Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Tarian Me’aju Sambut Pj Gubernur Bahtiar di Suku Bunggu

Tarian Me’aju Sambut Pj Gubernur Bahtiar di Suku Bunggu

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Menjelang akhir masa tugasnya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin mengunjungi komunitas Suku Bunggu di Dusun Kalimbamba, Desa Polewali, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (13/2/2025).

Kedatangan Bahtiar disambut hangat oleh warga dengan tarian adat Me’aju, di mana para penari mengayunkan parang ke udara sambil bergerak ritmis. Seorang tetua adat, Simon, memimpin penyambutan dengan memasangkan Siga, topi adat khas Suku Bunggu yang terbuat dari kulit kayu, sebagai simbol penghormatan.

“Saya sudah lama ingin datang ke sini. Saya penasaran ingin bertemu saudara-saudara kita di sini,” ujar Bahtiar di hadapan anak-anak Suku Bunggu yang duduk bersila, ditemani ibu-ibu mereka yang tersenyum riang.

Dalam pertemuan tersebut, Bahtiar menekankan pentingnya pengakuan Suku Bunggu sebagai Komunitas Adat Terpencil (KAT) agar mereka bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Pak Kadis, siapkan suratnya. Kita kirim ke kementerian, nanti saya tanda tangani,” tegasnya kepada jajaran pejabat yang hadir.

Selain itu, ia menyerahkan bantuan berupa beras, tempat tidur, dan mi instan, yang diterima langsung oleh Simon untuk dibagikan kepada warga. Tidak hanya itu, Bahtiar juga memberikan ratusan bibit pohon sukun, yang disambut antusias oleh masyarakat.

“Kami akan tanam pohon ini sebagai kenang-kenangan dari Bapak Gubernur,” ujar Simon haru.

Suku Bunggu merupakan kelompok masyarakat adat yang dahulu hidup nomaden di perbatasan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Mereka berasal dari Suku Kaili dan dikenal sebagai komunitas yang dulu tinggal di atas pohon. Kini, sebagian besar telah menetap dan berbaur dengan masyarakat umum.

Kedatangan Pj Gubernur tentu menjadi momen berharga bagi mereka.

“Terima kasih, Bapak Gubernur, sudah datang menemui kami. Semoga selalu sehat di Jakarta,” ujar Simon dengan penuh rasa syukur.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bahtiar sekali lagi menyampaikan harapannya agar Suku Bunggu bisa mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Mereka butuh dukungan. Kita harus berupaya agar mereka lebih diperhatikan,” tuturnya.

Warga pun mengantarnya dengan penuh rasa bangga. Kehadiran Bahtiar menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian dalam menjaga warisan leluhur dan menghadapi masa depan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga di Mamuju ditandu

    Dua Warga Sakit di Mamuju Terpaksa Ditandu Sejauh 18 Kilometer Akibat Minim Akses Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Jaena dan Juabedah, dua warga Desa Bela, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang sedang sakit terpaksa ditandu sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat. Hal itu lantaran jalan di desa itu terisolir dan tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi geografi yang berada dipegunungan membuat akses di Desa Bela menjadi terisolir dan sering […]

  • DPRD Sulbar terima Kunker DPRD Polman

    Pimpinan DPRD Sulbar Terima Konsultasi Anggota DPRD Kabupaten Polman

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, bersama Sekretaris Dewan (Sekwan), Muhammad Hamzih, dan Kabag Penganggaran dan Pengawasan, Irma Trisnawati menerima Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar di Kompleks Perkantoran Sekretariat DPRD Sulbar. Kamis, (22/8/2024). Kunjungan kerja Anggota DPRD Polewali Mandar (Polman) itu ke Kantor DPRD Sulawesi Barat, bertujuan untuk […]

  • Demo HMI Mamasa

    Demo di Kantor Bupati, HMI Mamasa Desak Dirut RSUD Kondosapata Dicopot

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamasa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamasa, Senin (23/12/2024). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Mamasa mencopot Direktur Utama RSUD Kondosapata yang dinilai tidak becus. Tuntutan ini berawal dari dugaan ketidaktransparan dalam pengelolaan anggaran alat kesehatan (alkes) di RSUD Kondosapata, yang […]

  • Jam kerja masyarakat Sulbar

    Pemprov Sulbar Akan Buat Program Jam Belajar Masyarakat Untuk Tingkatkan IPM

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemprov Sulbar mencanangkan program jam kerja masyarakat untuk mendorong minat belajar masyarakat Sulbar untuk meningkatkan IPM Sulbar. Program ini merupakan gagasan Pj Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, yang disampaikan sejak 2023 dan ditegaskan kembali kepada seluruh OPD pada Apel Pagi, Senin (16/02/2024). Untuk menjalankan program tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar […]

  • WNA China di deportasi Imigrasi Mamuju

    Tak Dilengkapi Dokumen Resmi ke Sulbar, 3 WNA China Dideportasi Imigrasi Mamuju

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju, mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) asal China setelah dinyatakan terbukti melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Deportasi dilakukan pada Rabu (30/4/2025) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Ketiga WNA China itu masing-masing berinisial ZZ, HZ, dan WZ, diamankan petugas saat tengah beraktivitas […]

  • Ijazah Palsu Pilkada Mamuju Tengah

    Dugaan Ijazah Palsu di Pilkada Mateng Menyeruak, Oknum KPU dan Bawaslu Diduga Joki

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 95
    • 3Komentar

    MATENG, Mekora.id – Dugaan pemufakatan jahat di Pilkada Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) tahun 2024 menyeruak. Hal itu setelah Aliansi Pemantau Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI) DPW Provinsi Sulawesi membongkar dugaan ijazah palsu yang diloloskan oknum KPU dan Bawaslu Mateng. Sekretaris APKAN DPW Sulbar, Bahtiar Salam, mengatakan dugaan pemufakatan jahat untuk meloloskan salah satu calon […]

expand_less