Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Demo di Jakarta, GMNI Mamuju Tuntut Kementerian ESDM Evaluasi 139 Izin Tambang di Sulbar

Demo di Jakarta, GMNI Mamuju Tuntut Kementerian ESDM Evaluasi 139 Izin Tambang di Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/8/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap maraknya aktivitas pertambangan pasir dan batuan di wilayah Sulawesi Barat yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat lokal.

Ketua GMNI Cabang Mamuju, Adam Jauri, menyebut sejak 2023 hingga 2024 telah terbit izin usaha pertambangan dalam jumlah besar yang tersebar di berbagai titik di Sulawesi Barat. Ia menilai, masifnya perizinan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya perampasan ruang hidup warga.

“Jumlah perusahaan tambang yang terdata mencapai 139. Ada yang sudah beroperasi, ada juga yang masih dalam proses perizinan. Ini bukan angka kecil. Aktivitas mereka tersebar di sepanjang kawasan Sulawesi Barat,” kata Adam dalam keterangan tertulis.

Menurut GMNI, gelombang penolakan terhadap tambang ini telah berlangsung berulang kali di berbagai daerah oleh masyarakat terdampak. Area konsesi yang diberikan kepada perusahaan tambang disebut tumpang tindih dengan permukiman warga serta wilayah tangkap nelayan.

“Masyarakat menilai masuknya perusahaan tambang mengancam ruang tangkap nelayan, merusak ekosistem sungai dan laut, memperparah abrasi, hingga menghilangkan habitat satwa langka seperti penyu dan buaya,” lanjut Adam.

Selain dampak lingkungan, GMNI juga menyoroti potensi konflik sosial antarwarga akibat sengketa lahan, serta kekhawatiran terhadap hilangnya identitas dan budaya masyarakat lokal yang telah menghuni wilayah tersebut selama ratusan tahun.

Adam mengatakan, GMNI Mamuju membawa langsung aspirasi ini ke Jakarta karena hingga kini belum ada respons serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas berbagai tuntutan warga.

“Kami meminta Kementerian ESDM turun tangan dan mengevaluasi seluruh izin usaha tambang pasir dan batuan yang telah diterbitkan di Sulawesi Barat. Wilayah konsesi yang menyentuh ruang hidup masyarakat harus dicabut,” tegasnya.

GMNI berharap Kementerian ESDM dapat menjadi pihak yang bijak dalam menimbang keberlangsungan hidup masyarakat lokal ketimbang kepentingan investasi jangka pendek.

“ESDM sebagai leading sector bidang pertambangan di tingkat pusat harus berani mengintervensi Pemprov Sulbar dan Dinas ESDM-nya untuk mencabut izin-izin tambang bermasalah,” pungkas Adam.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PA GMNI Sulbar

    PA GMNI Sulbar: Idulfitri Momentum Perkuat Spirit Kebangsaan di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan, baik nasional maupun global. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Abdul Malik, dalam refleksi Idulfitri tahun ini. Pemerintah sendiri telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret […]

  • Sekretaris DPRD Sulbar

    Sekretaris DPRD Sulbar Ikut Kontingen Sulbar Menuju PON XXI 2024

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Hamzih turut menghadiri acara pelepasan Kontingen Sulbar yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Acara tersebut dilaksanakan di Rujab Gubernur Sulbar, Jumat, (23/8/2024). Kontingen Sulbar resmi dilepas oleh Pj. Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin. Acara ini juga […]

  • Hasil PI Blok Sebuku Untuk Sulbar

    Terungkap Sulbar Telah Terima PI Rp 33 M Dari Blok Sebuku, DPRD Minta Dikelola Transparan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 437
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sulawesi Barat (Sulbar) ternyata telah menerima Participating Interest (PI) hasil pengelolaan Blok Migas Sebuku sebesar Rp 33 miliar. Hal itu terungkap dalam Rapar Komisi II di DPRD Sulbar, pada Selasa (14/1/2024). Dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Pempprov Sulbar itu, Anggota Fraksi PDIP, Habsi Wahid, meminta pihak Biro Ekonomi dan […]

  • Ado Mas'ud dan Damris

    Program Mamuju Baru, Ado-Damris Canangkan Beasiswa Tepat Sasaran, Nakes Dapat Insentif dan RSUD Mamuju Tidak Sepi

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 210
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Mamuju, Rustam, yang juga tim pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Nomor urut 2 AdoDamris, angkat bicara soal sejumlah program kandidatnya. Rustam menyebut, program pendidikan dan kesehatan yang dibuat dalam Mamuju Baru lebih terarah dan tidak anomali. Sebab konsep beasiswa yang diusung Ado-Damris, akan menyasar anak-anak […]

  • Jam kerja masyarakat Sulbar

    Pemprov Sulbar Akan Buat Program Jam Belajar Masyarakat Untuk Tingkatkan IPM

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemprov Sulbar mencanangkan program jam kerja masyarakat untuk mendorong minat belajar masyarakat Sulbar untuk meningkatkan IPM Sulbar. Program ini merupakan gagasan Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, yang disampaikan sejak 2023 dan ditegaskan kembali kepada seluruh OPD pada Apel Pagi, Senin (16/02/2024). Untuk menjalankan program tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar […]

  • Ramli Ketua HIBMAB

    HIPMAB Tantang Gubernur Bongkar Dugaan Skandal Pengadaan Ikan Nila dan Bibit Durian di Pemprov Sulbar

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pengadaan bibit durian dan ikan nila tahun 2024 lalu di Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), kini sedang disorot. Himpunan Pelajar Mahasiswa Botteng (HIPMAB) menantang Gubernur dan Wakilnya segera menyelesaikan persoalan ini. Ketua HIPMAB, Ramli, SH, mengungkapkan pihaknya telah melakukan advokasi dan mengumpulkan bukti terkait adanya indikasi yang mengarah pada dugaan praktik Korupsi, Kolusi, […]

expand_less