memperjuangkan hak masyarakat untuk mendapatkan akses energi murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Wali Kota Neni menyebut bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak, baik di daerah maupun pusat. Ia menegaskan bahwa program jargas merupakan salah satu prioritas pembangunan energi di Bontang, mengingat tingginya kebutuhan energi rumah tangga yang selama ini banyak bergantung pada gas elpiji tabung.

“Sujud syukur, Allah ridhoi perjuangan ini untuk masyarakat Bontang,” ujarnya penuh haru.

Lebih lanjut, Neni menjelaskan bahwa program jargas ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengurangi ketergantungan warga terhadap gas elpiji, sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Dengan jaringan gas yang langsung masuk ke rumah, masyarakat akan mendapatkan energi yang lebih terjangkau, praktis, serta aman digunakan.

Selain itu, jargas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan transisi energi bersih. Mengingat Bontang sebagai salah satu kota industri, penggunaan jargas dapat membantu menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan tetap lestari.

Pemkot Bontang mengimbau masyarakat untuk bersiap menyambut program ini dengan mengikuti proses pendataan yang segera dilakukan oleh pihak terkait. Warga penerima manfaat nantinya akan diinformasikan secara resmi agar distribusi program berjalan tertib dan merata.

“Semoga dengan adanya jaringan gas rumah tangga langsung ke rumah, kenyamanan dan efisiensi penggunaan energi diharapkan semakin meningkat,” tutup Neni dengan optimis.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pidana Pemilu di Mamuju

    Indikasi Pidana Pemilu di Mamuju dan Mateng Masuk Proses Bawaslu

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Indikasi pidana pemilu di Sulawesi Barat ditemukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada dua Kabupaten yakni Mamuju dan Mamuju Tengah. Komisioner Bawaslu Sulbar Divisi Pengawasan, Data, dan Informasi, Muhammad Subhan mengatakan, indikasi pidana pemilu itu terjadi saat rekapitulasi tingkat kecamatan. Subhan menyebut, temuan Bawaslu untuk dua wilayah itu masing-masing di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten […]

  • Sosialisasi Produk Hukum Bawaslu Mamuju

    Bawaslu Mamuju Ajak Mahasiswa Hukum Jadi Mitra Awasi Tahapan Pilkada 2024

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mamuju melakukan sosialisasi produk hukum kepada Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) di Kota Mamuju, Kamis, (6/6/2024) kemarin. Anggota Bawaslu Mamuju, Zulkifli mengatakan, sosialisasi itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2024. Permahi dianggap sebagai generasi muda yang bisa menjadi mitra bagi Bawaslu. “Tahapan Pilkada serentak 2024 […]

  • Nelayan Mamuju hilang

    Seorang Nelayan di Mamuju Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Perairan Tambi

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang nelayan bernama Fathur Rahman (30) asal Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Tambi, Kecamatan Mamuju, Selasa, (8/10/2024). Menurut laporan yang diterima oleh Basarnas Mamuju, peristiwa nelayan di Mamuju itu hilang berawal saat korban menuju rumpon untuk melaut pada Rabu, 7 Oktober 2024. Namun naas, saat malam hari […]

  • Gubernur Sulawesi Barat Usul Jadi Kepulauan

    Gubernur Suhardi Duka Usul Sulawesi Barat Jadi Daerah Kepulauan ke Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, secara resmi mengusulkan status daerah kepulauan bagi provinsi yang dipimpinnya dalam sebuah pertemuan strategis dengan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin, 4 Agustus 2025. Pertemuan yang berlangsung di kantor Ditjen Bina Adwil di Jakarta tersebut dihadiri langsung oleh […]

  • Ketua GMNI Mamuju

    Penegakan Hukum Dinilai Lumpuh, GMNI Mamuju Tantang Kapolda Sulbar Buktikan Kinerja atau Mundur

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, yang dinilai belum menunjukkan capaian signifikan selama lebih dari enam bulan menjabat. Ketua DPC GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi, menyebut sejak dikukuhkan pada 5 Agustus 2025, Kapolda Sulbar belum […]

  • Tambang pasir Sungai lariang

    Lima Perusahaan Tambang di Sungai Lariang Dilaporkan ke Polda Sulbar Atas Dugaan Kejahatan Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 713
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Lima perusahaan tambang pasir yang beroperasi di Sungai Lariang, Kecamatan Tikke Raya dan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Sulawesi Barat, pada Jumat, (5/12/2025), atas sejumlah dugaan kejahatan lingkungan, Laporan itu dilayangkan oleh Lembaga advokasi Tomakaka Justice Indonesia (TJI), mereka mengatakan laporan tersebut buntut sejumlah aktivitas pertambangan yang diduga ilegal, […]

expand_less