Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Pasca Nyaris Bentrok, Warga Tamalea dan PT BPC Bertemu dan Sepakati Sejumlah Poin

Pasca Nyaris Bentrok, Warga Tamalea dan PT BPC Bertemu dan Sepakati Sejumlah Poin

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pasca kisruh dan nyaris bentrok warga dan karyawan perusahaan tambang batubara di Dusun Tamalea, Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, pada Senin 22 April 2024 lalu.

Tokoh masyarakat, pemuda, hingga pemerintah setempat, bersama PT. Bonehau Prima Coal melakukan pertemuan untuk melakukan musyawarah. Pertemuan itu digelar di Rumah salah satu tokoh adat di Dusun Tamalea, Rabu (24/4/2024).

Menurut pemuda Tamalea, Yoga, pertemuan sebelumnya telah lama dijadwalkan pasca penutupan akses jalan oleh warga, tetapi baru terlaksana.

“Pertemuan ini sudah lama dijadwalkan, ini untuk mencari solusi dan jalan keluar terkait masalah warga dan pihak perusahaan,”

Yoga menuturkan, pertemuan itu menyepakati sejumlah poin, termasuk membuka akses jalan yang sempat ditutup warga.

Kendati begitu, warga tetap menuntut pihak tambang untuk membuka akses jalan khusus untuk melakukan hauling coal agar tidak mengganggu aktivitas warga.

“Setelah tokoh-tokoh masyarakat dan adat mempertimbangkan konflik horizontal, maka akses akan dibuka. Tetapi perusahaan diberi waktu untuk membuat jalan khusus secepat mungkin,” ungkapnya.

Selain itu, PT. Bonehau Prima Coal juga dituntut untuk menghargai dan tunduk pada adat istiadat di Desa Bonehau.

Terkhusus tidak diperkenankan untuk melakukan aksi kekerasan yang dituding sering dilakukan oleh karyawan tambang.

“Perusahaan juga harus mematuhi adat dan mendidik karyawannya agar tidak menyelesaikan masalah dengan aksi premanisme,” tutur Yoga.

Berikut sejumlah poin kesepakatan yang ditandatangani bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Camat Bonehau, Kades Bonehau, dan PT BPC :

  1. Masyarakat Tamalea memberikan kebijakan pada PT. Bonehau Prima Coal untuk menggunakan jalan umum dengan ketentuan bersedia membuka jalan khusus hauling.
  2. Setiap tiga (3) bulan PT. Bonehau Prima Coal wajib menginformasikan kepada masyarakat Tamalea mengenai progres pembukaan jalan untuk mengetahui sampai dimana usaha yang dilakukan untuk membuka jalan baru.
  3. Manajemen Hauling yang beraturan (Sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat)
  4. Melakukan penyiraman jalan untuk meminimalisir polusi debu jalanan yang dilalui memuat batubara yang berdampak pada kesehatan masyarakat
  5. Memberi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan
  6.  Memberikan pembinaan kepada semua karyawan dan jika terjadi masalah dengan masyarakat agar tidak diselesaikan dengan sistem premanisme, dan
  7. Meminta PT Bonehau Prima Coal untuk tunduk dan menghargai semua adat istiadat masyarakat di Tamalea selama melakukan aktivitas tambang.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Bahari Polman ke Manakarra, Sandeq Silumba 2025 Ditutup dengan Penuh Kebanggaan

    Dari Bahari Polman ke Manakarra, Sandeq Silumba 2025 Ditutup dengan Penuh Kebanggaan

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gelaran Sandeq Silumba 2025 resmi ditutup dengan suasana meriah di Ballroom Hotel Maleo, Mamuju, Selasa (26/8/2025) malam. Malam jamuan spesial untuk para Passandeq ini benar-benar menjadi puncak acara yang berakhir dengan happy ending. Semua peserta pulang dengan wajah lega setelah penyerahan hadiah dan apresiasi dari panitia. Acara penutupan dirangkaikan dengan makan malam […]

  • Pemprov Sulbar dan Dubes Bahrain

    Pemprov Sulbar dan Dubes Bahrain Bertemu, Bahas Investasi

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 149
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Negara Timur Tengah, Bahrain tampaknya mulai serius melirik investasi di Indonesia. Hal itu setelah Kedutaan Besar (Kedubes) Bahrain untuk Indonesia, mengundang sejumlah kepala daerah dalam acara bertajuk Pearl of the Middle East, yang digelar di Pusat Dokumentasi Sastra H.B Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu. 12 Oktober 2024 lalu. Menariknya, Sulawesi Barat […]

  • Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Mekora.id – Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan hidup. Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut jika Bontang telah berhasil mencuri perhatian sebagai salah satu kota yang telah menggunakan sistem sanitary landfill untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Jadi, kemarin kita (Bontang, red) dipanggil, ternyata sudah ada penilaian terhadap 10 kota, termasuk Bontang. Kami tidak tahu […]

  • Demo Kades Mamasa

    8 Bulan Gaji dan BPJS Tak Dibayarkan, Ratusan Kades Geruduk Kantor Bupati Mamasa

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 275
    • 1Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Ratusan Kepala Desa serta Aparat Desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali melakukan unjuk rasa. Mereka menuntut gaji dan klaim BPJS segera dibayar Pemda, yang mandek sejak beberapa bulan lalu. Aksi itu dilakukan di depan Kantor Bupati Mamasa, Jumat (26/9/2024). Massa secara bergantian melakukan orasi, menuntut Penjabat (Pj) Bupati Mamasa, Muhammad Zain, […]

  • Bunker Radioterapi RSUD Sulbar

    Pembangunan Bunker Radioterapi RSUD Sulbar Ternyata Belum Kantongi Izin

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 357
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Setelah menuai sorotan publik, pembangunan bunker Radioterapi milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di JL. RE Martadinata, Mamuju, di lahan parkir itu. Ternyata belum kantongi izin dari Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten). Sekretaris RSUD Sulbar yang juga jadi pejabat penata keuangan (PPK), Musdalifah mengatakan, pihaknya baru akan mengurus […]

  • Percakapan Karyawati Koperasi di Pasangkayu

    Begini Pesan Terakhir Karyawati Koperasi di Pasangkayu Sebelum Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 212
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Fakta baru terungkap dari kasus tragis meninggalnya karyawati koperasi berinisial HJ (19) yang ditemukan tewas dalam kondisi setengah bugil di kebun kelapa, Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (20/9/2025). Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat dibonceng motor oleh seorang pria, yakni suami dari nasabahnya. Dalam perjalanan itu, HJ […]

expand_less