Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pemkab Mamasa Didesak Tindaki SDN 007 Botteng, Guru Sering Absen Buat Belajar Mandek

Pemkab Mamasa Didesak Tindaki SDN 007 Botteng, Guru Sering Absen Buat Belajar Mandek

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, Mekora.id – Aktivitas belajar mengajar di SDN 007 Botteng, Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, kembali menjadi sorotan. Proses belajar siswa dilaporkan berulang kali mandek akibat tidak hadirnya guru di sekolah tersebut.

Sejumlah orang tua siswa menyebut praktik “libur” di luar kalender akademik bukan kejadian baru. Sekolah disebut kerap tidak beroperasi dengan alasan tenaga pengajar tidak berada di tempat.

“Sudah sering tidak ada guru. Anak-anak kami jalan kaki jauh, tapi sampai di sekolah kosong,” ujar salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Bagi siswa di wilayah tersebut, bersekolah membutuhkan perjuangan fisik karena harus menempuh jarak cukup jauh dengan berjalan kaki. Kondisi sekolah yang kosong bukan hanya mengecewakan, tetapi juga berpotensi merusak motivasi belajar anak.

Potensi Pelanggaran Disiplin ASN
Ketidakhadiran guru secara berulang memunculkan pertanyaan serius soal disiplin aparatur sipil negara (ASN). Guru berstatus ASN terikat kewajiban jam kerja, kehadiran, serta tanggung jawab pelayanan publik di sektor pendidikan.

Apabila ketidakhadiran terjadi tanpa alasan yang sah, kondisi ini berpotensi masuk kategori pelanggaran disiplin ASN yang seharusnya ditindak melalui mekanisme pembinaan, evaluasi, hingga sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa terkait pemeriksaan absensi, evaluasi kinerja, maupun langkah pembinaan terhadap guru di SDN 007 Botteng.

Lemahnya Kontrol Birokrasi?
Pemerhati Pendidikan Kabupaten Mamasa, Stenly Gadion Buntukareang, menilai persoalan tersebut mencerminkan lemahnya kontrol birokrasi dalam pengawasan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil menimbulkan masalah seirus seperti di SDN 007 Botteng.

“Ini bukan sekadar soal guru tidak masuk. Ini soal sistem pengawasan. Kalau kejadian berulang dan tidak ada evaluasi terbuka, berarti ada yang tidak berjalan dalam mekanisme pembinaan ASN,” tegasnya.

Ia mendesak Bupati Mamasa dan Dinas Pendidikan segera melakukan audit kehadiran, memeriksa absensi guru secara menyeluruh, serta menyampaikan hasilnya secara transparan kepada publik.

Menurutnya, fakta bahwa SDN 007 Botteng kembali viral dengan persoalan yang sama memperkuat dugaan adanya pembiaran administratif.

“Kalau tidak ada sanksi tegas, ini bisa menjadi contoh buruk. Disiplin ASN tidak bisa ditawar, apalagi menyangkut hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan,” ujarnya.

Wilayah Terpencil Bukan Alasan
Stenly juga mengingatkan bahwa faktor geografis tidak dapat dijadikan alasan permanen atas buruknya layanan pendidikan. Justru di wilayah dengan akses terbatas, pengawasan seharusnya lebih ketat karena kontrol sosial dari masyarakat relatif lebih lemah.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa belum memberikan pernyataan resmi terkait evaluasi maupun langkah penanganan terhadap SDN 007 Botteng. Upaya konfirmasi kepada kepala sekolah juga belum membuahkan hasil.

Mekora.id akan terus melakukan penelusuran guna memastikan apakah telah ada pemeriksaan internal, pembinaan, atau sanksi terhadap tenaga pendidik yang diduga tidak menjalankan tugasnya secara optimal.

Kasus ini kini bukan sekadar tentang sekolah yang kosong, melainkan ujian atas komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin ASN serta menjamin hak pendidikan anak-anak di pelosok Mamasa.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Mamuju ke MK

    Hasil Pilkada Mamuju Digugat Paslon Ado-Damris ke MK

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 186
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Hasil Pilkada Mamuju tahun 2024 yang baru saja di umumkan beberapa waktu lalu, digugat pasangan calon nomor urut 2 Ado Mas’ud dan H. Damris, ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Selasa, (10/12/2024). Kuasa Hukum Ado-Damri, Akriadi Pue Dollah, mengatakan permohonan sengketa Pilkada Mamuju 2024 itu tela di register ke MK dengan nomor registrasi […]

  • Pelatihan Jurnalistik UT Majene

    Tingkatkan Kapasitas, UT Majene Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik Bareng Mekora

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Universitas Terbuka (UT) Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pelatihan Jurnalistik untuk Mahasiswa di Topoyo, Mamuju Tengah, pada Kamis, (22/5/2025). Pelatihan jurnalistik yang berlangsung di gedung SMP Negeri 6 Topoyo itu, diikuti oleh 27 mahasiswa jurusan Administrasi Negera (Adm) khusus penerima KIP-K di Universitas Terbuka Majene. Perwakilan UT Majene, Fajar Rakasiwi, mengatakan pelatihan […]

  • Komisi II DPRD Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan Rapat RAPBD 2025

    Komisi II DPRD Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan Bahas RAPBD 2025, Ini Besarannya

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Kabupaten Mamuju melalui komisi II, melakukan pembahasan Rancangan APBD Pokok 2025 dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamuju, di ruang Paripurna, Selasa, (19/11/2024). Ketua Komisi II DPRD Mamuju, Asdar, mengatakan pagu anggaran yang ditawarkan oleh Dinas Ketahanan pangan melalui Rencana Kerja Anggaran (RKA) secara keseluruhan sebesar Rp. 2,8 miliar. “Dari angka Rp. […]

  • Tokoh Adat Balanipa

    Tokoh Adat Dukung Penuh Renacana Pemekaran Kabupaten Balanipa

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle mekora.id
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dukungan terhadap pembentukan Kabupaten Balanipa kembali ditegaskan oleh tokoh adat dan masyarakat dalam momentum Kongres Rakyat Balanipa Mandar yang digelar pada 2–4 April 2026 di Lekopadis, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Arayang Balanipa Mandar, H. Bau Arifin Malik, menyebut perjuangan pembentukan Kabupaten Balanipa bukan sekadar pemekaran wilayah, melainkan bagian dari upaya menjaga […]

  • Kantor DPRD Sulawesi Barat

    Gedung Baru DPRD Sulawesi Barat Diresmikan Pasca Rehabilitasi, Berikut Fasilitasnya

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 291
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Gedung baru DPRD Sulawesi Barat resmi diresmikan pada Senin (9/9/2024), setelah mengalami pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-gempa 2021. Gedung ini dirancang dengan spesifikasi tahan gempa hingga 7 magnitudo, memiliki luas 9.800 meter persegi, dan terdiri dari tiga lantai. Gedung baru DPRD Sulawesi Barat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk ruang paripurna, ruang […]

  • Polsek Tommo

    Tiga Karyawan Swasta di Tommo Diringkus Polisi Karena Sabu-sabu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta, diringkus Polisi atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/12/2023). Menurut Kapolsek Tommo, Ipda Kasmuddin Patma, ketiganya masing-masing Jhoni N (43), Sutomo (28), dan Haeril (35), berdomisili di Tommo. Ketiga pelaku itu ditangkap Polisi di Jalan Poros Tommo […]

expand_less