Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Sekwan DPRD Sulbar Minta Penyusunan Program Kerja Dewan Selaras Pemprov

Sekwan DPRD Sulbar Minta Penyusunan Program Kerja Dewan Selaras Pemprov

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat terkait rencana kerja (Renja). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Sulbar, Abdul Halim, didampingi Wakil Ketua III, Abdul Rahim. Senin, (10/6/2024).

Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua Bamus, H. Abidin, dan Anggota DPRD lainnya yakni, Hatta Kainang, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Sulawesi Barat Masriadi Nadi atjo, Sekretaris Bappeda Sulawesi Barat, M. Darwis, Sekretaris Dewan (Sekwan), Muhammad Hamzih, serta sejumlah kepala Bidang dari Sekretariat DPRD Sulbar.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dewan (Sekwan), Muhammad Hamzih, menghimbau Kepada Pimpinan rapat dan untuk lebih tertib dalam administrasi, terutama dalam penyusunan dan pelaporan kegiatan.

“Kedisiplinan administrasi sangat penting agar setiap program dan kegiatan dapat berjalan lancar serta dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” kata Hamzih.

Selain membahas rencana kerja, rapat kali ini juga menitikberatkan pada pentingnya membangun komunikasi yang lebih baik dengan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan adanya sinkronisasi jadwal antara eksekutif dan legislatif, sehingga setiap program dan kegiatan Pemerintahan dapat berjalan seiring dan efektif.

Ditemui usai Rapat, Sekwan Muhammad Hamzih menyampaikan terkait hasil rapat Bamus dan segera menyampaikan kepada pihak Eksekutif.

“Kita Sudah menyetujui terkait agenda atau Rencana Kerja DPRD mulai bulan Juni sampai bulan juli 2024, kami merencanakan setelah menyusun dan merampungkan jadwal ini Bersama Kabag Persidangan, Kita akan mengirimkan secara resmi terkait jadwal kegiatan yang ada di DPRD kepada Pihak Eksekutif dalam hal ini Pak Pj. Gubernur, sehingga kami berharap agenda di DPRD bisa sama dan sinkron dengan agenda Eksekutif,” jelas Hamzih.

Menurut Hamzih, penyelarasan program kerja antara legislatif dan eksekutif sangat urgen, hal iti agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program yang telah direncanakan,

“Penyelarasan agenda kerja DPRD dengan Pemerintah Provinsi merupakan hal penting, agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan dan semua program dapat terkoordinasi dengan baik,” beber Hamzih.

Rapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang akan menjadi acuan bagi pelaksanaan tugas-tugas DPRD ke depannya.

“Diharapkan, dengan tertib administrasi dan komunikasi yang baik, seluruh program dan kegiatan pemerintah provinsi Sulawesi Barat dapat berjalan lebih efektif dan efisien, memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Mamuju Tengah

    Update Longsor Mamuju Tengah : Trans Sulawesi Masih Lumpuh, Kendaraan Kecil Dialihkan ke Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Longsor yang melanda Kabupaten Mamuju Tengah pada Jumat (20/6/2025) sore, hingga kini masih menutup akses Jalan Trans Sulawesi yang berada di Dusun Salubarana, Desa Lara, Kecamatan Karossa. BPBD Mamuju Tengah melaporkan, hingga pada Jumat tengah material longsor sejauh 100 meter masih menggenangi Jalan Trans Sulawesi di Salubarana, Desa Lara. Itu mengakibatkan arus […]

  • PM Mongolia Mundur

    PM Mongolia Mundur Setelah Putranya Pamer Gaya Hidup Mewah

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Perdana Menteri (PM) Mongolia, Luvsannamsrai Oyun-Erdene, resmi mengundurkan diri dari jabatannya usai kalah dalam sidang mosi tidak percaya di parlemen pada Selasa, 3 Juni 2025 di ibu kota Ulaanbaatar. Pengunduran diri ini menyusul gelombang protes publik atas tuduhan korupsi yang diperparah oleh viralnya video yang memperlihatkan gaya hidup mewah putra Oyun-Erdene di […]

  • LMZ Mamuju

    LMZ Fokus Galang Dukungan Pemilih Muda untuk SDK-JSM dan TINA-YUKI di Mamuju

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Tim relawan pemenangan pasangan calon SDK-JSM dan TINA-YUKI, yang dikenal sebagai Laskar Muda Zulfikar (LMZ), resmi membentuk struktur timnya di Kecamatan Mamuju. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan konsolidasi LMZ di tingkat kecamatan, yang diadakan di Almira Cafe, Mamuju. Acara kick-off dan konsolidasi ini dihadiri oleh seluruh struktur LMZ di Desa dan […]

  • Kemiskinan di Sulbar

    Kemiskinan di Sulbar 2024 Turun, Terendah Sejak 2020

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Angka kemiskinan di Sulawesi Barat (Sulbar) per September 2024 menurun ke angkat 10,71 persen. Angka itu turun sebesar 0,50 persen jika dibandingkan pada Maret 2024 lalu. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan pusat statistik (BPS) Sulbar, Rabu, (15/1/2025), angka kemiskinan ini terendah sejak tahun 2020 lalu. Masing-masing pada September 2020 sebesar 11.50 […]

  • Penutupan jalan bonehau

    Forpema Sebut Aksi Penutupan Jalan di Tamalea, Perjuangan Warga Pertahankan Haknya

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Organisasi Forum Pemuda Manakarra (Forpema) menyebut, mendukung gerakan masyarakat adat di Dusun Tamalea, Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang melakukan aksi penutupan jalan terhadap aktivitas muat tambang batu bara. Aktivis Forpema, Adam Jauri menyebut, aksi protes warga tersebut buntut dari aktivitas road hauling perusahaan tambang batu bara yang dilakukan […]

  • DKP Sulbar

    Pemprov Sulbar Siapkan Program Revitalisasi Tambak Setelah Dapat Sokongan Dana Rp200 Miliar Dari KKP

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil mengamankan anggaran sebesar Rp200 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Anggaran ini rencananya akan digunakan untuk program revitalisasi tambak yang akan dilaksanakan mulai tahun anggaran 2026. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung agenda nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terutama pada sektor ketahanan pangan berbasis maritim. […]

expand_less