Pemprov Sulbar Ajak Orang Tua Manfaatkan Bulan Vitamin A di Posyandu
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemprov Sulbar ajak masyarakat manfaatkan bulan posyandu.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak para orang tua yang memiliki anak usia bawah lima tahun (balita) untuk aktif mendatangi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) selama Februari, yang ditetapkan sebagai Bulan Vitamin A.
Program ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulbar dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi anak sejak usia dini, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkarakter sebagaimana tertuang dalam program Panca Daya yang digagas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan Bulan Vitamin A memiliki peran strategis dalam memastikan tumbuh kembang balita berjalan optimal.
“Melalui Posyandu, balita tidak hanya mendapatkan kapsul vitamin A, tetapi juga layanan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan yang sangat menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan,” ujar Nursyamsi.
Ia menjelaskan, vitamin A merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan balita, terutama untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah kebutaan. Selain itu, vitamin A juga berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak agar tidak mudah terserang penyakit infeksi.
“Pemenuhan gizi mikro seperti vitamin A adalah bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” jelasnya.
Menurut Nursyamsi, pelayanan pemberian vitamin A dan pemantauan tumbuh kembang balita dilaksanakan secara serentak di seluruh Posyandu di Sulawesi Barat selama bulan Februari. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan tersebut dengan datang ke Posyandu terdekat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Ia menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif orang tua, serta dukungan berkelanjutan dari tenaga kesehatan di lapangan.
“Dengan keterlibatan orang tua dan dukungan semua pihak, kami berharap seluruh balita di Sulawesi Barat mendapatkan hak dasarnya atas layanan kesehatan dan gizi. Ini menjadi fondasi penting menuju terwujudnya generasi emas Sulawesi Barat dan Indonesia di masa depan,” tutup Nursyamsi.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
