Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kaderisasi Mahasiswa: Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

Kaderisasi Mahasiswa: Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Transformasi regenerasi kepemimpinan dalam setiap lembaga kemahasiswaan selalu menjadi hal yang paling penting untuk mendorong kuatnya sumber daya manusia (SDM) yang semakin maju, sinergi dan berdaya saing serta menciptakan pergolakan pemikiran dan pergerakan seperti apa yang menjadi esensi, hakikat mahasiswa yang sesungguhnya.

Kuatnya kelembagaan karena kadernya yang solid yang memahami setiap posisi, peran dan tanggung jawab dalam menjalankan tupoksinya. Kepeloporan dan terobosan pemimpin muda mahasiswa sangat dibutuhkan guna menjawab tantangan zaman sekaligus mengakomodir secara menyeluruh kepentingan mahasiswa dan mulai menyasar isu-isu strategis dan krusial kekinian.

Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya, begitulah bagi kebanyakan mahasiswa menyebutnya. Tetapi seiring berjalannya waktu tantangannya semakin dinamis dengan era keterbukaan di mana wacana, opini dan isu-isu semakin terbuka untuk menjadi perdebatan di ruang publik.

Sebagai pemimpin lembaga kemahasiswaan harus lebih jelih, aktual dan proaktif menjemput aspirasi itu. Hadirnya pemimpin yang berkualitas dan punya kapasitas yang mumpuni harus mampu menjawab kecenderungan kepemimpinan sebelumnya dimana kebanyakan dari kita atau mahasiswa merasa antipati serta hilangnya kepercayaan terhadap kelembagaan itu sendiri sebab tak mampu menjawab persoalan atas keluhan mahasiswa misalnya terkait dengan mahalnya uang kuliah tunggal, fasilitas yang memadai dan lain sebagainya.

Membangun kepercayaan dan integritas diri dikalangan mahasiswa sangat penting. Dengan kekuatan branding dan sosial media menjadikan kita lebih luas berinteraksi dengan siapapun. Sehingga posisi dan legitimasi yang didukung oleh kekuatan mahasiswa akan lebih muda menggerakan seluruh instrumen dan memobilisasi ketika persoalan itu ada. kerja-kerja konsolidasi sangat dibutuhkan mengingat sekarang hadirnya pemimpin baru di pemerintahan menjadikan tantangan tersendiri untuk gerakan mahasiswa.

Kampus Kawacandra Dimuka

Kampus merupakan ladang kepemimpinan masa depan yang sangat subur. Kuncup pemimpin itu bernama pemuda dan mahasiswa. Maka biarkanlah kuncup dan bibit itu mekar menjadi bunga dan pada saatnya menjadi buah yang bermanfaat dan berguna untuk semesta alam yang membutuhkan di segala lini sektor. Itulah saatnya ketika negeri ini panen raya para pemimpin yang akan memandu bangsa besar ini menuju kejayaannya sebagai guru peradaban, Itulah apa yang menjadi harapan dan cita -cita founding father kita dahulu.

Mahasiswa harus selalu menjadi jembatan nurani dan aspirasi masyarakat, mahasiswa sendiri merupakan kelas sosial menengah yang mudah masuk langsung ke masyarakat, maka mereka sering dipercaya untuk menjadi konseptor dan eksekutor harapan dan aspirasi-aspirasi rakyat yang bisa menggerakkan setiap perubahan di bangsa ini.

Para aktivis pergerakan mahasiswa hari ini hendaknya memikirkan konsep regenerasi kepemimpinan pergerakan mahasiswa ke depan guna melanjutkan apa yang menjadi visi-misi menuju tatanan masyarakat yang adil, sejahtera dan makmur. Keberhasilan sebuah gerakan kepemimpinan pada hakikatnya tidak diukur hanya pada satu periode saja, tapi juga dilihat dari daya tahan pergerakan pada masa-masa selanjutnya apakah terjadi kemunduran atau kemajuan supaya terus menjadi evaluasi dan pembelajaran generasi berikutnya.

Diantara faktor yang menentukan pergerakan adalah dinamika gerakan itu sendiri olehnya itu sangat dibutuhkan penggemblengan di dalam organisasi dan kaderisasi yang matang. Itulah dengan krisisnya kepercayaan mahasiswa dari masyarakat hari ini menjadi imbas dari pada lemahnya organisasi internal maupun eksternal untuk membawa kontribusi lebih besar di tengah-tengah masyarakat sebagai orientasi dari pada tanggung jawab, peran dan fungsi sebagai mahasiswa, apa lagi masalah bangsa yang begitu banyak dari tataran nasional maupun lokal serta elit-elit politik yang tak lagi memikirkan masa depan masyarakat.

Olehnya itu perlu disusun alur kaderisasi yang baik dan matang untuk kepemimpinan pergerakan mahasiswa di kampus yang integral dan komprehensif. Kaderisasi ini dilakukan secara terus menerus sehingga ia menjadi kawah candradimuka yang melahirkan para pemimpin pergerakan yang tangguh dan mempunyai idealisme tinggi. Idealnya para pemimpin lembaga kampus dan pergerakan mahasiswa muncul melalui sebuah proses yang panjang yang banyak benturan-benturan hingga sampai terbentuk dan bukan pemimpin karbitan pragmatis yang muncul tiba-tiba tanpa penguasaan konsep, tempaan masalah dan pengalaman yang mumpuni.

Olehnya itu pentingnya kaderisasi dalam sebuah organisasi untuk menciptakan dan membentuk karakter kepemimpinan yang berkepribadian sangat dibutuhkan di tengah degradasi kepemimpinan saat ini.

Pimpinan pergerakan mahasiswa harus menjadi icon dalam percaturan bangsa ini baik dari kelompok kelembagaan mahasiswa intra maupun ekstra kampus. Ia merupakan pengambil keputusan dan leader tertinggi di lembaganya yang harus mempertanggungjawabkan pengelolaan lembaga tersebut kepada mahasiswa lainnya karena dia mewakili seluruh mahasiswa yang dipimpinnya.

Seorang pimpinan pergerakan mahasiswa idealnya memang seorang pemimpin mahasiswa yang memiliki tugas dan wewenang contohnya: Mengkomunikasikan wacana pergerakan mahasiswa dan strategi umumnya kepada tim intinya dengan diskusi yang mendalam, Melakukan rencana penggalangan dan koordinasi untuk mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan tetapi faktanya sangat minim dan krisis sekali untuk melakukan penyatuan gerakan.

Pengurus kelembagaan perlu membangun koordinasi yang baik sebagai jantung pergerakan untuk menggalang kekuatan massa dan tak hanya itu organ internal kampus juga harus mampus menggandeng lembaga pergerakan mahasiswa lainnya untuk membentuk sebuah aliansi dari berbagai elemen dan eksponen dalam perjuangan sehingga wacana pergerakan mahasiswa yang digulirkan dapat menjadi konsumsi dan sorotan publik untuk menarik simpati dan empati, mengelola dan mengendalikan pengurus lembaga kemahasiswaan sebagai bentuk konsolidasi institusional.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bontang Hibahkan Lahan untuk BULOG, Komitmen Stabilkan Harga Pangan

    Pemkot Bontang Hibahkan Lahan untuk BULOG, Komitmen Stabilkan Harga Pangan

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang secara resmi menyerahkan hibah lahan kepada Perum BULOG sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayahnya. Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dilakukan di Hotel Novotel Balikpapan, Senin (21/7/2025), antara Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Direktur SDM dan Umum Perum BULOG Pusat, Sudarsono Hardjosoekarto. Penandatanganan disaksikan oleh […]

  • Ruslan Ida Mamasa

    Ruslan Ajak Pendukung Berpolitik Santun Untuk Bangun Demokrasi Sehat di Mamasa

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamasa, Sulawesi Barat, Ruslan dan Andi Faridha Fachri (Ruslan-Ida) melangsung deklarasi akbar jelang pendaftaran ke KPU, di Lapangan Tribun kota Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ribuan massa pendukung itu, terpantau mulai berkumpul sejak pagi dari sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa untuk menghadiri deklarasi Akbar Ruslan-Ida. Dalam orasinya, […]

  • Paripurna DPRD Sulbar

    Akhir Januari, DPRD dan Pemprov Sulbar Bahas Tiga Agenda di Paripurna

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat Paripuna bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar. Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi dan Munandar Wijaya, dan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Amujib, di Ruang Paripurna, Kamis, (30/1/2025) Rapat ini membahas tiga agenda utama yang berkaitan dengan pelaksanaan APBD 2024, […]

  • Kantor Perumda Majene

    Perkara Adu Jotos Pejabat Perumda Majene, Kini Naik ke Tahap Penyidikan

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id –  Kasus adu jotos yang melibatkan dua pejabat Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Majene, kini naik ke tahap penyidikan. Hal itu diungkapkan Oleh Kasat Reskrim Polres Majene, Rabu, (11/12/2024). Kasus baku hantam itu, sebelumnya melibatkan Direktur Utama, Moch Lutfie Nugraha, dan Direktur Umum dan Keuangan, Muhammad Irfan Syarif. Keduanya terlibat baku hantam […]

  • Gempa Sulut

    Gempa Bumi 7,6 Magnitudo Guncang Pulau Karatung, Sulut : BMKG Keluarkan Peringatkan Tsunami

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Laut Filipina, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) , pada Jumat (10/10/2025) pukul 08.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut bermagnitudo M7,6 dengan potensi tsunami di beberapa wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Papua. Menurut hasil analisis BMKG, episenter gempa terletak di koordinat 7,23° LU dan 126,83° BT, atau sekitar 275 […]

  • Car Free Day Sulbar

    Gandeng UMKM, Pemprov Sulbar Mulai Car Free Day Tiap Hari Minggu di Jalan Arteri Mamuju

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 107
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Car Free Day di Jalan Arteri Mamuju akan mulai rutin digelar setiap hari Minggu. Hal itu setelah Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan launching pagi tadi, Minggu (17/12/2023). Nantinya, sebagian Jalur Arteri akan ditutup total bebas kendaraan, mulai dari depan Lapangan Tenis Mamuju hingga persimpangan jalan Nelayan, mulai pukul 06.00-10.00 pagi. Car Free Day […]

expand_less