Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pilkada » Bawaslu Mamuju Konsolidasikan Temuan Data Anomali di Hasil Coklit KPU

Bawaslu Mamuju Konsolidasikan Temuan Data Anomali di Hasil Coklit KPU

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju, menggelar rapat dengan 11 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yang dilangsungkan di Hotel Maleo, Mamuju, pada, Rabu, (24/7/2024).

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, Bawaslu Kabupaten Mamuju, Zulkifli mengatakan, rapat itu untuk mengkonsolidasikan data hasil coklit untuk pemilihan serentak 2024. Dimana tahapan yang baru saja diselesaikan KPU Mamuju itu ditemukan sejumlah data anomali atau data tidak dikenali.

“Harapan kita, penyelesaian data anomali atau tidak ditemukan yang ada di sejumlah wilayah bisa diselesaikan. Hal itu karena kita menghadirkan KPU dan Bawaslu tingkat kecamatan yang bersentuhan langsung dengan data itu,” kata Zulkifli.

Kata Zulkifli, sejumlah temuan yang dilaporkan oleh petugas lapangan yakni adanya sejumlah data ada di data potensial pemilih DP4, namun tidak dikenali oleh petugas, maupun pemerintah setempat.

“Tentu sebagai petugas lapangan hal ini perlu diselesaikan, bagaimana mencari jalan keluar. Kami menghadirkan Dukcapil dan KPU Mamuju, untuk membahas ini bersama-sama,” tambah Zulkifli.

Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Mamuju, Hasdaris, dalam pemaparannya kepada peserta mengatakan, anomali adanya data tidak dikenal atau ditemukan itu ditandai oleh data tambahan sebanyak 2.110 dari dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) KPU RI.

“Sebenarnya data yang disebut anomali, tidak dikenal atau tidak ditemukan itu karena adanya data tambahan dari Pusdatin KPU Pusat. Tambahan ini  lebih banyak dibandingkan data pada Pemilu 2024,” kata Hasdaris.

Berdasarkan penelusuran lapangan, Hasdaris mengungkap, fenomena ini disebabkan sejumlah faktor. Salah satunya pemilik KTP telah berpindah tempat tinggal tetapi tidak mengurus surat pindah domisili.

“Jadi contoh, ada orang yang buat KTP nya di Kelurahan Binanga, kemudian menikah dan tinggal di Simboro. Tetapi tidak memindahkan data,” ungkap Hasdaris.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Real Count DPD Dapil Sulbar

    Update Terbaru Perolehan DPD Dapil Sulbar, Andri Prayoga Unggul Telak Disusul Jupri

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 43
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Update terbaru real count KPU untuk Pemilu 2024 DPD dapil Sulawesi Barat (Sulbar) di H+2 pencoblosan. Untuk perolehan sementara real count DPD Dapil Sulbar per Jumat (16/02/2024) update pukul 17.44, jumlah masuk di laman KPU itu mencapai 2686 TPS atau 63 persen dari 4.219 TPS di Sulbar. Hingga update pada pukul 20.30 […]

  • Thom Haye

    Bukan Serie A Italia, Bintang Timnas Thom Haye Gabung Klub Papan Tengah di Eredivisie Belanda

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle Gaga Utama
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Teka-teki klub baru bintang Timnas Indonesia, Thom Haye akhirnya terjawab. Haye bergabung dengan Almere City FC setelah sempat dirumorkan merapat ke sejumlah klub. Seperti Serie A Italia, Como 1907 hingga klub Liga Inggris divisi Championship, Oxford United. Prof Toha, sapaan akrab netizen kepada pemain naturalisasi itu akhirnya sepakat menandatangani kontrak selama setahun atauhingga […]

  • Polda Sulbar

    Jumat Curhat Jadi Ladang Polda Sulbar Terima Aspirasi Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Program Jumat curhat yang rutin digelar Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adang Ginanjar, jadi tempat untuk menggali permasalahan di masyarakat. Hal itu nampak terlihat ketika, Jendral dua bintang itu sedang berbincang dan menerima aspirasi warga di salah satu warung kopi di kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (26/01/2024). Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang […]

  • Buaya di Topoyo

    Seekor Buaya di Topoyo Mamuju Tengah Muncul di Pemukiman, Berhasil Dievakuasi

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 49
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seekor buaya terekam kamera warga memasuki pemukiman di Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kemunculan buaya berukuran sedang tersebut sontak menjadi tontonan warga sekitar, pada, Rabu, (8/5/2023). “Buaya tersebut muncul di dalam rawah yang airnya tidak begitu dalam dan berada di sekitar pemukiman padat penduduk,”ungkap Adriani, salah satu warga […]

  • Neni Moerniaeni: Masa Depan Bontang Ada di Tangan Generasi Muda

    Neni Moerniaeni: Masa Depan Bontang Ada di Tangan Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 41 calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Bontang Tahun 2025. Kegiatan yang menjadi bagian dari Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) ini digelar di Hotel Grand Mutiara, Selasa (12/8/2025) malam. Dalam arahannya, Neni mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang dibangun dari keberagaman suku, agama, […]

  • Idul Adha 2025 Sulbar

    Gubernur dan Wagub Sulbar Salat Idul Adha di Pantai Manakarra : Seruan Optimisme dan Keteladanan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 10
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) bersama Wakil Gubernur, Salim S Mengga, dan jajaran Forkopimda melaksanakan salat Idul Adha 1446 Hijriah di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Jumat (6/6/2025). Dalam keterangannya usai salat id, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dalam berkurban meskipun di tengah situasi efisiensi anggaran. […]

expand_less