Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Gubernur Suhardi Duka Pastikan Benahi Infrastruktur Pasangkayu Meski Terpa Efisiensi

Gubernur Suhardi Duka Pastikan Benahi Infrastruktur Pasangkayu Meski Terpa Efisiensi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASANGKAYU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan jalan dan jembatan di seluruh kabupaten, termasuk Pasangkayu, meski pemerintah daerah tengah menghadapi tekanan fiskal akibat kebijakan efisiensi nasional.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pemerintah provinsi langsung dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran yang berlanjut hingga 2026, bahkan disertai pemotongan belanja.

“Kita semua memahami bahwa setelah kami dilantik, daerah langsung menghadapi efisiensi anggaran. Kemudian tahun 2026 efisiensi plus pemotongan, jadi terasa sekali,” ujarnya.

Rp25 Miliar untuk Infrastruktur Pasangkayu

Meski ruang fiskal terbatas, Pemprov Sulbar tetap mengalokasikan sekitar Rp25 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pasangkayu pada 2026.

Menurutnya, besaran anggaran bukan satu-satunya faktor keberhasilan pembangunan, melainkan ketepatan penempatan dan pengelolaannya.

“Anggarannya mungkin kecil, tetapi jika ditempatkan dengan benar, dikelola dengan baik, dan niatnya untuk kepentingan masyarakat, maka tetap akan memberi manfaat,” jelasnya.

Ekonomi Sulbar Tumbuh 5,36 Persen

Di tengah efisiensi, kinerja ekonomi Sulawesi Barat justru menunjukkan tren positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,36 persen, melampaui rata-rata nasional. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Sulbar berada di kisaran 4 persen dan cenderung di bawah rata-rata nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga mencatat penurunan angka kemiskinan serta penyempitan rasio gini sebagai indikator berkurangnya ketimpangan.

Menurut Suhardi Duka, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Ini adalah hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten yang semakin harmonis dalam menjalankan program pembangunan,” katanya.

Sinkronisasi Program Provinsi dan Kabupaten

Gubernur menekankan pentingnya keselarasan arah pembangunan agar tidak terjadi perbedaan kebijakan antara provinsi dan kabupaten.

“Tidak boleh lagi kabupaten berjalan ke kiri sementara provinsi ke kanan. Sekarang kita satu langkah bersama menyelesaikan persoalan secara tuntas,” tegasnya.

Ia mengakui masih banyak aspirasi masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi akibat keterbatasan fiskal. Karena itu, pemerintah menerapkan skala prioritas dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan tambahan.

Pada 2025 lalu, pemerintah pusat telah mengalokasikan lebih dari Rp20 miliar untuk pembangunan jalan daerah di Pasangkayu di luar ruas nasional.

Untuk 2026, Pemprov Sulbar kembali mengusulkan tiga ruas jalan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Dukungan tersebut, menurut Suhardi Duka, telah dikomunikasikan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo.

“Saya sudah dijanji oleh Pak Dody Hanggodo. Tapi kita juga memahami ada bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sehingga banyak anggaran PU dialihkan ke sana,” ungkapnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tetap optimistis dukungan pusat dapat terealisasi guna mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di Pasangkayu dan wilayah lainnya.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Mamuju

    PMII Mamuju Desak Pemkab Segera Stabilkan Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kelangkaan tabung Elpiji 3 kilogram (Kg) di Mamuju, membuat warga kesulitan mendapatkan tabung melon itu sejak sepekan terakhir. Padahal 17 Juni 2024 mendatang hari besar keagamaan, Idul Adha 1445 H dirayakan. Terkait kelangkaan tabung gas 3 kilogram itu, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menyoroti peran Pemerintah Kabupaten Mamuju. Ketua PMII Cabang Mamuju, Radit mengatakan, kelangkaan itu […]

  • Pendaki Gandang Dewata Tersesat

    7 Pendaki Tersesat di Lembah Gunung Gandang Dewata Dievakuasi Tim SAR

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 245
    • 0Komentar

    MAMASA, mekora.id – Tujuh (7) orang pendaki Gunung Gandang Dewata di Mamasa yang dilaporkan tersesat dan tidak mampu melanjutkan perjalanan hingga ke posko utama. Para pendaki tersebut kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat, Rabu (14/02/2024) dini hari. Kasie Operasi dan Siaga BASARNAS Mamuju, Aswandi mengatakan, bermula saat delapan orang pendaki naik ke Gunung […]

  • Budi Gunawan

    Siapa Pengganti Menko Polkam Budi Gunawan?

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin (8/9/2025). Namun, dari lima menteri yang dicopot, ada dua kursi strategis yang masih menyisakan tanda tanya: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Presiden belum menetapkan […]

  • Koordinator HMMI Sulselbar, Sudirman

    HMMI Sulselbar: Pilkada DPRD Khianati Semangat Reformasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Penolakan Pilkada DPRD turut disampaikan Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) Sulselbar. Mereka menegaskan bahwa Pilkada langsung merupakan amanat reformasi sekaligus simbol kedaulatan rakyat yang tidak boleh diganggu gugat oleh kepentingan politik elite. “Pilkada lewat DPRD adalah bentuk pengkhianatan terhadap semangat reformasi. Demokrasi tidak boleh dipersempit hanya di ruang elite, sementara rakyat sebagai […]

  • Mobil Solar Ilegal di Mamuju

    Dari Wonomulyo ke Morowali Utara: Jejak Solar Ilegal yang Dibongkar Polisi

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 163
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Upaya aparat kepolisian di Mamuju membongkar praktik distribusi solar ilegal kembali membuahkan hasil. Personel piket Polsek Kalukku, Polresta Mamuju, berhasil mengamankan satu unit mobil tangki bermuatan sekitar 8000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tanpa izin resmi, Rabu (20/8/2025). Kasus ini mafia solar ilegal ini terungkap setelah warga melaporkan adanya aktivitas […]

  • Dugaan Intiidasi Petani Sawit Pasangkayu

    APSP Kecam Tindakan Represif Aparat ke Petani Sawit di Pasangkayu

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 135
    • 4Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Asosiasi Petani Sawit Pasangkayu (APSP) melalui kuasa hukumnya, Hasri, mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian, khususnya Polres Pasangkayu dan Brimob Polda Sulawesi Barat, dalam penanganan konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan perkebunan sawit Grup PT Astra Agro Lestari (AAL), termasuk PT Letawa, PT Mamuang, dan PT Pasangkayu. Dalam pernyataannya, Sabtu, 5 Juli […]

expand_less