Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Kepala Dinas Pendidikan Mamuju Hadiri Pelepasan Siswa di SDN 4

Kepala Dinas Pendidikan Mamuju Hadiri Pelepasan Siswa di SDN 4

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Murniani, menghadiri acara pelepasan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SD) Negeri 4 Kabupaten Mamuju, di Jl.  Atiek Suteja, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju. Pada, Kamis, (20/6/2024).

Kepala sekolah dasar (SD) Negeri 4 Mamuju, Nur Ardianti, kepada wartawan mengatakan, kegiatan tersebut bertemakan “Mewujudkan Generasi Millenial yang Berkarakter” diikuti 74  siswa maupun siswi yang telah lulus.

“Alhamdulillah, hampir seluruh orang tua siswa turut hadir meramaikan acara ini,” sebutnya.

Dirinya tak lupa mengapresiasi seluruh yang terlibat dalam penyelenggaran acara penamatan di sekolahnya.

“Saya mengapresiasi seluruh teman-teman yang terlibat hingga acara ini sukses terlaksana, termasuk para dewan guru serta murid yang tamat,” terang Fasilitator Guru Penggerak dengan berpendidikan akhir magister ini.

Lebih jauh ia memaparkan, untuk lebih menyemarakkan kegiatan, berbagai acara turut ditampilkan dengan melibatkan seluruh murid, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6, seperti tari dan lain sebagainya.

“Ada hal yang menarik dan saya anggap keren, yaitu pemandu acara atau MC. Dia memandu acara dengan Bahasa Inggris dan kemudian ditranslate ke Bahasa Indonesia. Itu keren sekali,” kata Dian sapaan akrab Nur Ardianti.

Ia mengaku, dirinya baru 9 bulan menakhodai SD Negeri No 4 Mamuju namun sudah banyak perubahan.

“Pertama kali masuk, saya coba untuk memulai pembenahan di sisi management, kemudian pemanfaatan ruang pada lokasi sekolah. Tidak heran jika Bupati Mamuju melalui Kadis Dikpora Mamuju memberi bantuan berupa bangku dan kursi serta papan tulis, karena memang selama pasca gempa, ada 5  ruangan yang belum memiliki bangku dan kursi sehingga siswa siswi harus belajar dengan cara melantai. Kedepan, Insyaallah SD 4 akan setara dengan SD lain utamanya yang ada di Jawa,” ungkap Guru Penggerak ini.

Harapan lain yang turut ia utarakan yaitu, output siswa maupun siswi dari sekolah yang dia pimpin dapat menjadi orang berguna dan menjadi pemimpin di masa datang.

“Selamat jalan anak-anak ku, semoga kelak kalian menjadi pemimpin amanah yang berakhlakul karimah,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Mamuju hilang

    Seorang Nelayan di Mamuju Dilaporkan Hilang Saat Melaut di Perairan Tambi

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang nelayan bernama Fathur Rahman (30) asal Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Tambi, Kecamatan Mamuju, Selasa, (8/10/2024). Menurut laporan yang diterima oleh Basarnas Mamuju, peristiwa nelayan di Mamuju itu hilang berawal saat korban menuju rumpon untuk melaut pada Rabu, 7 Oktober 2024. Namun naas, saat malam hari […]

  • DPR RI Sulbar

    Panasnya Kursi DPR RI di Sulbar, Golkar dan Gerindra Terjungkal

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 37
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora .id – Perebutan kursi DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Barat (Sulbar) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, mengundang banyak perhatian publik khususnya di tanah malaqbi. Pasalnya pentolan dan tokoh politik di masing-masing wilayah maju dan bersaing memperebutkan empat kursi di senayan. Belum lagi peta calon legislatif dari para mantan Bupati dua periode tersebar […]

  • Petani Sawit Mamuju Tengah

    Cuma Karena Tegur Pohon Ditebang, Petani Sawit di Mamuju Tengah Dikeroyok Tetangga

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Seorang petani kelapa sawit di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menjadi korban pengeroyokan tiga tetangganya hanya karena menegur aksi penebangan pohon sawit miliknya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/8/2025). Korban bernama Muh Ali memergoki para pelaku sedang menebang pohon sawit di kebunnya. Ia lalu bertanya, “Kenapa pohon sawit […]

  • Karossa

    Pasca Konflik Tambang, 14 Orang Bertopeng Datangi Warga Karossa

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 53
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Situasi di Desa Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, sempat memanas setelah kedatangan dua mobil berisi belasan orang bertopeng pada Senin siang (28/4/2025). Menurut kesaksian warga setempat, Anshar, kedua mobil tersebut tiba di Karossa sekitar pukul 11.00 WITA. Kehadiran 14 orang bertopeng ini memicu ketegangan di tengah masyarakat, terutama setelah insiden […]

  • Radioterapi RSUD Sulbar

    PPK, PPTK, Hingga Pengawas Proyek Radioterapi RSUD Sulbar Dipanggil Kejati

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 22
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Konsultan Pengawas pembangunan gedung (Bunker) Radioterapi milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulawesi Barat (Sulbar),  dipanggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar untuk mengklarifikasi tentang ambruknya plafon beberapa saat lalu. Konsultan Pengawas, Muhammad Ridwan mengatakan, dirinya memberikan keterangan pada Kejati Sulbar perihal plafon proyek senilai Rp 19,4 miliar itu, pada, Jumat, 12 Juli 2024 […]

  • Pencartian Balita Hilang di Pulau Saboyang Balabalakang

    Balita Hilang di Pulau Saboyang Diduga Terseret Arus Laut, Pencarian Diperluas hingga Perairan Majene

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jejak hilangnya seorang balita berusia tiga tahun di Pulau Saboyang, Kecamatan Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai menemukan titik terang. Anak bernama lengkap Muh. Alfatih yang dilaporkan hilang sejak Senin malam (20/10/2025), diduga kuat hanyut dan terseret arus laut. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Mahmud Afandi, mengatakan hingga pencarian […]

expand_less