Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Wali Kota Bontang: Persatuan adalah Kunci Menjaga Kondusivitas Bontang

Wali Kota Bontang: Persatuan adalah Kunci Menjaga Kondusivitas Bontang

  • account_circle zul
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Pemerintah Kota Bontang menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Perkembangan Situasi dan Kondisi Terkini bersama Forkopimda, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen warga di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (1/9/2025).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika nasional yang kerap diwarnai gejolak. Menurutnya, Bontang memiliki modal keberagaman yang justru harus menjadi kekuatan pemersatu.

“Kota Bontang dibangun dari keberagaman, terdiri dari lebih 250 paguyuban. Kita harus jadi teladan persatuan dan gotong royong dengan semangat Besai Berintai,” tegasnya.

Rakor turut dihadiri Wakil Wali Kota Agus Haris, Sekda Aji Erlynawati, Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam, Kajari Philipus Siahaan, Kapolres AKBP Widho Anriano, Dandim 0908 Aryo Bagus Daryanto, Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bayu Adiwisuda, serta para kepala OPD, organisasi pemuda, PKK, dan instansi vertikal.

Dalam paparannya, Neni juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan, mulai dari jaringan gas rumah tangga terbanyak di Indonesia, penurunan angka stunting hingga 7 persen, peningkatan insentif bagi kader posyandu dan penggiat agama, hingga beasiswa melalui program “Bontang Pintar.”

Kajari Bontang menambahkan pentingnya sinergi pemerintah, masyarakat, dan TNI-Polri dalam menjaga kondusivitas. “Kejaksaan hadir untuk melayani, bukan menjadi musuh. Bahkan masyarakat bisa konsultasi hukum gratis lewat aplikasi Halo JPN,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bontang menekankan strategi pencegahan agar potensi unjuk rasa tidak berkembang menjadi konflik. Polres bersama TNI menyiapkan patroli gabungan, sistem peringatan dini, dan pendekatan dialogis.

Senada, Dandim 0908 menyatakan kesiapan 500 personel TNI untuk mendukung pengamanan. Ia juga mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai tanpa provokasi.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga Bontang tetap aman, nyaman, agamis, dan penuh cinta kasih, sekaligus melindungi dua objek vital nasional yang ada di kota ini.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video Amplop viral di Mamuju

    Video Amplop Berisi Uang dan Kartu Nama Paslon, Gegerkan Mamuju Jelang Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 7
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jelang pencoblosan Pilkada Mamuju 2024, sebuah video amplop berisi uang pecahan 100 ribu disertai kartu nama Pasangan Calon Bupati Mamuju muncul dan mengheboh warga di Mamuju, Pada, Selasa, (26/11/2024) pagi. Video berdurasi 22 detik memperlihatkan tiga orang laki-laki sedang diinterogasi oleh warga karena ketahuan membawa amplop putih berisi uang pecahan 100 ribu. […]

  • Andi Abdul Malik

    Andi Malik Ajak Petani di Kalukku Tertibkan Kelompok Tani demi Bantuan yang Tepat Sasaran

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 4
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Andi Malik, mengajak para petani di Kecamatan Kalukku untuk segera melakukan penataan struktur kelompok tani. Langkah ini dinilai penting agar proses penyaluran bantuan dari pemerintah pusat dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran. Hal itu disampaikan Andi Malik saat mendampingi Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Ambo […]

  • AST dapat rekom PAN

    Rekomendasi ke AST, PAN Ikut Sodorkan Kadernya di Pilkada Majene

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Menghadapi Pilkada Majene 2024, Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah mengeluarkan rekomendasi. Bupati petahana Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele (AST) jadi nama yang mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon bupati. Rekomendasi itu disebut Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW PAN Sulawesi Barat (Sulbar), Munandar Wijaya, telah diserahkan langsung kepada AST di Sekretariat DPD […]

  • Siluet Lelaki Kampung Meniti Karir ‘Seragam Cokelat’

    Siluet Lelaki Kampung Meniti Karir ‘Seragam Cokelat’

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Dua anak lelaki bersaudara dari kampung Salubua berjuang hidup hingga jadi polisi MAMUJU, Mekora.id – Warga kampung jauh itu membangun rumah di bawah kaki bukit. Di kampung itu nyaris tak ada daratan yang memadai untuk dijadikan pemukiman. Tapi meski seolah tersampir di lereng perbukitan, kini 50 Kepala Keluarga (KK) tetap hidup rukun, tenteram di antara […]

  • Pasien Ditandu di Kalumpang

    Awali 2026, Warga Kalumpang Terpaksa Tandu Pasien 30 Kilometer Akibat Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Buruknya infrastruktur jalan di pedalaman Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kembali berdampak pada keselamatan warga. Seorang warga Desa Lasa bernama Mince (25) terpaksa dievakuasi dengan cara ditandu sejauh 30 kilometer untuk mendapatkan layanan kesehatan akibat tidak tersedianya akses jalan yang layak. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/1/2026), warga sejak siang hingga […]

  • WALHI Sulbar

    Sampah Visual Caleg Menjadi Teror Untuk Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 5
    • 1Komentar

    Penulis : Asnawi Jabatan : Direktur Eksekutif Daerah WALHI Sulbar Pesta demokrasi atau pemilihan legislatif adalah momen penting dalam sistem demokrasi, warga negara memiliki kesempatan untuk memilih wakil mereka yang akan mengambil keputusan politik dan membuat undang-undang. Namun pemasangan baliho para calon legislatif (Caleg) menjadi sebuah paradoks, dimana para Caleg yang nantinya mengisi pemerintahan dalam […]

expand_less