HMH Unsulbar Kecam Isu Hoaks Penculikan yang Berujung Stigmatisasi Mahasiswa Papua di Majene
- account_circle mekora.id
- calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH) Unsulbar kutuk isu hoaks yang stigmatisasi mahasiswa Papua di Majene.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAJENE, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Hukum (HMH) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengecam beredarnya isu hoaks yang menyebut adanya penculikan dan pelecehan dilakukan oleh sekelompok orang berkulit hitam.
Kabar bohong itu sebelumnya ramai di media sosial yang menyebar melalui Facebook hingga Grup WhatsApp. Hal itu membuat publik resah, namun menimbulkan stigma negatif terhadap mahasiswa asal Papua di Majene.
Informasi tersebut sempat menimbulkan kecemasan di masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak. Namun setelah ditelusuri, kebenarannya tidak terbukti alias hoaks.
Ketua HMH Unsulbar, Yeremia, menyayangkan tuduhan dalam isu itu justru diarahkan kepada mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Unsulbar. Akibatnya, muncul perlakuan bernuansa rasis dari sejumlah oknum mahasiswa lain.
“Padahal kita ketahui bersama, mahasiswa Papua datang ke Sulbar dengan tujuan belajar. Sangat tidak benar jika mereka dikaitkan dengan berita atau tuduhan seperti itu,” tegas Yeremia, Sabtu (4/10/2025).
Kecam Tindakan Rasis
Yeremia menilai tuduhan tersebut telah melahirkan perlakuan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua. Menurutnya, tindakan rasis sangat bertentangan dengan nilai pendidikan dan kebhinekaan yang dijunjung Unsulbar sebagai kampus di “kota pendidikan.”
“Sangat disayangkan tindakan rasis bisa terjadi di Unsulbar, terlebih di Majene yang dikenal menjunjung tinggi nilai perbedaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa lebih kritis dalam menyikapi informasi. “Kalau kita mengaku sebagai mahasiswa, berita yang kita terima seharusnya dicek dulu sumbernya sebelum disebarkan. Jangan langsung dipercaya,” tambahnya.
Desakan ke Aparat
Dalam pernyataannya, HMH Unsulbar mengecam keras segala bentuk penyebaran hoaks dan perlakuan diskriminatif terhadap mahasiswa Papua. Mereka mendesak aparat kepolisian untuk menindak pihak-pihak yang menyebarkan kabar bohong maupun yang melontarkan pernyataan rasis.
HMH juga mengimbau mahasiswa Unsulbar dan masyarakat Majene agar lebih selektif dalam menerima informasi, serta menjaga sikap kolektif untuk memperkuat persaudaraan dan keberagaman di lingkungan kampus maupun masyarakat.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
