Warga Wonomulyo Resah Aksi Kelompok Pemuda Bersenjata Tajam, Desak Polisi Bertindak
- account_circle mekora.id
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana malam di Wonomulyo, Polewali Mandar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
POLMAN, Mekora.id – Warga Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mengaku diliputi keresahan menyusul kemunculan sekelompok pemuda yang diduga kerap membuat keributan dan melakukan percobaan penganiayaan pada malam hari.
Berdasarkan penuturan warga, aksi tersebut sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Kelompok pemuda itu datang bergerombol menggunakan sepeda motor, sambil membawa senjata tajam jenis parang serta balok kayu. Mereka diduga berkeliling dan mengintai warga yang masih beraktivitas di malam hari.
Akbar (nama disamarkan) mengaku pernah mengalami langsung situasi itu. Ia mengatakan, saat sedang berkumpul di pos ronda, kelompok tersebut tiba-tiba datang tanpa peringatan.
“Saya lagi nongkrong di pos ronda malam hari. Tiba-tiba mereka datang bawa parang. Tidak ada bicara apa-apa, langsung mendekat seperti mau menyerang,” ujarnya kepada Mekora.id, Kamis (19/2/2026).
Keterangan serupa disampaikan Dicky Wahyudi, warga lainnya. Ia menilai pola kejadian yang dialami masyarakat relatif sama: datang secara berkelompok, melakukan intimidasi, lalu mencoba memancing keributan tanpa alasan yang jelas.
Menurut warga, peristiwa semacam ini bukan insiden tunggal. Beberapa laporan juga muncul dari wilayah Kecamatan Matakali, dengan modus yang tidak jauh berbeda.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga menilai, jika tidak segera ditangani secara serius, aksi itu berpotensi menimbulkan korban luka bahkan korban jiwa.
Atas dasar itu, warga mendesak jajaran Kepolisian Resor Polewali Mandar untuk meningkatkan patroli malam dan mengambil langkah hukum terhadap para terduga pelaku.
“Ini sudah berulang dan sangat meresahkan. Jangan dianggap kenakalan biasa. Kami butuh rasa aman,” tegas Dicky.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Kepolisian Resor Polewali Mandar belum memberikan keterangan resmi terkait laporan warga tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dari aparat kepolisian.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar