Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » OLAHRAGA » Dibuat di China, Ini Makna dan Filosofi di Balik Desain Medali “Mamuju Run 2025”

Dibuat di China, Ini Makna dan Filosofi di Balik Desain Medali “Mamuju Run 2025”

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Menjelang pelaksanaan “Mamuju Run 2025” pada Minggu, 9 November 2025, panitia pelaksana memastikan setiap detail acara dirancang dengan matang, termasuk desain medali yang akan dibagikan kepada seluruh peserta. Menariknya, medali tersebut diproduksi di China, namun mengusung penuh nilai budaya lokal Mamuju dalam setiap ukirannya.

Panitia pelaksana, Rafiulnur Arsa, menjelaskan bahwa pemesanan dilakukan langsung dari negeri tirai bambu agar hasilnya memiliki kualitas terbaik, tanpa mengurangi makna filosofis yang terkandung di dalamnya.

“Kami ingin medali ini bukan hanya simbol kemenangan, tapi juga menjadi karya seni yang menggambarkan jati diri Mamuju,” ujar Rafiulnur, Minggu (2/11/2025) malam.

Ia mengatakan, Mamuju Run 2025 diprediksi menjadi salah satu event lari terbesar di Sulawesi Barat, dengan 3.500 pelari dari berbagai daerah sudah terdaftar. “Antusiasme peserta luar biasa, dan medali ini kami buat spesial untuk menghormati semangat mereka,” tambahnya.

Makna Filosofis di Balik Desain Medali
Medali “Mamuju Run 2025” tidak sekadar penghargaan bagi pelari, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Mamuju.
Setiap sisi dan detailnya memiliki pesan tersendiri.

Tampak Depan

  • Mampatumballa Lino Mampaleba Anggatang
    Filosofi hidup masyarakat Mamuju yang menggambarkan keseimbangan antara kehidupan dunia dan spiritualitas. Pesannya: manusia hidup untuk menjaga bumi sambil menjunjung tinggi kemuliaan langit.
  • Gantungan medali bermotif Tenun Sekomandi
    Motif khas Mamuju ini melambangkan semangat dan keteguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan.
  • Ukiran geometris dan ornamen rumah adat Mamuju
    Simbol harmoni, rezeki, dan cahaya kehidupan.
  • Rumah adat
    Mewakili jati diri dan warisan budaya masyarakat Mamuju yang harus dijaga dan dilestarikan.
  • Pusaka Manurung
    Melambangkan ikatan sejarah antara Kerajaan Mamuju dan Kerajaan Badung, Bali, sebagai simbol persaudaraan dan kehormatan.
  • Bentuk lingkaran
    Menggambarkan persatuan dan keberlanjutan hidup tanpa putus.
  • Tiga gunung
    Dalam filosofi Mandar, tiga gunung melambangkan keberanian, kejujuran, dan keadilan.
  • Petak sawah dan laut
    Sawah melambangkan kemakmuran dan sumber kehidupan, sementara laut menjadi simbol persatuan dan harapan masyarakat pesisir Mamuju.
  • Laut
    melambangkan sumber kehidupan dan persatuan, sekaligus menjadi penghubung antar wilayah yang menumbuhkan harapan dan semangat kebersamaan.

Tampak Tengah

  • Balasuji
    Simbol doa, perlindungan, dan keindahan. Secara harfiah, “Bala” berarti pagar atau pelindung, sementara “Suji” berarti putri atau sesuatu yang berharga. Bentuknya menyerupai anyaman bambu (sulapa eppa) yang mencerminkan kesempurnaan dan keseimbangan alam.
  • Lontara Manakarra
    Bermakna “pusaka yang sakti” atau “petunjuk”, menjadi simbol warisan leluhur dan pedoman hidup bagi masyarakat Mamuju.
  • Tali Melingkar
    Melambangkan persatuan, kebersamaan, dan solidaritas di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama, la menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah pemisah. melainkan kekuatan yang bila dirangkai dengan nilalk persaudaraan akan menjadikan Mamuju semakin kokoh, harmonis, dan maju.
  • Bunga Simbolong
    Ornamen yang biasa digunakan dalam sanggul perempuan Mandar. Menandakan keanggunan, status sosial, dan kehormatan perempuan.

