Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Fakta Dibalik OTT Kadis PMD Mamuju Jalaluddin Duka

Fakta Dibalik OTT Kadis PMD Mamuju Jalaluddin Duka

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Mamuju, Jalaluddin Duka, oleh Subdit III Tipidkor Dirkrimsus Polda Sulbar pada Rabu 3 Januari 2023, memunculkan sejumlah fakta.

1. Transaksi dugaan suap fee proyek di rumahnya

Transaksi dugaan suap fee proyek dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023 di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mamuju (Disdikpora). Itu melibatkan eks Kadis Pendidikan Jalaluddin Duka (JD) bersama seorang kontraktor bernama Alex (AL).

AL menemui JD di Rumahnya di di Jl. Husni Thamrin, Lorong Puskesmas Binanga, Mamuju, dengan menyetor uang Rp 20 juta dugaan fee proyek pembangunan SD Kakullasan, di Kecamatan Tommo, dengan nilai pagu Rp 483 juta.

“Pada hari Rabu 03 Januari, bertempat di kediaman pribadi JD (Eks Kadis Disdikpora Mamuju)  terjadi tindak pidana penyerahan uang (Suap Menyuap) sehingga dilakukan tangkap tangan oleh Penyidik Subdit III Tipidkor,” kata Kasubdit III Tipidkor Dirkrimsus Polda Sulbar, AKBP Hengky, Jumat (05/01/2024).

2. Penyidik Sita uang Rp 65 Juta

Dari tangan Jalaluddin Duka, polisi berhasil mengamankan uang senilai Rp 65 juta dugaan hasil suap fee proyek dari AL.

Uang tersebut masing-masing Rp 20 juta tertangkap tangan saat akan diserahkan pada JD, sementara Rp 45 juta telah disetor AL pada JD sebelumnya dari Mei hingga Agustus 2022. Uang tersebut diamankan di Rumah Jalaluddin Duka.

“Jadi Rp 20 juta tertangkap tangan saat akan transaksi, sementara Rp 45 juta lainnya sudah disetor sejak Mei 2022 lalu. Jadi total penyerahan uang pada JD sebesar Rp 65 juta,” kata Kasubdit III Tipidkor Dirkrimsus Polda Sulbar, AKBP Hengky.

3. AL akan Setor 17 Persen Fee Proyek SD Kakullasan

Berdasarkan hasil penyidikan Subdit III Tipikor Polda Sulbar, kontraktor AL rencananya akan menyerahkan uang fee proyek SD Kakullasan sebesar 17 persen dari total pagu Rp 483 juta.

Namun saat terjaring OTT, AL baru menyerahkan total Rp 65 juta uang kepada JD.

“Jadi dari hasil penyidikan kemarin, JD akan menerima suap fee proyek sebesar 17 persen. Namun baru Rp 65 juta yang disetor oleh AL,” ungkap AKBP Hengky.

4. Kantor Disdikpora Mamuju di Geledah

Setelah OTT pada eks Kadis Disdikpora Mamuju, Jalaluddin Duka, penyidik Subdit III Tipidkor Polda Sulbar langsung melakukan penggeledahan di Kantor sementara Disdikpora Mamuju, pada Jumat (05/1/2024).

Selama tiga jam digeledah, Penyidik berhasil mengamankan puluhan dokumen, 2 Komputer, dan 1 Unit Smartphone jenis Iphone.

 

“Hari ini kita lakukan penggeledahan di semua ruangan atau satu kantor Disdikpora terkait OTT eks Kadis Disdikpora Mamuju,” kata Kanit Subdit III Tipidkor Dirkrimsus Polda Sulbar, AKP Deni Cahyadi.

5. Jalaluddin Duka dan Alex Tersangka

Pasca OTT, Polisi menetapkan eks Kadis Disdikpora Mamuju, Jalaluddin Duka (penerima suap) dan kontraktor Alex (pemberi suap) jadi tersangka. Keduanya kini telah ditahan di Polda Sulbar.

Para Tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf A dan B, pasal 11 dan pasal 5 ayat 1 dan 2 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kita tetapkan keduanya jadi tersangka,” Kata Kapolda Sulbar, Irjen Pol R. Adang Ginanjar saat dijumpai awak media.

