GMNI Polman Tagih Janji 100 Hari Kerja Bupati-Wakil Bupati Assami
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Cabang GMNI Polewali Mandar, Andi Baraq, berorasi. (Dok. Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
POLMAN, Mekora.id – Menjelang genapnya 100 hari masa kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud dan Hj. Andi Nursami Masdar (Assami), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polman menyuarakan kritik terhadap lambannya realisasi program prioritas yang dijanjikan sejak awal kepemimpinan.
Ketua Cabang GMNI Polman, Andi Baraq, menyampaikan bahwa belum terlihat kemajuan signifikan terkait tiga isu utama yang menjadi fokus kampanye pasangan Assami, yakni penanganan sampah, banjir, dan ketersediaan air bersih.
“Persoalan sampah masih menjadi masalah yang sangat nyata. Sampai sekarang Polewali Mandar belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang layak. Padahal ini langkah awal dan strategis untuk menyelesaikan polemik sampah,” ujar Andi Baraq saat ditemui pada Senin (20/5/2025).
GMNI juga menyoroti persoalan banjir yang dinilai belum tertangani serius. Genangan air, kata Andi, masih sering terjadi bahkan di kawasan strategis seperti sekitar Kantor Bupati Polman, meski hujan turun dengan intensitas ringan.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
