Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Misteri Pupuk Subsidi Langka di Mamuju, Mafia atau Masalah Distribusi?  

Misteri Pupuk Subsidi Langka di Mamuju, Mafia atau Masalah Distribusi?  

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Setelah Petani, kini kelompok tani di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan sulitnya mendapat pupuk bersubsidi.

Sulitnya mendapat pupuk subsidi itu diakui telah dirasakan sejak dua (2) tahun belakangan ini, padahal mereka merupakan anggota kelompok tani yang terdaftar dalam RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

“Petani yang sudah terdaftar di RDKK sulit mendapat pupuk, karena kata distributor pupuknya kosong, belum masuk lagi di gudang. Petani kadang 2 sampai 3 kali ke distributor untuk mengecek,” kata Yusuf, salah seorang anggota Kelompok Tani di Kalukku.

Menurut Yusuf, sulitnya menjangkau pupuk bersubsidi lantaran terdapat dugaan oknum distributor dan kios yang memainkan harga menjadi non subsidi. Dia menduga ada oknum-oknum tertentu yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Pihak distributor dan mafia-mafia sengaja memborong pupuk bersubsidi dengan jumlah banyak, lalu dijual lagi Rp 180 ribu- Rp 200 ribu per karung (50 kilogram),” kata Yusuf, Kamis, (14/11/2024).

Akibatnya, dia mengaku sering kali sulit mendapat pupuk saat memasuki musim tanam. Itu juga berdampak pada hasil panen para petani yang tidak maksimal.

Dia berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil solusi agar pupuk bersubsidi bisa mudah diakses petani. Selain itu, dia juga berharap pemerintah dapat memberantas oknum yang bermain dalam stok dan harga pupuk subsidi.

“Kami berharap petani bisa dipermudah mendapatkan pupuk, karena ini memang hak petani. Selain itu kami meminta agar pengawasan pada distributor juga dilakukan untuk memberantas distributor nakal dan cari yang bisa dipercaya,” ungkapnya.

Sementara itu, dia berharap kedepan tidak ada lagi diskriminasi petani. Dia meminta agar akses ke pupuk bersubsidi bisa dirasakan semua petani.

“Bila belum terdaftar, belum bisa diambil. Itu jadi kendala sampai saat ini bagi petani yang belum tergabung dalam kelompok, padahal sebelumnya ada instruksi dari Kementan, bahwa membeli pupuk hanya dengan menggunakan KTP,” pungkasnya.

Keluhan para petani terkait akses pupuk bersubsidi itu justru berbanding terbalik dengan pernyataan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Mamuju bahkan mengklaim ketersediaan pupuk subsidi di wilayah itu mencapai 600 ton.

“Bahkan di pada Oktober 2024 ini Kalukku tidak mampu habiskan stok pupuk (NPK) makanya di relokasi ke kecamatan lain. Kalau dibilang langka pupuk ternyata kan kuota masih banyak,” ungkap Muhammad Arifin dalam sebuah media massa.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Sulbar 2024

    Inflasi Sulbar Tertinggi di Mamuju, Namun Terkendali

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Inflasi di Sulawesi Barat (Sulbar) secara Year on Year (YoY) terpantau terkendali, hal itu setelah Badan pusat statistik (BPS) merilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 1,18 persen. Pada, Kamis, (2/12/2024) kemarin. Sementara untuk tingkat inflasi di masing-masing Kabupaten, Mamuju mencatat inflasi sebesar 2,07 persen dengan IKH 105,46 poin, itu lebih tinggi […]

  • Sutinah Daftar Nasdem

    Sutinah Kembalikan Formulir Balon Bupati Mamuju ke Partai Nasdem

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 331
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sutinah Suhardi yang juga Bupati petahana mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Nasdem Kabupaten Mamuju, tepat di hari terakhir pembukaan penjaringan bakal kepala daerah di partai, Selasa (7/5/2024) malam. Setelah menyerahkan sejumlah berkas, Sutinah berharap partai Nasdem dapat menjadi bagian dari pengusungnya untuk maju kembali dalam Pilkada Mamuju 2024. “Kami mengembalikan formulir di […]

  • Dermaga Sandeq Cafe Mamuju

    Kapolda Sulbar Bakal Sulap Dermaga Sandeq Jadi Dapur Umum Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dermaga Sandeq Nusantara Cafe di Jalan Arteri Mamuju yang baru saja di soft launching, direncanakan akan menjadi dapur umum untuk program makan bergizi gratis (MBG). Hal itu diungkapkan oleh Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol Adang Ginanjar, melalui keterangan tertulis, pada Selasa, (18/2/2025) sore. Menurut Adang Ginanjar, dipilihnya Dermaga Sandeq Cafe sebagai […]

  • Kelurahan Tanjung Laut Juara Pupuk Kaltim Cup 2025, Wali Kota Neni Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola

    Kelurahan Tanjung Laut Juara Pupuk Kaltim Cup 2025, Wali Kota Neni Resmi Tutup Turnamen Sepak Bola

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama Wakil Wali Kota, Agus Haris, secara resmi menutup Turnamen Pupuk Kaltim Cup 2025 Cabang Sepakbola pada Sabtu malam (20/9/2025) di Stadion Mulawarman, Jalan Alamanda, Kelurahan Belimbing. Turnamen yang digelar oleh PT Pupuk Kaltim sejak 9 September 2025 ini diikuti 15 kelurahan se-Kota Bontang. Partai final sekaligus penutupan […]

  • Penerbangan Mamuju Balikpapan

    Penerbangan Citilink Mamuju-Balikpapan Kembali Dijajaki Pemprov Sulbar

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) sedang berupaya membuka kembali penerbangan rute Mamuju–Balikpapan. Hal tersebut Setelah Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sulbar Maddareski, melakukan pertemuan dengan Direktur Niaga dan Cargo  maskapai Citilink, Ichwan F Agus di Jakarta, Senin (04/03/2024). Pj Gubernur Sulbar, Zudan mengatakan, pertemuan […]

  • Transmigrasi Sulbar

    32 Warga Transmigran Asal Yogyakarta Tiba di Sulbar

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 32 orang atau 10 KK warga Transmigran Penduduk Asal (TPA) Yogyakarta, tiba di Mamuju, Sulawesi Barat. Senin (31/10/2023). Mereka akan ditempatkan di UPT Salulisu, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Wibowo, mengatakan para transmigran ini telah mendapatkan pembekalan SDM selama enam hari di Yogyakarta. […]

expand_less