6. Jalaluddin Duka Mantan Kadis Disdikpora Mamuju

Jalaluddin Duka merupakan mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju. Dia menjabat sejak 30 September 2021 lalu dan dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mamuju, 06 November 2023 lalu.

Dugaan tindak pidana korupsi suap menyuap itu, disinyalir terjadi saat Jalaluddin Duka sedang menjabat sebagai Kadis Disdikpora Mamuju.

“JD merupakan eks Kadis Disdikpora Mamuju sampai 2023, dan sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas PMD Mamuju,” ungkap AKBP Hengky.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Kapolri CUP 2024 di Makassar

    Tekuk Bali 3-0, Tim Voli Putri Polda Sulbar Melaju ke Babak 16 Besar di Kapolri Cup 2024 Zona 8

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Tim bola voli putri Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan diri melaju ke 16 besar turnamen Voli Kapolri cup 2024. Kepastian itu setelah tim voli putri Sulbar berhasil menekuk tim voli putri Polda Bali dengan skor 3-0 di Gelanggang Olahraga Universitas Hasanuddin (GOR Unhas), Makassar, Jumat, (23/8/2024) siang. Tim voli putri Polda Sulbar berhasil […]

  • Tax Holida HIPMI Sulbar

    Gubernur Suhardi Duka Janjikan Tax Holiday 5 Tahun untuk Pengusaha Muda HIPMI Sulbar

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memberikan janji istimewa bagi pengusaha muda. Dalam pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulbar masa bakti 2025–2028, ia menyatakan siap memberikan tax holiday atau pembebasan pajak selama lima tahun bagi pengusaha muda yang bergerak di sektor strategis. Acara pelantikan berlangsung meriah di Ballroom […]

  • Dewan Ingatkan Pemprov Sulbar Tak Mutasi Pejabat Hingga Pembahasan APBD 2024 Rampung

    Dewan Ingatkan Pemprov Sulbar Tak Mutasi Pejabat Hingga Pembahasan APBD 2024 Rampung

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Barat, Hatta Kainang, minta Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak lakukan mutasi pejabat dalam masa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pokok 2024. Menurut politisi Nasdem ini, pergeseran pejabat justru akan mempengaruhi kinerja pembahasan yang sedang berlangsung di Dewan. “Sebenarnya kita berharap mutasi dapat menyegarkan OPD-OPD tetapi […]

  • Kantor Desa Tanambuah disegel

    Segel Kantor Desa, Warga Tanambuah Sebut Kades Korupsi Hingga Salah Gunakan Jabatan

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 161
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekira 200 orang masyarakat di Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berunjuk rasa dan menyegel Kantor Desa, Kamis (18/4/2024). Menurut Koordinator Aksi, Firka, hal itu dilakukan buntut kekecewaan warga atas kepemimpinan Kepala Desa, Muh. Nasrullah, semenjak menjabat dua tahun silam. Firka menyebut, sejak Kepala Desa menjabat, berbagai permasalahan bermunculan, termasuk […]

  • Muhammad Dosen Unsulbar

    Akademisi Unsulbar: Pemisahan Pemilu dan Pilkada Dorong Demokrasi Lebih Sehat

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 213
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang menyatakan penyelenggaraan Pemilu nasional dan Pemilu daerah digelar terpisah mulai 2029, mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi di Sulawesi Barat. Dosen Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Muhammad, menilai pemisahan tersebut merupakan kabar baik bagi masa depan demokrasi Indonesia, khususnya dalam konteks efisiensi kerja penyelenggara pemilu […]

  • Penghinaan Gelar Uwe Mamuju

    Kasus Dugaan Penghinaan Gelar Uwe di Mamuju Berlanjut, Polda Sulbar Periksa Terlapor

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe’” di Mamuju berlanjut. Terbaru Polda Sulawesi Barat (Sulbar) telah memeriksa empat (4) orang dalam kasus tersebut. Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan masing-masing yang diperiksa itu yakni Pelapor, Akriadi serta dua orang saksi dari tokoh masyarakat yakni Almalik Pababari dan Andi Sandi Achmad […]

expand_less