Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Ketua PKK Sulbar Minta Penanganan Stunting dan Kemiskinan Dimatangkan Jelang Aksi Terpadu

Ketua PKK Sulbar Minta Penanganan Stunting dan Kemiskinan Dimatangkan Jelang Aksi Terpadu

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Ny. Hj. Harsinah Suhardi, memimpin rapat koordinasi strategis terkait implementasi program terpadu penanganan dan pencegahan stunting serta kemiskinan di Sulbar. Rapat ini digelar di ruang pola mini Kantor BKKBN Perwakilan Sulbar, Senin, 4 Agustus 2025, dan turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Reski Murwanto, beserta jajaran lintas sektor.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari agenda besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menurunkan angka stunting dan menghapus kemiskinan ekstrem secara menyeluruh. Program terpadu ini akan mulai diimplementasikan secara aktif pada bulan September hingga Desember 2025 di seluruh wilayah provinsi.

Dalam sambutannya, Hj. Harsinah menegaskan pentingnya sinergi antar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TP PKK, BKKBN, hingga perangkat teknis di lapangan. Ia menyebut bahwa pendekatan kolaboratif adalah kunci untuk mewujudkan gerakan nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kita berjalan bersama-sama di sini antara PKK, BKKBN, dan semua sektor terkait untuk membicarakan strategi program ke depannya dalam percepatan penurunan angka stunting,” ujarnya.

Harsinah juga mengungkapkan refleksi pribadinya saat masih menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Mamuju. Menurutnya, pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh kreativitas dan keterlibatan langsung masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan program PAUD Siola sebagai praktik baik yang bisa direplikasi di tingkat provinsi.

“Saya ingin Posyandu menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak dan ibunya. Kita hias, kita buat meriah. Pemeriksaan rutin di Posyandu itu penting untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Dulu saya juga rutin membawa anak-anak saya ke Posyandu,” tuturnya penuh semangat.

Sementara itu, Kepala BKKBN Perwakilan Sulbar, Reski Murwanto, menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dan kolaborasi nyata di lapangan. Ia mengingatkan agar seluruh tim yang tergabung dalam gerakan PASTI PADU (Penanganan Stunting Terpadu) bisa bergerak cepat dan terkoordinasi, khususnya dalam pendampingan keluarga berisiko stunting serta penguatan edukasi gizi dan layanan kesehatan.

“Kami ingin data yang sudah terukur itu kita keroyok bersama. Jangan kita abai. Angka stunting baru yang muncul juga harus segera ditangani. Tahun ini kita harus kuatkan lagi, ini sebenarnya program lama yang harus kita hidupkan kembali,” tegasnya.

Rapat ini juga menjadi ajang konsolidasi lintas sektor untuk memetakan tantangan serta menyusun rencana aksi konkret yang akan diterapkan di semua kabupaten/kota di Sulbar. Fokus utamanya adalah memastikan semua intervensi berjalan secara efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan hingga ke tingkat keluarga.

Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan program ini mampu menurunkan angka stunting Sulawesi Barat yang masih tinggi, sekaligus mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem sebagai bagian dari komitmen nasional menuju pembangunan berkelanjutan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kopeang Mamuju ditandu 1.07 menit Play Button

    Pilu! Pasien di Kopeang Mamuju Ditandu 8 Jam, Warga Hadapi Jalan Rusak dan Sungai Deras

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Nasib pilu kembali dialami warga di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang warga bernama Naharuddin (50) terpaksa ditandu sejauh 21 kilometer menuju puskesmas terdekat akibat akses jalan rusak parah dan terisolasi. Menurut keterangan warga setempat, Rifaldi, peristiwa itu terjadi pada Jumat dini hari (31/10/2025). Naharuddin mengalami pendarahan hebat pada […]

  • Pria di Onang ditikam

    Breaking News : Pria di Onang Majene Tewas Ditikam Kades

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 77
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang pria di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), dikabarkan tewas bersimbah darah, setelah ditikam oleh Kepala Desa Onang, Minggu, (24/11/2024). Terkait kejadian itu, Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, saat dikonfirmasi sejumlah awak media membenarkan kejadian itu. “Benar pak (telah ada kejadian warga tewas ditikam di Desa Onang, […]

  • Dinkes Mamuju

    Dugaan Korupsi Senilai 2,5 Miliar di Dinkes Mamuju Sedang Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan korupsi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju sedang menyeruak, saat ini penyidik dari kepolisian sedang melakukan penyidikan pada dugaan mark up pengadaan alat antropometri  senilai Rp2,5 miliar. Alat antropometri merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur dan memantau berat badan, panjang badan, dan status gizi balita. Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol […]

  • Pasar murah di Mamuju

    Pasar Murah Jadi Program Andalan Pemprov Sulbar Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 101
    • 4Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gerakan pangan murah (GPM) secara konsisten rutin dilaksanakan Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar). Hal itu nampak saat pasar murah itu konsisten dilaksanakan setiap hari Senin, di Taman Karema Mamuju, pada, Senin, (5/8/2023). Menurut Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar, gerakan pangan murah itu secara konsisten terus dilaksanakan di enam kabupaten di Sulbar. Dalam gerakan […]

  • Sarinah Alin, Wakabid GMNI Polman

    GMNI Polman Desak Pelaku Kekerasan Seksual Perumpuan Diproses Hukum, Bukan Kekeluargaan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 98
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kasus kekerasan seksual di Polewali Mandar (Polman) kembali terjadi, kali ini menimpa seorang remaja perempuan berusia 16 tahun. Ironisnya, kasus ini dikabarkan tidak dibawa ke ranah hukum, melainkan akan diselesaikan secara kekeluargaan. Menanggapi hal tersebut, Sarinah Alin, Wakil Ketua Bidang Sarinah Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Polewali […]

  • Jamaah Haji Asal Mamuju Hilang di Tanah Suci

    Jamaah Haji Asal Mamuju Dilaporkan Hilang di Tanah Suci Sejak Juni 2024, Istri Tuntut Travel ALK

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 96
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang jamaah haji asal Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Kasman Mangguling dilaporkan sang istri Kasmawati, hilang sejak Juni 2024 saat menjalani ibadah haji di Arab Saudi. Menurut Kasmawati, suaminya, berangkat melalui Travel   dari Padang, Sumatera Barat, setelah membayar biaya sebesar Rp 100 juta pada salah leader yang ada di Mamuju, Sulbar. Kasman […]

expand_less