Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Bupati Mamuju Ungkap Sejumlah Tantangan di Seminar Pendidikan

Bupati Mamuju Ungkap Sejumlah Tantangan di Seminar Pendidikan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menghadiri seminar pendidikan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, di Aula Kantor Bupati Mamuju, di Jl, Soekarno Hatta, pada, Sabtu, (4/5/2024).

Dalam sambutannya, Sutinah membahas sejumlah tantangan yang dihadapi di era pendidikan saat ini, khususnya di era kurikulum merdeka yang baru saja diterapkan.

Sutinah mengatakan, sangat penting untuk di era saat ini untuk menunjukkan invasi, bukan hanya seremonial. Hal itu dimaksudkan agar kemajuan dunia pendidikan di Mamuju dapat bersaing dengan wilayah lain yang lebih dulu maju.

“Di era Kurikulum Merdeka ini siapkah kita untuk bersaing dengan daerah lain yang telah lebih dulu maju?, Inovasi apa yang telah kita lakukan untuk dapat menunjukkan semangat kompetitif dalam pembangunan pendidikan?” kata Sutinah di hadapan ratusan guru dan kepala sekolah peserta seminar.

Pertanyaan itu, disebut Sutinah sebagai ajang mengoreksi diri untuk terus mengupgrade kompetensi dan kemampuan agar dapat beradaptasi dengan kemajuan dan perubahan kurikulum yang ada.

“Harus diakui kita masih kurang inovatif, oleh sebab itu kita semua perlu untuk terus meng-upgrade kompetensi dan kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan kemajuan dan perubahan kurikulum yang begitu cepat. Jangan sampai ada dari kita siswanya lebih pintar dari pada gurunya, semoga tidak demikian.” harap Sutinah.

Pimpinan daerah berlatar sarjana hukum ini, mengharapkan keseriusan para tenaga pendidik dalam mengembangkan kemampuan sebab pemerintah dinilai telah sangat akomodatif dan mendukung penuh sektor ini sebagai salah satu prioritas pembangunan.

Bahkan berdasarkan mandatory spending (pengalokasian anggaran yang telah diatur undang-undang) sektor pendidikan mendapat “jatah” 20 persen dari total APBD untuk tingkat daerah. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Mamuju juga sangat konsen dalam membangun sektor pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi yang lebih maju, papar Sutinah.

Terlepas dari itu, ia mengaku akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja para kepala sekolah, sehingga seleksi alam akan tetap ia terapkan dengan melakukan pergantian terhadap mereka yang dinilai tidak produktif.

Turut hadir sebagai pemateri dalam seminar sehari tersebut, Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum PSD, Media dan Evaluasi Pembelajaran LP2MP Universitas Negeri Makassar, Dr. Arnida, S.Pd., M.Si, serta Sekretaris Dinas Pendidikan, Saharuddin, S.Pd., M.Pd.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • AIM di Campalagian

    AIM Tegaskan Isu Pengalihan Suara sebagai Strategi Kotor Pesaing di Pilgub Sulbar

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 23
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Ibrahim Masdar (AIM) menepis isu yang mengarah kepadanya soal pengalihan suara terhadap kakaknya yang juga maju di Pilkada Sulbar 2024. Hal tersebut ditegaskan AIM, saat salah seorang tim pemenangannya menanyakan hal itu kepadanya diselah-selah kampanye yang dilaksanakan di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar […]

  • Pelaku penikaman di Bonehau

    Dua Pelaku Penikaman di Bonehau Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dua pelaku penikaman di Bonehau berinisial E dan R ditangkap polisi setelah dua hari buron, hal itu diungkapkan oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, saat dijumpai wartawan di Kantornya, Selasa, (25/6/2024). Menurut keterangan polisi, dua pelaku penikaman terhadap korban Yoge (23) di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat […]

  • Debat Pilgub Sulbar

    Debat Melempem, Pengamat Politik Nilai Para Kandidat Miskin Data

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 39
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Jalannya debat perdana Pilgub Sulbar dinilai kurang memuaskan. Masing-masing Paslon terkesan bermain aman. Adu ide dan gagasan yang diharapkan publik, masih jauh panggang dari api. Hal itu juga dibenarkan, Pengamat Politik Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad. Ia mengkritik para kandidat calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, pada debat perdana kemarin. Menurut Dosen […]

  • RTRW Sulbar

    DPRD dan Pemprov Akan Revisi Perda RTRW Sulbar

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) dan Pemprov Sulbar berencana akan merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal itu setelah dua lembaga tersebut sepakat untuk membentuk panitia khusus (Pansus). Kamis (14/03/2024). Dalam rapat Pansus yang dilaksanakan di ruang komisi II, DPRD Sulbar dan Pemprov Sulbar menyepakati akan melakukan studi banding […]

  • Coffee night KPU Mamuju

    3 Hari Jelang Pencoblosan, KPU Mamuju Sebut Kesiapan 90 Persen

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tiga (3) hari menjelang pencoblosan Pilkada serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju bersih-bersih Alat Peraga Kampanye (APK). KPU juga mulai menyalurkan Logistik ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu disampaikan oleh Komisioner KPU Mamuju, Ibnu Imat Totori, pada Coffee Night bersama Media dalam rangka kesiapan Pilkada serentak Tahun 2024, di […]

  • Debitur BNI Mamuju Hj Soada

    Agunan 7,5 Hektar Melayang, Debitur BNI Mamuju Mengaku Dirugikan

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang debitur BNI di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Hj. Saoda Gangka, mengaku tertipu dengan pihak Bank, setelah agunannya dilelang akibat dijadikan debitur macet. Menurut Hj. Saoda, peristiwa itu bermula saat dirinya di tahun 2008 lalu melakukan sampung pinjaman baru sebesar Rp 4,5 miliar dari pihak BNI Mamuju. Namun setelah membayar angsuran […]

expand_less