Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » GMNI Tutup Bab Perpecahan, Rekonsiliasi Nasional Dideklarasikan di Bali

GMNI Tutup Bab Perpecahan, Rekonsiliasi Nasional Dideklarasikan di Bali

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR, Mekora.id — Fragmentasi kepemimpinan di tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi berakhir. Dua kepengurusan yang selama ini berjalan terpisah, yakni DPP GMNI Kubu Arjuna–Dendi dan DPP GMNI Kubu Risyad–Patra, akhirnya bersepakat mengakhiri dualisme melalui deklarasi persatuan nasional yang digelar di Denpasar, Bali, pada 15–17 Desember 2025.

Deklarasi persatuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino dan Sekretaris Jenderal DPP GMNI Dendi Setiawan Periode 2019–2022, bersama Ketua Umum DPP GMNI Periode 2025–2028 Muhammad Risyad Fahlefi serta Sekretaris Jenderal Patra Dewa, di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar, Selasa (16/12/2025).

Momentum ini menandai komitmen bersama untuk mengakhiri fragmentasi internal dan memulihkan keutuhan GMNI sebagai organisasi mahasiswa nasionalis di tengah dinamika kebangsaan yang kian kompleks.

Arjuna: Persatuan Syarat Mutlak Selamatkan Organisasi

Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino, menegaskan bahwa persatuan merupakan syarat mutlak agar GMNI kembali tampil sebagai organisasi pelopor, dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas ego pribadi maupun kelompok.

“Persatuan adalah jalan satu-satunya agar GMNI kembali menjadi organisasi pelopor di tengah zaman yang meleset, dengan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan dan ego pribadi,” ujar Arjuna.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan DPP GMNI Periode 2025–2028 di bawah Muhammad Risyad Fahlefi dan Patra Dewa, yang dinilainya sebagai nahkoda baru untuk membawa GMNI ke arah yang lebih progresif.

“Sekarang tidak ada lagi kubu Arjuna–Dendi. Kepengurusan Risyad–Patra akan membangun GMNI yang progresif dan revolusioner, berangkat dari rasa senasib sepenanggungan yang tumbuh dalam kaderisasi dan penghayatan ideologi,” tegasnya.

Arjuna menilai, perpecahan internal selama ini telah berdampak serius hingga ke tingkat komisariat dan cabang sebagai basis utama organisasi.

“Yang paling kita sayangkan adalah komisariat dan cabang, karena merekalah penopang organisasi. Jika ini terus dibiarkan, organisasi akan goyah. Karena itu, langkah awal persatuan ini kami harapkan menjadi sejarah baru GMNI,” katanya.

Ia menekankan bahwa rekonsiliasi ini bukan soal menyelamatkan ego elite organisasi, melainkan menyelamatkan kader di akar rumput.

“Yang harus kita selamatkan bukan ego kita, tetapi kader-kader di komisariat dan cabang yang selama ini berjibaku menjaga organisasi,” ujarnya.

Dendi: Persatuan yang Dinanti Enam Tahun

Sekretaris Jenderal DPP GMNI Periode 2019–2022, Dendi Setiawan, menyebut persatuan ini sebagai proses panjang yang telah dinantikan selama hampir enam tahun.

“Ini proses yang cukup panjang. Banyak pertimbangan, termasuk situasi pandemi Covid-19 dan upaya-upaya persatuan yang baru bisa terwujud hari ini,” kata Dendi.

Ia mengakui, tantangan terbesar ke depan adalah memastikan semangat persatuan benar-benar sampai ke akar rumput.

“Upaya ini harus sampai ke DPC dan DPK. Mudah-mudahan ini menjadi persatuan nasional yang konkret dan GMNI bisa kembali menjalankan kerja-kerja organisasi sesuai nilai-nilai Marhaenisme,” ujarnya.p

 

Risyad Fahlefi: Bukan Seremoni, Tapi Titik Awal Konsolidasi

Sementara itu, Ketua Umum DPP GMNI Periode 2025–2028, Muhammad Risyad Fahlefi, menegaskan bahwa rekonsiliasi dan deklarasi persatuan nasional ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal konsolidasi ideologis dan organisatoris GMNI.

“Persatuan bukan tanda kelemahan, tetapi kesadaran kolektif bahwa GMNI jauh lebih besar dari ego, jabatan, dan luka masa lalu,” tegas Risyad.

Menurutnya, GMNI harus kembali berdiri sebagai organisasi kader dan organisasi perjuangan yang berpijak pada Marhaenisme dan ajaran Bung Karno.

“Tanpa persatuan, ideologi kehilangan daya gerak. Karena itu, persatuan harus diwujudkan melalui penguatan organisasi, kaderisasi, dan keberpihakan nyata kepada rakyat,” katanya.

Risyad juga mengajak seluruh kader GMNI di Indonesia untuk meninggalkan sekat-sekat lama dan menjadikan persatuan sebagai modal utama membuka babak baru perjuangan GMNI yang lebih matang, progresif, dan revolusioner.

Patra Dewa: Persatuan Dibangun Lewat Dialog Kultural

Sekretaris Jenderal DPP GMNI, Patra Dewa, mengakui bahwa proses menuju persatuan tidaklah mudah. Namun dialog kultural yang intens dan kesediaan membuang ego pribadi menjadi kunci utama rekonsiliasi ini.

“Awalnya memang terasa canggung. Tapi kami menjadwalkan pertemuan rutin setiap minggu. Dari situ terbangun ruang diskusi yang sehat dan saling memahami,” ujar Patra.

Deklarasi persatuan di Bali ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi GMNI untuk kembali solid, fokus pada kaderisasi, dan menjalankan peran strategis sebagai organisasi mahasiswa nasionalis dalam kehidupan kebangsaan Indonesia.

Kegiatan ini akan ditandai dengan pengukuhan pengurus baru DPP GMNI Periode 2025-2028.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKK Kades Sulbar

    Gubernur Sulbar : Tambahan Penghasilan Kades Rp1 Juta, Sekdes-Kaur Rp500 Ribu per Bulan Segeera Ditunaikan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memastikan tambahan penghasilan bagi aparatur desa melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) akan dialokasikan penuh pada tahun 2026. Kebijakan tersebut dinilai menjadi kabar baik bagi para kepala desa dan perangkat desa di tengah keterbatasan fiskal daerah. Suhardi Duka menegaskan, program BKK tersebut merupakan komitmen yang pernah ia […]

  • Porpov Sulbar 2026

    Gubernur Kumpul Bupati se-Sulbar, Bahas Nasib Porprov 2026

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 205
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, bersama para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulbar berkumpul di Kantor Gubernur, Rabu, (15/10/2025). Mereka melakukan jumpa pers dan membahas nasib Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengatakan Porprov 2026 yang awalnya menunjuk Mamuju Tengah sebagai tuan rumah terpaksa batal. Hal itu setelah […]

  • Karangan Bunga Untuk Gubernur SDK

    GMNI Mamuju Hadiahkan Gubernur Sulbar Karangan Bunga Berisi Tuntutan : Cabut Izin Tambang dan Tolak PLTA DND

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju melaksanakan aksi simbolik dengan hadiah karangan bunga untuk Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) yang dipasang di Pantai Manakarra, di Jl. Yos Sudarso, Mamuju, Minggu, (11/5/2025) sore. Aksi GMNI memajang karangan bunga untuk Gubernur Sulbar itu mencolok dan menarik perhatian publik, bertuliskan “Selamat ulang tahun bapak SDK […]

  • Anwar Adnan Saleh orasi politik di Kampanye PHS-Enny

    Mantan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh Berorasi di Kampanye PHS-Enny, Kobarkan Kembali Pembangunan Ngebut

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 204
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mantan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh (AAS) melakukan orasi politik dalam kampanye akbar pasangan calon nomor urut 4 (empat) Pilkada Sulbar,  Prof. Husain Syam dan Enny Anggraeni (PHS-Enny) di Pantai Manakarra, Mamuju, Jumat, (15/11/2024). Saat berorasi politik, Gubernur Sulawesi Barat periode 2006-2016 itu mengatakan, telah menitip lanjutan pembangunan yang dirintis […]

  • Buaya di Babana Mamuju Tengah 36 Detik Play Button

    Krisis Pakan! Buaya di Mamuju Tengah Terpaksa Dilepas dari Penangkaran, Warga Cemas

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 417
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Warga Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, digegerkan kemunculan seekor buaya yang terombang-ambing di tepi pantai, Rabu (19/11/2025). Video kemunculan buaya itu beredar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran warga. Petugas Penangkaran Buaya Babana, Tiara Rusli, mengakui bahwa pelepasan buaya dilakukan pihaknya karena krisis pakan yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Ia […]

  • Nelayan Hilang di Mamuju

    Basarnas Terjunkan Personil Lengkap Cari Pemancing Hilang di Perairan Rangas Mamuju

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Basarnas Mamuju menerjunkan sejumlah personil untuk mencari seorang pemancing yang dikabarkan hilang di perairan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (5/12/2023) sore. Kepala Kantor Basarnas Mamuju, Muh. Rizal mengatakan, tim rescue bersama 5 personil ABK Basarnas Mamuju bergerak ke lokasi kejadian. “Tim Rescue BASARNAS Mamuju segera meluncur ke […]

expand_less