Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Gubernur Sulbar Usul Kuota 50 Mahasiswa ke UGM, Targetkan Anak Daerah Masuk Lewat Jalur Afirmasi

Gubernur Sulbar Usul Kuota 50 Mahasiswa ke UGM, Targetkan Anak Daerah Masuk Lewat Jalur Afirmasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat yang digelar di Ballroom Maleo Hotel, Sabtu, 28 Juni 2025.

Dalam forum para alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut, Suhardi menyampaikan niat kuat Pemprov Sulbar untuk menjalin kerja sama strategis dengan UGM. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Barat, khususnya dalam bidang pendidikan dan ketenagakerjaan.

“Kita ingin bangun kerja sama dengan UGM, dalam rangka peningkatan SDM dan peluang-peluang lainnya termasuk peningkatan kualitas tenaga kerja kita,” ujar Gubernur SDK.

Usul 50 Kuota Afirmasi untuk Anak Sulbar
Salah satu bentuk konkret dari kerja sama tersebut adalah usulan kuota khusus afirmasi sebanyak 50 orang agar pelajar asal Sulbar dapat menempuh pendidikan di UGM.

“Saya minta 50 jatah, 50 jatah Sulbar masuk UGM dalam program afirmasi untuk daerah. Kalau ini diberikan, kita akan bagi ke enam kabupaten dan kita kasih beasiswa,” jelas SDK.

Distribusi kuota tersebut akan dibagi secara proporsional ke enam kabupaten, yakni Polewali Mandar 10 orang, Majene 7 orang, Mamuju 8 orang, sisanya Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.

“Kami pilih yang terbaik di enam kabupaten. Kami juga akan perhatikan aspek ekonomi, jadi bukan hanya berprestasi tapi juga dari keluarga tidak mampu,” tambahnya.

Menurut SDK, langkah ini adalah strategi nyata untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas.

Peluang untuk Guru dan ASN
Tak hanya untuk siswa SMA sederajat, Gubernur Suhardi Duka juga menyebutkan bahwa kerja sama dengan UGM akan diperluas hingga jenjang program pendidikan lanjutan untuk guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulbar.

“Baik guru maupun birokrat kami, kami akan kirim ke UGM,” tegasnya.

Gagasan ini pun disambut positif oleh peserta Musda KAGAMA Sulbar, yang sebagian besar merupakan alumni UGM dan kini berkarya di berbagai sektor di Sulawesi Barat.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muscab HMI Manakarra

    Akbar Terpilih Sebagai Ketua HMI Cabang Manakarra Periode 2025–2026

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-VI yang dilangsungkan di Gedung Pemuda Sulawesi Barat pada Selasa, (6/5/2025). Ketua panitia pelaksana, Muh. Rifal, mengatakan Muscab HMI Manakarra ini dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Forum Konfercab telah dibuka sejak 28 April 2025 dan […]

  • Cara cek uang dengan benar

    BI : Jangan Membelah Uang, Begini Cara Cek Keaslian Uang Rupiah dengan Benar

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Bank Indonesia (BI) memberikan edukasi cara cek dan memeriksa keaslian uang Rupiah. Tips itu dibagikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar M.Romadhon, pada Senin, (23/12/2024). Dunia jagad maya kini ramai dengan unggahan warganet yang memberikan tutorial perbandingan uang rupiah asli dan uang palsu. Dalam video yang beredar di sosmed, sejumlah […]

  • Nelayan Tenggelam di Pasangkayu

    Seorang Nelayan di Pasangkayu Tewas Tenggelam Saat Memancing

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 138
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, mekora.id – Seorang nelayan dilaporkan hilang saat sedang memancing di pesisir pantai Desa Batu Oge, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, pada Sabtu (09/03/2024). Humas Basarnas Mamuju, Devis mengatakan, laporan itu diterima melalui Unit Siaga SAR Pasangkayu pada pukul 17.05 WITA. Kejadian tersebut bermula saat seorang nelayan bernama Ari (35) bersama temannya sedang memancing […]

  • Pasien ditandu meninggal dunia

    Sempat Viral, Pasien Ditandu 27 Kilometer di Kalumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pasien ditandu sejauh 27 kilometer, Jeri (21) warga Desa Lasa, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang sempat viral meninggal dunia. Korban menghembuskan nafas terakhir, pada Kamis, (12/12/2024) dini hari, pukul 00.30 WITA. Pasien ditandu yang meninggal dunia itu disebut kakak kandung korban, Jemi, saat dalam perjalanan untuk dirujuk dari RS […]

  • Peta BMKG Prakiraan suhu panas di Indonesia.

    El Nino di Sulbar Hingga Oktober, Mamuju dan Polman Paling Panas

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 84
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Fenomena El nino atau pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di Provinsi Sulawesi Barat diprediksi berakhir pada Oktober 2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Majene, Sulawesi Barat, mencatat, daerah ini memiliki karakteristik tipe hujan monsunal sehingga diprediksi bulan November curah hujan mulai turun. Tipe curah hujan ini bersifat unimodial (satu puncak […]

  • Barang bukti pencurian motor trail di Mamuju

    Komplotan Pencuri Motor Trail di Mamuju “By Order”, Dijual ke Pelosok dengan Harga Miring

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 266
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komplotan pencuri motor trail di Mamuju, mengejutkan publik. Para pelaku berhasil menggasak puluhan unit sejak 2025. Kasus itu kemudian dibongkar aparat dari Polresta Mamuju dengan sindikat yang bekerja sistematis: menerima pesanan lebih dulu, lalu mencuri sesuai permintaan. Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan para pelaku tidak bergerak acak. Mereka melakukan […]

expand_less