Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » NTP Sulbar November 2025 Anjlok 2,8 Persen, Picu Daya Beli Petani Tertekan

NTP Sulbar November 2025 Anjlok 2,8 Persen, Picu Daya Beli Petani Tertekan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat (Sulbar) turun signifikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Sulbar melemah dari 130,63 menjadi 126,96, atau turun 2,80 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal kuat melemahnya daya beli petani di tengah tekanan harga komoditas pertanian.

BPS menyebut, pelemahan NTP disebabkan oleh turunnya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 2,50 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) justru naik 0,31 persen. Kombinasi keduanya menekan kesejahteraan petani secara keseluruhan.

“Artinya, secara umum harga komoditi hasil pertanian dari bulan sebelumnya turun sedangkan harga barang-barang keperluan konsumsi dan produksi mengalami kenaikan. Akibatnya, perbandingan antara indeks harga yang diterima dengan indeks harga yang dibayar petani cenderung lebih rendah,” kata Plt Kepala BPS Sulbar, M. La’bi, Senin, (1/12/2025).

Perkebunan Jadi Penopang Terbesar Penurunan

Dari lima subsektor utama pertanian, sektor perkebunan rakyat (NTP-R) mengalami penurunan paling tajam, yakni 5,91 persen, dari 159,18 menjadi 149,81. Turunnya harga kelapa sawit, kelapa, kemiri, hingga lada/merica menjadi faktor dominan yang menyeret kinerja subsektor ini.

Selain sektor utama, tiga subsektor lainnya juga mencatat penurunan, yakni Hortikultura turun 0,05 persen, Peternakan turun 0,43 persen, dan Gabungan tanpa perikanan: turun 3,04 persen. Penurunan ini menunjukkan tekanan yang merata di sebagian besar komoditas hasil tani di Sulbar.

Tanaman Pangan dan Perikanan Jadi Penopang

Di tengah tren pelemahan, dua subsektor justru menunjukkan penguatan. Tanaman pangan naik 3,50 persen, dipicu oleh naiknya harga palawija seperti jagung, kacang tanah, dan ketela rambat. Sedangkan sektor Perikanan juga ikut terdongkrak naik 1,25 persen, terutama disumbang oleh perikanan tangkap yang tumbuh 1,72 persen.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Sulbar Kuartal II 2024

    Pertumbuhan Ekonomi Sulbar Kuartal II 2024 Melambat, IKK Turun ke 111 Poin  

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat (Sulbar) pada Kuartal II tahun 2024 melemah ke angkah 4,30 persen secara Year on Year (YoY) pada kuartal I sebesar 6,04 persen. Menurut catatan Bank Indonesia (BI), penurunan itu lebih rendah dibanding nasional sebesar 5,05% (YoY). Kepala Kantor Perwakilan BI Sulbar, Gunawan Purbowo menyebut, pelemahan ekonomi di kuartal […]

  • Abdul Halim, Wakil Ketua III DPRD Sulbar

    AKD DPRD Sulbar Terbentuk, Abdul Halim : Mari Bekerja Kolektif

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Ketua III DPRD Sulawesi Barat (Sulbar), Abdul Halim, menyambut baik terbentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang dilaksanakan, Selasa, (5/11/2024). Politikus PDI Perjuangan yang back to back jadi Wakil Ketua DPRD Sulbar itu berharap, agar seluruh komponen bekerja kolektif dan menjunjung tinggi kelembagaan dalam melaksanakan fungsi DPRD Sulbar. “Kita ingin semua bekerja […]

  • Gedung Radioterapi RSUD Regional Sulbar

    GMNI Mamuju Kecam Pembangunan Radioterapi RSUD Regional Sulbar Tidak ber AMDAL

    • calendar_month Minggu, 17 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 99
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pembangunan Gedung Bunker Radioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Provinsi Sulawesi Barat mendapat sorotan tajam dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju. Pasalnya menurut Ketua Cabang GMNI Mamuju, Adam Jauri, pembangunan gedung milik RSUD Regional Sulbar itu belum mengantongi ijin analisis dampak lingkungan (AMDAL) dari pihak DLHD. Padahal kata Adam, pembangunan […]

  • Mayat di Wisma Mamuju

    Diduga Over Dosis, Seorang Pria di Mamuju Tewas Didalam Kamar Wisma

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sesosok mayat pria ditemukan terbujur kaku didalam sebuah kamar wisma Sudirman di Jl. Emmy Saelan, kota Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (21/11/2023). Kejadian itu bermula saat seorang pegawai penginapan Sudirman bernama Sadri hendak mengingatkan korban soal waktu jam check out yang sudah tiba, sekitar pukul 12.30 WITA siang. Sesampainya di depan kamar 106 […]

  • Deklarasi Sutinah Suhardi Session2

    Session2 Deklarasikan Sutinah Suhardi Maju Kembali di Pilkada Mamuju 2024

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 134
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam “Session2” mendeklarasikan Sutinah Suhardi untuk kembali maju dalam Pilkada Mamuju 2024 mendatang. Paguyuban ini mendeklarasikan Bupati Mamuju, di Salah satu Warung Kopi di Kota Mamuju, Sabtu (2/12/2023) sore. Menurut ketua koordinasi Session2 Sutinah Suhardi, Ambol, deklarasi ini sengaja dilakukan tanggal 2 Desember bertepatan dengan pernyataan sikap untuk […]

  • Vonis OTT Kadis Mamuju

    Terdakwa Kasus OTT Eks Kadis Mamuju Divonis 12 Bulan Penjara

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Terdakwa kasus operasi tangkap tangan (OTT) suap fee proyek eks kepala dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Mamuju, Jalaluddin Duka, divonis 12 bulan penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju. Selain Eks Kadis Pendidikan Mamuju, terdakwa pemberi suap fee proyek rehabilitasi gedung sekolah dasar (SD), Alex,  turut dituntut […]

expand_less