Tampak Belakang

  • Rumah adat
    Melambangkan identitas, kebersamaan, dan kearifan lokal masyarakat Mamuju di tengah perubahan zaman.
  • Pohon kelapa
    Simbol ketahanan, kesuburan, dan manfaat hidup. Hampir seluruh bagiannya berguna bagi manusia, menggambarkan hubungan erat antara masyarakat dan alam.
  • Tari Sayo
    Tarian tradisional khas Mamuju yang menggambarkan keceriaan, keramahan, dan penghormatan kepada tamu.
  • Perahu Ba’go
    Melambangkan ketangguhan masyarakat maritim Mamuju serta semangat mereka dalam menghadapi ombak kehidupan.

Desain medali yang sarat makna ini diharapkan menjadi pengingat bahwa olahraga dan budaya dapat berpadu harmonis.

“Kami ingin peserta dari luar daerah merasakan kekayaan nilai-nilai Mamuju lewat medali ini,” ujar Rafiulnur.

Dengan filosofi yang dalam dan tampilan yang elegan, medali “Mamuju Run 2025” bukan sekadar hadiah finisher — tetapi simbol kebanggaan dan cerita tentang Mamuju yang terus berlari maju.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • GAMKI Mamuju Sambut Baik Program MBG Presiden Prabowo

    GAMKI Mamuju Sambut Baik Program MBG Presiden Prabowo

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 393
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Cabang Mamuju mengapresiasi dan mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai program prioritas nasional. Ketua DPC GAMKI Mamuju, Efraim, menilai program MBG merupakan langkah strategis dan tepat sasaran karena berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Menurutnya, […]

  • Kasasi Korupsi PLTS Bonehau

    Menang Kasasi, Terdakwa Korupsi PLTS Kinatang Dwi Novalita Tanri Abeng Dinyatakan Bebas Oleh MA

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 315
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Terdakwa korupsi pengadaan PLTS di Desa Kinatang, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Dwi Novalita Tanri Abeng (Perempuan 37 tahun), dinyatakan bebas oleh Mahkama Agung (MA) atas segala tuduhan dan vonis yang telah dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Mamuju pada 13 Februari 2024 lalu. Upaya Kasasi itu dilayangkan ke Mahkama Agung sejak Tanggal 5 April 2024 […]

  • Laka Lantas Mahasiswi di Kalukku

    Seorang Mahasiswi Tewas Terlindas Bus di Jalan Poros Kalukku Mamuju

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jl. Trans Sulawesi di Galung Lemo, Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (20/10/2023) sore. Dalam kecelakaan di Kalukku itu, satu orang perempuan bernama Nur Aisyah Putri (23) tewas ditempat, setelah dilindas mobil bus. Kapolsek Kalukku, IPTU Judtson Betteng, mengatakan kejadian naas itu […]

  • Penanggulangan bencana di Sulbar.

    Pj Gubernur Sulbar dan Para Bupati Sepakat Perkuat Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Zudan Arif Fakrulloh, dan seluruh Bupati di wilayah Sulbar sepakat perkuat penanggulangan bencana. Komitmen ini disepakati dalam Orientasi Manajemen Kebencanaan Bagi Pengambil Keputusan Strategis Provinsi Sulawesi Barat Untuk Pimpinan Daerah Provinsi Sulbar serta Seluruh Pimpinan Daerah Kabupaten se Sulbar di Denpasar. Rabu, (27/09/2023). Komitmen ini bertujuan […]

  • Sarinah GMNI Polewali Mandad, Hervita. Dok. Istimewa

    Sanksi Ringan untuk Oknum Polisi GB Dikecam, GMNI Polman Minta Pelaku Dipidana

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 217
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan oknum polisi berinisial GB di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali mencuri perhatian publik. GB dilaporkan oleh seorang perempuan berinisial RN karena telah menghamilinya. Meski terbukti melanggar etik, GB hanya dijatuhi sanksi penundaan kenaikan pangkat dan penahanan selama satu bulan. Penanganan internal ini dinilai tidak sebanding dengan […]

  • Peresmian Jalan Urekang-Mambi

    Rampung, Gubernur Sulbar Resmikan Jalan Urekang–Mambi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meresmikan peningkatan ruas jalan Urekang–Mambi di Kabupaten Mamasa, Rabu (4/3/2026). Jalan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Barat itu memiliki panjang sekitar 3 kilometer dan telah selesai pada akhir tahun lalu. Saat ini, ruas tersebut sudah dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur transportasi utama […]

expand_less