Evaluasi Kinerja Jadi Sorotan, Sekda Sulbar Minta OPD Bertanggung Jawab Penuh atas Capaian
- account_circle Beye
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekda Sulbar Junda Maulana Saat Memberikan Arahan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) secara virtual, bertepatan dengan awal Ramadan. Pelaksanaan daring ini menjadi bentuk penyesuaian sekaligus penghormatan bagi aparatur yang menjalankan ibadah puasa pada Rabu (18/2/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menegaskan Ramadan bukan alasan menurunnya produktivitas. Justru sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal dan penguatan kinerja aparatur, sebagaimana arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
“Ramadan harus tetap produktif. Disiplin dan tanggung jawab tidak boleh kendur,” tegas Junda dalam arahannya.
Pemprov Sulbar menetapkan penyesuaian jam kerja selama Ramadan. Untuk Senin hingga Kamis, pegawai masuk pukul 08.00 WITA, istirahat pukul 12.00, dan kembali bekerja pukul 13.00 hingga 15.00 WITA. Sementara pada Jumat, waktu istirahat dimulai pukul 11.30 dan aktivitas kantor dilanjutkan pukul 13.00 sampai 15.00 WITA.
Selain itu, diterapkan skema kerja fleksibel. PPPK paruh waktu dapat masuk secara bergiliran sesuai pengaturan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebagian pegawai lainnya juga menjalankan sistem Work From Anywhere (WFA), dengan tetap memastikan target dan pelayanan publik berjalan optimal.
Tak hanya soal teknis jam kerja, Sekda juga menyoroti evaluasi kinerja yang mengalami penurunan capaian dibanding tahun sebelumnya, meski tidak signifikan. Ia meminta seluruh OPD bertanggung jawab penuh atas tugas dan fungsi masing-masing.
“Jangan ada yang saling menunggu atau melempar tanggung jawab. Setiap OPD harus memastikan targetnya tercapai,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan pentingnya menghilangkan ego sektoral antar-OPD. Menurutnya, sinergi tidak cukup sebatas koordinasi formal, tetapi harus terlihat dalam hasil kerja nyata.
Pemprov Sulbar berharap, dengan konsolidasi dan penguatan disiplin selama Ramadan, roda pemerintahan tetap berjalan solid, seimbang antara ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.
- Penulis: Beye


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar