Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Dibangun Kembali, Masjid Raya Suada Mamuju Akan Gunakan Arsitektur Turki Usmani

Dibangun Kembali, Masjid Raya Suada Mamuju Akan Gunakan Arsitektur Turki Usmani

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.idMasjid Raya Suada Mamuju kembali dibangun pasca rusak akibat gempa 15 Januari 2021 lalu.

Peletakan batu pertama dari Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi menandai awal konstruksi masjid bergaya Arsitektur Turki Usmani modern tersebut.

Menurut Kepala Satuan Kerja (Satker) Balai Prasarana Permukiman wilayah Sulawesi Barat, M. Arief, konstruksi Masjid Raya Suada Mamuju telah dimulai sejak 05 Oktober 2023 dengan meratakan sisa menara yang masih berdiri.

Nantinya Masjid Suada Mamuju akan mengikuti desain lama dengan gaya arsitektur Turki Usmani, tetapi menggunakan desain konstruksi baru yang tahan gempa.

Untuk itu, Masjid Suada nantinya akan dipasangi tiang pancang sebanyak 244 titik dengan panjang 20 hingga 32 meter.

Biaya pembangunan masjid raya Mamuju ini akan menggunakan APBN sebesar Rp 82 miliar yang ditargetkan rampung pada Oktober 2024 mendatang.

“Kita desain baru dengan standar tahan gempa, jadi kita pasang banyak tiang pancang agar tahan terhadap gempa,” kata M. Arief, Kamis (30/11/2023).

Sementara Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi mengatakan, pembangunan masjid ini awalnya tidak masuk dalam rencana rekonstruksi pembangunan pasca gempa.

Hal itu kemudian baru dikomunikasikan melalui Dirjen PUPR saat melakukan pengecekan sejumlah rekonstruksi pasca gempa di Mamuju.

“Awalnya saya cek, masjid Suada tidak masuk dalam rencana rekonstruksi, tetapi melalui koordinasi balai akhirnya bisa terlaksana dengan bantuan pendanaan dari pusat,” kata Sutinah.

Masjid yang dulu jadi ikon Mamuju ini juga diharapkan dapat kembali berdiri kokoh, akhir tahun 2024.

“Pembangunan masjid ini jadi yang kedua kalinya sejak pertama tahun 2006 dibangun Pemerintahan Suhardi Duka, dan kini memasuki tahap yang kedua lagi. Kita ingin ini kembali jadi ikon Mamuju seperti dulu,” tuturnya.

Sementara menurut, Suhardi Duka, Masjid Suada dulunya bernama Masjid Agung Mamuju. Setelah mengalami perombakan total tahun 2006. Kemudian berganti nama Masjid Suada Mamuju yang berarti “Orang yang bahagia”.

“Dulu Masjid ini bernama Masjid Agung Mamuju, setelah tahun 2006 dibangun berganti jadi Masjid Suada Mamuju. Karena dibangun dengan perjuangan semua pihak, makanya kita beri  nama ini.” ujar Bupati Mamuju 2005-2010 itu.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPG DPRD Sulbar di Polman

    DPRD Sulbar ke Polman Untuk Evaluasi LKPJ Gubernur Tentang Stunting dan IPM

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 1Komentar

    POLMAN, mekora.id – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Panitia Kerja untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulbar tahun 2023 terkait dengan Penanganan Stunting dalam Mengukur Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Barat di Dinas Kesehatan Kab. Polman. Selasa, (2/4/2024). Kegiatan ini pimpinan oleh Andi Muslim Fattah, turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman […]

  • Andi Ibrahim Masdar

    Sukses Terapkan Kesehatan Gratis di Polman, AIM Raih Dukungan di Pilgub Sulbar

    • calendar_month Minggu, 17 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Layanan kesehatan gratis Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta, di masa pemerintahan Bupati Polewali Mandar (Polman), Andi Ibrahim Masdar (AIM) sukses dirasakan masyarakat. Sejak mulai diberlakukan mulai 01 Januari 2023, program UHC Polewali Mandar sukses menghimpun masyarakat peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebesar 96,71 persen atau sebanyak 532.831 […]

  • Deklarasi Gibran Cawapres di Sulbar

    Kawan Gibran di Sulbar Muncul dan Deklarasi Sebagai Cawapres

    • calendar_month Sabtu, 14 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 172
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang santer maju Cawapres dalam Pilpres 2024 makin nampak. Terbaru muncul dukungan dan deklarasi di Mamuju, Sulawesi Barat, yang mendukung Gibran maju sebagai Cawapres 2024. Deklarasi Gibran di Mamuju ini dilakukan oleh sejumlah pemuda menggelar mimbar bebas di lapangan Ahmad Kirang, Kota Mamuju, Sabtu (14/10/2023) […]

  • PA GMNI Sulbar

    Andi Abdul Malik Resmi Nahkodai PA GMNI Sulbar periode 2025-2030

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Persatuan Alumni (PA) GMNI Sulbar menetapkan, Andi Abdul Malik sebagai ketua terpilih periode 2025-2030. Ia menyerukan semangat kebersamaan kepada seluruh alumni GMNI di Sulbar. Pria yang akrab disapa Bung Malik ini terpilih secara aklamasi, setelah empat cabang PA GMNI bulat mendukungnya dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD ke-I PA GMNI Sulbar, dengan tema […]

  • MBG Sampaga

    Program MBG Hadir di Sampaga, 2.511 Porsi Makanan Sehat Dibagikan ke Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Sampaga sukses menyalurkan ribuan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar, mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), Kamis (2/10/2025). Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan mendukung semangat belajar. […]

  • Beras Bansos di Tumbu Mamuju Tengah Hilang

    Puluhan Karung Beras Bansos di Desa Tumbu Mateng Hilang Misterius Setiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 473
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Beras bantuan sosial (Bansos) yang diperuntukkan bagi penerima program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, diduga hilang dalam jumlah signifikan setiap bulannya. Menurut keterangan yang diperoleh, beras Bansos yang disimpan di Gudang Kantor Desa Tumbu dilaporkan berkurang antara […]

expand_less