Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » May Day : Dari Turunan Global Jadi Ketimpangan Daerah

May Day : Dari Turunan Global Jadi Ketimpangan Daerah

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perspektif Nasional: Sejarah Buruh di Indonesia
Gerakan buruh di Indonesia memiliki sejarah panjang. Peringatan Hari Buruh Internasional pertama kali dilakukan pada 1 Mei 1918 oleh serikat buruh Kung Tang Hwee di Semarang. Namun, pada masa Orde Baru, peringatan ini dilarang karena dianggap subversif. Baru setelah reformasi 1998, peringatan May Day kembali dihidupkan dan bahkan dijadikan hari libur nasional sejak 2013.

Namun demikian, meskipun secara formal diakui, perjuangan buruh di Indonesia masih menghadapi banyak tantangan. Regulasi ketenagakerjaan, seperti UU Cipta Kerja (Omnibus Law), dinilai menguntungkan pemilik modal dan melemahkan posisi buruh. Ini menunjukkan bahwa perjuangan kelas tidak selesai hanya dengan pengakuan simbolik, tapi membutuhkan advokasi kebijakan yang konkret dan berpihak.

Perspektif Lokal: Ketimpangan dan Perjuangan di Daerah
Di tingkat lokal, termasuk di daerah seperti Sulawesi Barat, ketimpangan ekonomi masih sangat terasa. Buruh di sektor informal dan pekerja di sektor industri padat karya masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan: upah rendah, jam kerja panjang, dan perlindungan hukum yang minim. Di sinilah pentingnya solidaritas gerakan buruh untuk membangun kekuatan dari bawah dan menuntut keadilan di setiap lapisan.

May Day bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi dan konsolidasi gerakan. Kita perlu belajar dari sejarah global, menelaah kebijakan nasional, dan bergerak secara nyata di tingkat lokal untuk memperjuangkan hak-hak buruh. Hanya dengan itu, May Day akan benar-benar menjadi hari kebangkitan kaum pekerja, bukan sekadar hari libur tanpa makna.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Mamasa

    RSUD Kondosapata Mamasa Hentikan Pelayanan Poli, Diduga Kehabisan Bahan Pakai

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 3Komentar

    “Untuk pelayanan IGD tetap buka 24 jam, tapi kalau misalnya ada pasien mau berikan obat dan obatnya tidak ada di rumah sakit ya terpaksa diberikan copy resep untuk beli diluar. Kan kasian pasiennya, sudah bayar BPJS, giliran berobat masih harus beli obat juga,” ungkap salah satu tenaga yang medis yang bekerja dirumah sakit tersebut namun […]

  • Gubernur Sulbar buka Musda Kagama Sulbar

    Gubernur Sulbar Usul Kuota 50 Mahasiswa ke UGM, Targetkan Anak Daerah Masuk Lewat Jalur Afirmasi

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom Maleo Hotel, Sabtu, 28 Juni 2025. Dalam forum para alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut, Suhardi menyampaikan niat kuat Pemprov Sulbar untuk menjalin kerja sama strategis […]

  • Timsel KPU Polman

    Seleksi KPU Polman : Timsel Agendakan Tes CAT Dilaksanakan di Polman

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tim seleksi (Timsel) KPU Polewali Mandar (Polman) mengagendakan tes Computer Assisted Test (CAT) berada di Polewali Mandar. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Timsel KPU Polman, I Made Darmawan, saat ditemui di Sekretariat di Wisma Faizah, Jl. Soekarno Hatta, Mamuju. Senin (16/10/2023). “Kemungkinan tes CAT akan dilaksanakan di Polman,” jelas I Made. I […]

  • Almalik Pababari Kecam Penghinaan Gelar Uwe

    Cucu Raja Mamuju Kecam Dugaan Penghinaan Gelar Uwe

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 2Komentar

    “Nanti ada turunan raja baru bisa di panggil Uwe’. Jadi tidak sembarang pak, ini budaya kita benar-benar dikocak-kocakan (diobok-obok),” jelasnya. Sebelumnya, tanggapan layar yang diduga Anggota DPRD Mamuju, Ramliati, diduga telah melakukan penghinaan pada gelar bangsawan di Mamuju. Kasus itu kemudian rama-ramai dikecam dan berbuntut laporan ke Polisi. Berikut isi percakapan yang di laporkan : […]

  • M Imran AB ketua PAN Mamuju

    Imran AB Nakhodai PAN Mamuju, Bakal Perkuat Struktur Partai

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mamuju resmi menetapkan M. Imran AB sebagai Ketua DPD periode 2025–2030, menggantikan Masramjaya. Penetapan tersebut berlangsung dalam Musda yang digelar di melalui zoom di Mamuju, Sabtu (22/11/2025). Musda secara daring itu juga di buka langsung oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, dan […]

  • Petani Sawit Mamuju Tengah

    Cuma Karena Tegur Pohon Ditebang, Petani Sawit di Mamuju Tengah Dikeroyok Tetangga

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Keluarga juga telah menyerahkan barang bukti kepada pihak kepolisian, termasuk hasil visum dari RSUD Mamuju Tengah. Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, AKP E. Reski, membenarkan laporan tersebut. “Iye pak, sudah diterima anggota SPKT laporannya,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp. Kasus ini menjadi sorotan publik karena menguji kesigapan aparat dalam melindungi hak warga, terutama para petani […]

expand_less