Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peristiwa » 60 KK Terdampak Banjir di Rarani Kalukku, Trans Sulawesi Sempat Lumpuh Empat Jam

60 KK Terdampak Banjir di Rarani Kalukku, Trans Sulawesi Sempat Lumpuh Empat Jam

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, sejak Senin (6/10/2025) sore, memicu banjir di Desa Kabuloang. Dalam waktu singkat, air dari Sungai Rarani meluap dan merendam puluhan rumah warga.

BPBD Mamuju meloporkan, sedikitnya 60 kepala keluarga (KK) terdampak, sementara arus lalu lintas di jalan Trans Sulawesi sempat lumpuh selama empat jam.

Kepala BPBD Mamuju, Taslim Sukirno, menyebut banjir tersebut berdampak pada 60 KK yang tersebar atas 50 KK di Dusun Rarani Selatan dan 10 KK di Dusun Rarani Induk.

“Tidak ada korban jiwa, tapi banjir sempat memutus akses jalan poros Trans Sulawesi dari pukul 18.00 hingga 22.00 WITA,” kata Taslim saat dikonfirmasi, Senin malam.

Sementara menurut warga sekitar, air mulai naik sekitar pukul 19.00 WITA, tak lama setelah hujan mengguyur sejak sore. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai lebih dari satu setengah meter, membuat warga kesulitan menyelamatkan barang-barang mereka.

“Tadi air naik cepat setelah magrib, rumah di dekat sungai langsung terendam. Ada yang sampai di atas pinggang,” kata Rusdin, warga Dusun Rarani Selatan, Senin malam.

Menurut Rusdin, banjir kali ini berdampak pada sekitar 50 KK di dusunnya. Namun sebagian warga memilih bertahan karena rumah mereka bertipe panggung.

“Belum ada yang mengungsi. Kami masih bertahan, takut air tambah tinggi,” ujarnya.

Hingga pukul 22.30 WITA, warga masih berjaga-jaga di rumah masing-masing. Debit air belum sepenuhnya surut, dan hujan susulan masih dikhawatirkan.

Banjir di kawasan itu bukan yang pertama. Warga menyebut, peristiwa serupa kerap terjadi dalam lima tahun terakhir. Mereka menilai penyebab utamanya adalah jembatan sempit yang sering tersumbat material kayu dan ranting saat hujan deras.

“Kalau hujan empat jam saja, pasti banjir. Pohon-pohon hanyut menumpuk di bawah jembatan, airnya langsung meluap,” tutur Rusdin.

Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi agar mereka terbebas dari banjir langganan.

“Kami sudah sampaikan berulang kali, tapi belum ada penanganan. Mudah-mudahan kali ini ada perhatian,” harapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penghargaan Peduli HAM di Sulbar

    Pemkab Mamuju Terima Penghargaan Peduli HAM

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 89
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai kabupaten peduli HAM. Penghargaan peduli HAM itu diterima Pemkab Mamuju di dalam acara yang dirangkaikan dengan rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah  (TPID) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) provinsi Sulawesi Barat bersama seluruh Pemkab di […]

  • Kepala DPMPTSP Sulbar

    Amir Dado Ditunjuk Jabat Plt Kepala DPMPTSP Sulbar

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar kepada Amir Dado, Senin (26/1/2026). Penyerahan SK tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk segera mengisi kekosongan jabatan Kepala DPMPTSP Sulbar […]

  • Hatta Kainang

    Besok, DPRD Sulbar Panggil Disdikbud Sulbar Soal Polemik Atlet O2SN Tanpa Seragam

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 64
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Terkait polemik atlet Sulawesi Barat (Sulbar) yang tampil di pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024 di Jakarta tanpa seragam, besok DPRD panggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Hatta Kainang mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan besok, Selasa, 13 Agustus 2024, akan memanggil dan meminta penjelasan dari […]

  • Kecelakaan di Polman

    Pick Up dan Truk Adu Banteng di Polman, Sopir Terjepit di Kabin Selama Dua Jam

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Watang, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Jumat (16/5/2025) siang. Insiden ini melibatkan mobil pick up dan truk yang bertabrakan dari arah berlawanan. Meskipun tidak menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut nyaris merenggut nyawa Ilham (17), sopir pick up, yang […]

  • Demo GMNI Polman

    Lamban Tangani Persoalan Krusial, GMNI Polman Demo : Pemkab AFK!

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 65
    • 6Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Diniliai lelet dan terksesan tak serius menangani berbagai persoalan krusial pemerintahan, GMNI Cabang Polewali Mandar (Polman) unjuk rasa dengan mengusung tema “Polman AFK” di Kantor Bupati Polman, Kamis, 6 Maret 2025. Koordinator aksi, Bung Bolang, menjelaskan bahwa “Polman AFK” diambil dari istilah dalam game online, yang berarti Away From Keyboard atau tidak […]

  • Wagub Sulbar Jawab Soal HGU Pasangkayu

    Puluhan Tahun Berkasus, HGU Tumpang Tindih di Pasangkayu Akhirnya Disikapi Pemprov Sulbar

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 168
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Kasus Hak Guna Usaha (HGU) tumpang tindih antara masyarakat dan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pasangkayu, akhirnya disikapi pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar), setelah puluhan tahun. Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, memimpin langsung pertemuan dengan warga pada Selasa sore (13/5/2025) di Dusun Lembah Harapan, Desa Jengeng Raya, Kecamatan Tikke […]

expand_less