Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Ketua DPRD Sulbar Kunker ke Budong-Budong Untuk Serap Aspirasi

Ketua DPRD Sulbar Kunker ke Budong-Budong Untuk Serap Aspirasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATENG, Mekora.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Amalia Fitri, melakukan kunjungan kerja ke Dusun Patulana, Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, pada Jumat (7/2/2025).

Kunjungan Ketua DPRD Sulbar ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat serta meninjau perkembangan pembangunan di daerah tersebut.

Amalia Fitri disambut dengan antusias oleh warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, ia berinteraksi dengan masyarakat dan perangkat desa untuk mendengar berbagai keluhan serta kebutuhan mendesak, terutama terkait pembangunan dan kesejahteraan sosial.

Salah satu isu utama yang disampaikan warga adalah kondisi infrastruktur yang masih memprihatinkan, terutama jalan yang rusak di beberapa titik. Selain itu, masyarakat juga mengungkapkan kebutuhan akan fasilitas umum yang lebih memadai.

Menyanggapi hal tersebut, Amalia Fitri menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga Desa Budong-Budong di tingkat pemerintahan.

“Kunjungan ini adalah bagian dari tugas saya sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan memastikan aspirasi mereka tersampaikan. Kami akan berupaya agar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan ekonomi segera terealisasi,” ujar Amalia.

Selain masalah infrastruktur, warga juga berharap adanya perhatian lebih terhadap sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Mereka menginginkan pembangunan yang lebih merata dan berdampak positif bagi kehidupan sehari-hari.

Masyarakat Desa Budong-Budong mengapresiasi kehadiran Amalia Fitri dan berharap kunjungan ini membawa perubahan nyata.

“Kami sangat senang Ibu Amalia datang ke desa kami. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar-benar peduli dengan kondisi kami. Semoga aspirasi kami bisa segera ditindaklanjuti,” ujar salah satu warga.

Amalia Fitri berjanji akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan aspirasi warga mendapatkan perhatian serius dan menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan legislatif untuk mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah, khususnya di Desa Budong-Budong.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zudat Pamit sebagai Pj Gebernur Sulbar

    Zudan Arif Fakrulloh Pamit di Bumi Vovasanggayu

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 2
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, mekora.id – Menyusul masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Zudan Arif Fakrulloh, yang selesai, pada, Sabtu 12 Mei 2024 hari ini. Profesor hukum itu pun berpamitan pada masyarakat Sulbar di acara MTQ ke-10 di Bumi Vovasanggayu, Pasangkayu, Sabtu (11/5/2024) kemarin. Serayu membawa sambutan, Zudan pun mengatakan ucapan terima kasih atas pelaksanaan MTQ […]

  • Takjil Buka Puasa Segar

    5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Segar dan Bergizi

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 8
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bulan suci ramadan 1446 Hijriah/2025 masehi, tidak terasa telah memasuki hari kedua. Dengan menyambut bulan suci itu, mencari takjil atau makanan untuk buka puasa menjadi rutinitas yang tidak terpisah. Karena buka puasa merupakan momen yang paling dinantikan setelah seharian berpuasa. Makanan yang disajikan haruslah lezat dan bergizi untuk mengembalikan energi yang hilang. […]

  • Sejuta Tanaman Cabai di Sulbar

    Pemprov Sulbar Mulai Gerakan Sejuta Tanam Cabai

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 3
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui gerakan sejuta tanam cabai. Gerakan itu di launching di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Sabtu (06/01/2024). Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, gerakan tanam sejuta cabai itu dilakukan untuk melakukan pengendalian inflasi. Hal tersebut dikarenakan cabai dan bawang merupakan penyumbang inflasi terbesar […]

  • Pj Gubernur Sulbar lepas ribuan Kepiting

    Pj Gubernur Sulbar Lepas Ribuan Bibit Kepiting di Hutan Mangrove Mamuju

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 4
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Bahtiar Baharuddin, menebar ribuan bibit kepiting bakau di hutan Mangrove di Mamuju, pada, Jumat, (16/8/2024). Menurut Pj Gubernur Bahtiar, penyebaran ribuan bibit kepiting itu dimaksudkan untuk mendukung ekonomi biru dan menyambut HUT RI ke-79 tahun. Kepiting-kepiting itu pun dibeli dari Kabupaten Bone […]

  • LTJ di Mamuju

    Dinas ESDM Sulbar Sebut Pengelolaan LTJ di Mamuju Akan Dilelang Terbuka

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pasca siaran pers Kementerian ESDM terkait usulan pengelolaan logam tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (19/01/2023). Dinas ESDM Sulawesi Barat menyebut akan melakukan sejumlah langkah. Dalam siaran pers itu, Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa Badan Geologi berhasil mengidentifikasi sebaran 47 komoditas mineral kritis dan strategis […]

  • Nilam Mamuju diekspor ke Singapura

    Nilam Dari Mamuju Tembus Pasar Ekspor Singapura

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Nilam asal Mamuju menembus pasar ekspor Singapura, hal itu diperkuat setelah Balai Karantina Pertanian Sulawesi Barat, menerbitkan Phytosanitary Certificate untuk sampel daun nilam, Jumat, (15/12/2023). Analis Perkarantinaan Tumbuhan Karantina Sulbar, Instiarni mengemukakan, 100 gram milik salah satu pengguna jasa yang diteliti itu dalam kondisi telah dikeringkan saat akan di ekspor ke Singapura, […]

expand_less