POLMAN, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merayakan Dies Natalis ke-71 dengan semangat kebangkitan dan perlawanan terhadap berbagai tantangan bangsa. Perayaan itu juga dilaksanakan di Polewali Mandar (Polman), pada Senin, (24/3/2025) malam.
Acara ini juga menjadi momentum penting dengan pelantikan pengurus baru GMNI Cabang Polewali Mandar periode 2024-2026. Itu diharapkan membawa energi baru dalam mengawal perjuangan rakyat kecil.
Ketua GMNI Polewali Mandar, Andi Baraq, dalam pidatonya menegaskan bahwa GMNI harus tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan wong cilik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
“Dies Natalis ke-71 ini bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi perjuangan. GMNI harus semakin progresif, militan, dan solid dalam mengawal kebijakan publik. Pelantikan pengurus baru ini adalah tonggak untuk memperkuat konsolidasi gerakan demi mewujudkan Trisakti Bung Karno,” tegas Baraq.
Dalam acara tersebut, GMNI menyoroti berbagai persoalan krusial yang tengah dihadapi Polewali Mandar, seperti defisit anggaran yang berdampak pada pembangunan dan pelayanan publik, serta permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang belum tuntas.
“Polewali Mandar tidak baik-baik saja! Rakyat merasakan dampak dari kebijakan yang tidak berpihak pada mereka. GMNI harus hadir sebagai kekuatan kritis yang mengawal setiap kebijakan agar berpihak kepada kaum marhaen,” ujar Andi Baraq.