Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » RAPBN 2026 Dinilai Perlebar Ketimpangan Fiskal Pusat dan Daerah

RAPBN 2026 Dinilai Perlebar Ketimpangan Fiskal Pusat dan Daerah

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang diawali dengan penyampaian Nota Keuangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto menuai sorotan. Direktur Lembaga Opini Hukum Publik (LOHPU), Aco Hatta Kainang, menilai postur RAPBN 2026 berpotensi menimbulkan ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah.

Menurut Hatta Kainang, alokasi belanja pemerintah pusat direncanakan mencapai Rp2.663,4 triliun, sementara belanja daerah hanya Rp650 triliun. Padahal, dalam lima tahun terakhir, anggaran belanja daerah tercatat turun sekitar 29 persen.

“Ini bertolak belakang dengan semangat Otonomi Daerah sebagaimana diamanatkan TAP MPR Nomor XV/MPR/1998, yang memberikan kewenangan luas dan adil dalam pembagian sumber daya antara pusat dan daerah. Postur RAPBN 2026 justru memperlihatkan porsi belanja pusat 84,9 persen dan daerah hanya 15,1 persen. Ketimpangan ini jelas menghambat percepatan pembangunan dan kesejahteraan di daerah,” kata Hatta dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Ia menilai kondisi tersebut akan mendorong pemerintah daerah mencari tambahan pendapatan asli daerah (PAD), termasuk dari sektor pajak dan retribusi. Hal ini, kata dia, berisiko menimbulkan kasus serupa dengan yang terjadi di Kabupaten Pati, di mana kebijakan pajak daerah menimbulkan polemik di masyarakat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahanan di Polman Meninggal

    7 Anggota Polisi Ditahan Terkait Kasus Kematian Tahanan di Polres Polman

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Buntut kasus tahanan meninggal, setidaknya 7 (tujuh) orang penyidik personil Reskrim Polres Polewali Mandar (Polman) kini menjalani pemeriksaan dan ditahan di tempat khusus (Patsus). Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan ketujuh personil itu ditahan setelah sebelumnya diperiksa secara intensif oleh Propam. Tujuh personil tersebut diduga kuat ikut bertanggung jawab […]

  • Kantor Pengadilan Tinggi Sulawesi Barat Mulai Dibangun

    Kantor Pengadilan Tinggi Sulawesi Barat Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 89
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kantor Pengadilan Tinggi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai dibangun, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, disaksikan Forkopimda, Jumat (08/09/2023). Bangunan itu berdiri diatas tanah 1500 meter persegi yang dihibahkan Pemprov Sulbar, di Jl. Arteri Mamuju. Rencananya, proyek dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu akan […]

  • DPP GMNI

    GMNI Kritik Ketergantungan Investasi Asing, Minta Hilirisasi Perkuat Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 376
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai kebijakan hilirisasi industri yang dijalankan pemerintah sejak 2010 hingga kini belum mencerminkan arah industrialisasi nasional yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan. Penilaian tersebut disampaikan sebagai bagian dari evaluasi kritis GMNI terhadap arah pembangunan ekonomi nasional yang dinilai masih bertumpu pada logika investasi asing […]

  • Sulbar Bergerak

    Gerakan Sulbar Bergerak, Tuntut DPR Makzulkan Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 10 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah mahasiswa di Mamuju yang tergabung dalam aliansi “Sulbar Bergerak” turut menyatakan sikap terkait dinamika demokrasi yang terjadi di Indonesia jelang Pemilu 2024. Mahasiswa yang membentangkan spanduk bertuliskan “Lawan Oligarki, Selamatkan Demokrasi” menilai Presiden Joko Widodo telah mengangkangi demokrasi secara ugal-ugalan. Pernyatan itu dituangkan dalam aksi unjuk rasa dan pembacaan sikap di […]

  • Kades Sandapang

    Setubuhi Anak Dibawah Umur, Sang Kades di Mamuju Bujuk Korban Makan ke Hotel Berbintang

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 81
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Aksi bejat oknum Kepala Desa (Kades) dari Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, yang rudakpaksa anak dibawah umur terungkap. Menurut keterangan Polisi, ternyata Pelaku berupaya untuk membujuk korban bersama sang kakak pergi makan ke salah satu restoran Hotel berbintang di kota Mamuju. “Korban bersama saudaranya diajak oleh pelaku keluar pergi makan malam di Restoran […]

  • BPOM periksa takjil di Mamuju

    Periksa Jajanan Takjil di Mamuju, BPOM Tak Temukan Kandungan Berbahaya

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju melakukan pengawasan pangan dan takjil di sepanjang jalan Yos Sudarso tepatnya di depan Hotel Maleo Mamuju, Sulawesi Barat. Pada Selasa (18/3/2025) Sore. Langkah pengawasan ini, adalah untuk memeriksa atau melakukan tes kandungan bahan berbahaya yang terdapat, pada jajanan takjil yang dijual di sepanjang jalan Yos […]

expand_less