Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Suhardi Duka: Bangsa Akan Baik Jika Pemimpinnya Mencintai Rakyat dan Ulama Dekat dengan Umara

Suhardi Duka: Bangsa Akan Baik Jika Pemimpinnya Mencintai Rakyat dan Ulama Dekat dengan Umara

  • account_circle Beye
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka berbicara soal syarat sebuah bangsa bisa berdiri kuat. Ia menyebut, ada empat hal yang harus beres lebih dulu di dalamnya. Hal itu ia sampaikan saat mengisi kultum selepas salat Dzuhur berjamaah di Musholla Panca Daya, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, (19/02/2026).

Di hadapan para pimpinan OPD dan pegawai, Suhardi Duka menyampaikan pandangannya yang ia rangkum dari kebiasaan belajar dari bacaan karya para ilmuwan Islam. Salah satu yang ia sebut adalah Imam Al-Ghazali.

Menurutnya, ada empat pilar yang jadi penopang utama sebuah bangsa. Bukan sebuah teori semata, tapi itu adalah fondasi yang menentukan arah.

“Prasyarat bangsa itu atau negara itu baik minimal ada empat yang baik di dalamnya,” ucapnya.

Ia memulai dari pemimpin. Kata Suhardi Duka, nasib bangsa banyak ditentukan oleh siapa yang berdiri di pucuk kepemimpinan.

Pemimpin, lanjutnya, harus mencintai rakyatnya. Kasih sayang dan kepentingan publik tidak boleh lepas dari setiap keputusan.

“Kasih sayangnya pemimpin terhadap rakyat. Jadi memang di dalam satu berbangsa bernegara pemimpin menjadi sentra. Karena di sana sumber perubahan. Kalau pemimpinnya baik, Insya Allah baik bangsa itu,” tuturnya.

Ia lalu mengingatkan teladan Nabi Muhammad SAW. Di tengah kondisi masyarakat yang penuh keterbelakangan, Rasulullah mampu membangun tatanan sosial yang tertib dan damai.

Pilar kedua adalah kehadiran para ulama. Bagi Suhardi, kebijakan perlu ditopang oleh ilmu dan nasihat para ulama.

“Jadi selalu saya katakan antara umara dengan ulama itu harus dekat,” katanya.

Ia memberi contoh bagaimana Iran sebagai negara yang menempatkan ulama dalam struktur kepemimpinan dan menjadi salah satu negara yang kuat.

Masuk ke pilar ketiga, adalah pengusaha. Ia menyebut kelompok yang memiliki kemampuan ekonomi ikut menentukan keseimbangan sosial.

Jika pengusaha yang kuat secara ekonomi tidak peduli, ketimpangan bisa melebar dan memicu kecemburuan hingga kejahatan.

“Yang ketiga adalah dermawannya para pengusaha, kalau ditengah kaum komunitas masyarakat katakanlah Sulawesi Barat ini, orang-orang kayanya kikir semua, daerah itu tidak mendapatkan hidayah dari Allah SWT akan terjadi ketimpangan, karena ketimpangan menciptakan ketidakadilan dan kecemburuan, dengki dan lain sebagainya di situ Sumber sumber kejahatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengusaha juga punya tanggung jawab sosial. Kedekatan dengan pemimpin diperlukan agar sama-sama memberi kontribusi untuk daerah, tanpa ada kesepakatan yang merugikan masyarakat.

“Kalau para pengusaha zakatnya dia penuhi semua, kemudian dia bersedekah. Maka bangsa itu akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ucapnya.

Terakhir, ia menyebut soal hakim. Bagi Suhardi, keadilan adalah tiang berdirinya bangsa.

“Yang keempat adalah untuk tegaknya dan damainya dan berdirinya satu bangsa dan negara atau daerah. Pilar atau tiang keempat adalah adilnya para hakim,” ucapnya.

Ia mengingatkan, hukum tidak boleh diperjualbelikan. Jika itu terjadi, bangsa sedang tidak baik-baik saja.

“Kalau tidak ada penegakan hukum. Hukum bisa diperjual itu tanda bangsa itu masih rusak,” pungkasnya.

  • Penulis: Beye

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zudat Pamit sebagai Pj Gebernur Sulbar

    Zudan Arif Fakrulloh Pamit di Bumi Vovasanggayu

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, mekora.id – Menyusul masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Zudan Arif Fakrulloh, yang selesai, pada, Sabtu 12 Mei 2024 hari ini. Profesor hukum itu pun berpamitan pada masyarakat Sulbar di acara MTQ ke-10 di Bumi Vovasanggayu, Pasangkayu, Sabtu (11/5/2024) kemarin. Serayu membawa sambutan, Zudan pun mengatakan ucapan terima kasih atas pelaksanaan MTQ […]

  • Pangan di Sulbar

    Stok Pangan di Sulbar Terjaga Jelang Idul Fitri 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pemantauan ketersediaan/stok pangan di gudang Perum Bulog Mamuju, Kamis, (27/3/2025). Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin memastikan kecukupan bahan pangan strategis menjelang hari raya. “Terutama beras, gula, terigu, dan minyak yang ada di Bulog […]

  • Nelayan Hilang di Majene

    Dicara Hingga 178 Kilometer, Nelayan Hilang di Majene Tak Ditemukan Hingga Operasi SAR Ditutup

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Hingga operasi ditutup, korban bernama Muh. Rifai (32) belum juga ditemukan. Kepala Kantor Basarnas Mamuju, Mahmud Efendi, mengatakan Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal dengan menyisir wilayah laut […]

  • Ketua Cabang GMNI Polewali Mandar

    GMNI Polman Dukung Upaya Kejari Usut Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 70
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Polewali Mandar (Polman) mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Polman tahun anggaran 2025. Ketua GMNI Cabang Polman, Andi Baraq, menegaskan pihaknya mendukung penuh Kejari Polman dalam mengusut kasus ini. “Kami mengapresiasi langkah yang diambil Kejari […]

  • Bahtiar dan Dani Pomanto

    Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Bujuk Kota Makassar Jadi Sister City Untuk Mamuju

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 3Komentar

    MAKASSAR, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin sedang membujuk Kota Makassar untuk menjadi sister city dengan  ibu kota Sulbar, Mamuju. Hal itu ia utarakan langsung saat berjumpa dengan Walikota Makassar, Danny Pomanto, dalam sebuah acara di Kota Makassar, Kamis (23/5/2024) malam. Pj Bahtiar menyebut, Sulawesi Barat sebagai wilayah baru perlu membuka akses, […]

  • Media Meet Up LPS Sulampua di Mamuju, Sulawesi Barat.

    Edukasi Warga Sulbar, LPS Sulampua : Simpanan Bank Dijamin Hingga 2 Miliar

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id  – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) akhirnya hadir langsung di Mamuju, Sulawesi Barat, untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait keamanan simpanan perbankan. Dalam kunjungan tersebut, LPS mengundang sedikitnya 15 media massa sebagai mitra strategis penyebaran informasi kepada publik. Kegiatan yang digelar di Hotel Maleo, Rabu (11/2/2026) itu menjadi bagian […]

expand_less