Pesan Natal Oikumene Sulbar, Sekda Junda Dorong Keluarga Jadi Pilar Kedamaian Daerah
- account_circle mekora.id
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekda Sulbar, Junda Maulana, bakar lilin tamu kehormatan di perayaan Natal Oikumene Sulawesi Barat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, mendorong penguatan peran keluarga sebagai pilar utama terciptanya kedamaian dan harmoni di daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri perayaan Natal Oikumene yang digelar Forum Komunikasi Gereja-Gereja Mamuju, Kamis (8/1/2026).
Kehadiran Junda Maulana dalam kegiatan tersebut sekaligus mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Perayaan Natal Oikumene berlangsung khidmat di Aula Marannu, Polda Sulawesi Barat, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh-tokoh agama, serta jemaat dari berbagai denominasi gereja di Kabupaten Mamuju.
Usai kegiatan, Junda Maulana menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sulbar terhadap semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang terus dijaga di Sulawesi Barat.
“Malam ini saya mewakili Pak Gubernur menghadiri perayaan Natal Oikumene Forum Gereja-Gereja di Mamuju, Sulawesi Barat, yang dilaksanakan di Aula Marannu Polda Sulbar,” ujar Junda Maulana.
Ia mengungkapkan, perayaan Natal Oikumene tersebut sarat dengan pesan moral yang sejalan dengan tema Natal tahun ini, yakni Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. Menurutnya, tema tersebut memiliki makna mendalam dalam konteks kehidupan sosial saat ini.
Junda Maulana menilai penguatan institusi keluarga menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkarakter, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi saat ini.
“Seperti yang juga disampaikan Bapak Kapolda, di era sekarang memang dibutuhkan pembinaan keluarga yang lebih kuat. Banyak persoalan sosial bermula dari anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dan pembinaan di lingkungan keluarga,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan kasih sayang, perhatian, serta pembinaan karakter kepada anak-anak sebagai fondasi utama pembentukan generasi masa depan.
“Dari keluarga lahir kedamaian. Jika keluarga damai, maka akan tercipta kedamaian di Sulawesi Barat, bahkan di Indonesia secara umum,” tutur Junda Maulana.
Ia berharap momentum perayaan Natal Oikumene ini dapat semakin mempererat persaudaraan antarumat beragama, memperkuat nilai toleransi, serta mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan stabilitas daerah.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar