Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » Tenaga Honorer Kembali Duduki Kantor DPRD Mamuju, Tuntut Janji Pengangkatan PPPK

Tenaga Honorer Kembali Duduki Kantor DPRD Mamuju, Tuntut Janji Pengangkatan PPPK

  • account_circle Beye
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan tenaga honorer Kabupaten Mamuju kembali mendatangi sekaligus menduduki kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Senin (22/9/2025). Mereka menuntut kejelasan janji Bupati Mamuju terkait pengangkatan seluruh tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Aksi ini merupakan lanjutan dari rapat luar biasa di ruang paripurna DPRD Mamuju pada Selasa (17/9/2025) lalu. Dalam rapat tersebut, Bupati Mamuju disebut berkomitmen mengakomodir seluruh tenaga honorer ke dalam skema PPPK paruh waktu.

Namun, janji itu dinilai tidak konsisten sehingga memicu kekecewaan besar di kalangan honorer. Mereka menilai pemerintah daerah melanggar kesepakatan yang telah dibuat bersama DPRD dan perwakilan tenaga honorer.

“Kami datang memperjelas nasib kami, karena bulan ini terakhir pengusulan PPPK paruh waktu. Kami juga kecewa karena Ibu Bupati tidak pernah menemui kami,” kata seorang guru PAUD asal Kalukku kepada Mekora.id.

Kekecewaan massa kian memuncak setelah kehadiran mereka di kantor DPRD tidak direspons. Hingga lebih dari satu jam menunggu, tidak seorang pun anggota DPRD yang turun menemui massa aksi.

“Sudah satu jam lebih kami menunggu, tapi tidak ada anggota DPRD yang hadir,” ujar Zul, salah satu perwakilan massa.

Merasa diabaikan, massa aksi meluapkan kekesalan mereka dengan menuliskan kalimat protes di panggung ruang paripurna DPRD. Tulisan itu berisi kecaman keras seperti: “DPR pengecut,” “Ketua DPR Pengkhianat Rakyat,” “Sarang Tikus,” hingga “Kantor DPRD Kantor Tikus.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun legislator DPRD Mamuju yang menemui massa aksi. Sementara, ratusan tenaga honorer yang merasa digantung nasibnya masih bertahan menunggu kejelasan dari pemerintah daerah.

  • Penulis: Beye

Rekomendasi Untuk Anda

  • Napi tewas di Rutan Mamuju

    Napi Eks Anggota Polisi Ditemukan Tewas di Rutan Mamuju, Diduga Serangan Jantung

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang narapidana ditemukan tewas di kamar tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Mamuju, di Jl. Pengayoman, pada, Rabu, (7/8/2024) dini hari. Narapidana tewas di Rutan Mamuju itu bernama Sumirlan (43), ia merupakan eks anggota Polisi yang dipidana atas kasus narkoba. Sekitara pukul 04.20 WITA, dia ditemukan tewas di Kamar Mawar Nomor […]

  • DPRD Sulbar ke KPI

    DPRD Sulbar Temui KPI Pusat Untuk Bahas Rekrutmen KPID yang Berlangsung

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Dalam upaya persiapan seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar), Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Munandar Wijaya, bersama dan Ketua Komisi I DPRD, Irwan SP Pababari, mengunjungi Kantor KPI Pusat dan KPI DKI Jakarta pada Selasa, (21/1/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk berkonsultasi dan berbagi informasi mengenai mekanisme seleksi […]

  • 7 Fraksi DPRD Sulbar Setujui 3 Ranperda Inisiatif untuk Dibahas

    Tujuh Fraksi DPRD Sulbar Setujui Pembahasan Lanjutan Tiga Ranperda Inisiatif

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan persetujuannya untuk melanjutkan pembahasan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD ke tahap selanjutnya. Persetujuan ini disepakati dalam rapat paripurna DPRD Sulbar yang berlangsung di Gedung DPRD Sulbar, Jl. H. Abd Malik Pettana Endeng, Rangas, Mamuju, pada Kamis, 6 Maret 2025. […]

  • Peringatan World Cleanup Day 2025, Pemkot Bontang Mantapkan Komitmen Kota Bersih

    Peringatan World Cleanup Day 2025, Pemkot Bontang Mantapkan Komitmen Kota Bersih

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Bunda Neni), memimpin puncak peringatan World Cleanup Day (WCD) tingkat Kota Bontang Tahun 2025 yang berlangsung di halaman parkir Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Selasa (23/9/2025). Acara ini dihadiri Sekda Aji Erlynawati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono, Kepala OPD, camat, lurah, serta perwakilan perusahaan. Sebagai pembicara utama, […]

  • Paripurna APBD 2026 Sulbar

    Fiskal Sulbar Tertekan, APBD 2026 Turun Lebih dari Rp300 Miliar Dipastikan Tanpa DAK

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Fiskal keuangan daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) untuk tahun 2026 mengalami tantangan. Hal itu setelah Pemerintah Provinsi bersama DPRD menyepakati APBD 2026 hanya berkisar Rp 1,7 Triliun, pada Selasa, (9/9/2025) malam. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam penjelasannya mengakui, APBD 2026 Sulbar ini turun signifikan dibanding perencanaan awal sebesar Rp 2,1 Triliun […]

  • Ketua Fraksi PDIP Mamuju

    Fraksi PDIP Ancang-Ancang Pansus Untuk Tangani Krisis Air Bersih di Mamuju

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 79
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Polemik krisis air bersih di Mamuju terus berlanjut, terbaru Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPRD Mamuju santer disebut telah mendorong Panitia Khusus (Pansus) untuk mencari solusi atas masalah ini. Saat ditemui usai rapat dengar pendapat (RDP) dengan PDAM di Kantor DPRD Mamuju, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Istiqlal Ismail, tak menyangkal hal […]

expand_less