Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Begini Klarifikasi Warga Ulumanda Usai Dilapor Atas Dugaan Penganiayaan

Begini Klarifikasi Warga Ulumanda Usai Dilapor Atas Dugaan Penganiayaan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Note : Hak jawab ini kami berikan untuk memenuhi kode etik jurnalistik

MAMUJU, mekora.id – Setelah dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan, terlapor Ruslan alias RS mengklarifikasi berita yang sebelumnya diterbitkan oleh Mekora.id dengan judul “Pria di Ulumanda Dianiaya Cuma Karena Tanyakan Kepindahan Anaknya Sekolah” pada, Rabu, 31 Juli 2024.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Redaksi Mekora.id, Ruslan alias RS warga Dusun Batannato, Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, menerangkan, bahwa benar telah terjadi perkelahian antara dirinya dan pelapor Aras.

Namun Ruslan membantah jika dia melakukan penganiayaan, melainkan keduanya terlibat saling baku pukul saat kejadian itu.

“Bahwa benar telah terjadi perkelahian dengan saudara aras, tetapi narasi berita yang mengatakan saya menghajarnya itu kurang tepat. Karena kami saling melayangkan pukulan,” kata Ruslan dalam keterangan tertulis yang dikirim ke Redaksi Mekora.id, Kamis, (1/8/2024).

Dari perkelahian itu, masing-masing antara Ruslan dan Aras saling mengalami luka. Menurut keterangan yang dikirimkan Ruslan, dia menderita luka pada bibir saat peristiwa itu terjadi.

“Kami saling berbalas pukulan, bukan hanya saya yang menghajar saudara aras,” ungkapnya.

Menurut Ruslan, saat ini, situasi di Desa Popenga setelah kejadian tersebut sedang dilakukan upaya persuasif antara pihak keluarga dan pihak kepolisian.

“untuk sementara kami melalui tokoh adat dan pemerintah sedang berkomunikasi dengan pihak polres untuk memohon mediasi ke pelapor,” tutupnya.

Sebelumnya, mekora.id telah menerbitkan berita terkait pelaporan seorang warga di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, yang melaporkan terduga pelaku Ruslan telah melakukan penganiayaan terhadapnya secara tib-tiba.

Data dalam berita tersebut merupakan keterangan tertulis yang diterima redaksi Mekora.id dari kuasa hukum pelapor atas nama Ahmad Udin, S.H.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Tommo

    Tiga Karyawan Swasta di Tommo Diringkus Polisi Karena Sabu-sabu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 69
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta, diringkus Polisi atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/12/2023). Menurut Kapolsek Tommo, Ipda Kasmuddin Patma, ketiganya masing-masing Jhoni N (43), Sutomo (28), dan Haeril (35), berdomisili di Tommo. Ketiga pelaku itu ditangkap Polisi di Jalan Poros Tommo […]

  • Pencarian penumpang lompat dari Kapal di Mamuju

    Pencarian Hari Pertama Kakek Lompat Dari Kapal Balikpapan-Mamuju Nihil

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 160
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sehari setelah dinyatakan hilang, seorangn Kakek (69) penumpang yang lompat dari Kapal Motor (KM) Laskar Pelangi tujuan Balikpapan-Mamuju, belum ditemukan dalam pencarian yang dilakukan oleh Basarnas Mamuju, Sejak Pagi hingga sore tadi, Rabu, (9/10/2024). Komandan Tim Rescue Basarnas Mamuju, Devis Weken, mengatakan pencarian dilakukan ke arah Barat laut Pelabuhan Ferry, Simboro, Mamuju. […]

  • Gubernur Sulbar Datangi KPK, Sebut 5 Poin Upaya Pencegahan Korupsi Dilakukan

    Gubernur Sulbar Datangi KPK, Sebut 5 Poin Upaya Pencegahan Korupsi Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama jajarannya melakukan kordinasi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indoneisa Kamis (7/8/2025). Turut, mendampingi Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, Bupati Polman Syamsul Mahmud, Buati Majene Andi Sukri Tammalele, Bupati Mateng Arsal Aras, Bupati Mamasa Welem Sambolangi, dan Wakil Bupati Pasangkayu Herny Agus. Termasuk, Kepala Inspektorat Sulbar […]

  • Truk terguling di Kumaka

    Mobil Truk Bermuatan Batubara Terjun ke Jurang 30 Meter di Penurunan Kumaka

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 70
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebuah mobil truk bermuatan batubara terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di Jalan Trans Sulawesi di Dusun Kumaka, Desa Uhaimate, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada, Rabu, (19/6/2024) siang. Menurut keterangan Kanit Laka Polresta Mamuju, Ipda Ahmad, sebelum mengalami kecelakaan di Kumaka, mobil dam truk itu sebelumnya bergerak dari arah […]

  • Wali Kota Neni Moerniaeni Tinjau Pelabuhan Loktuan, Targetkan Jadi Pusat Ekonomi Baru Bontang

    Wali Kota Neni Moerniaeni Tinjau Pelabuhan Loktuan, Targetkan Jadi Pusat Ekonomi Baru Bontang

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, turun langsung meninjau Pelabuhan Loktuan bersama jajaran pemerintah kota, Rabu (13/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti kondisi fasilitas pelabuhan, gedung terminal, hingga sarana pendukung lain yang masih perlu optimalisasi. Turut mendampingi Kepala KSOP Bontang Kristina Anthon, Direktur PT Laut Bontang Bersinar (LBB) Haryadi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lukman, […]

  • Mahasiswa ke Istana Presiden

    GMNI Bersama Cipayung Plus Temui Pihak Istana Sampaikan Tuntutan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bersama mahasiswa Cipayung Plus dan aliansi BEM beraudiensi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/9/2025) malam. Ketua Umum GMNI, Muhammad Risyad Fahlefi, mengatakan kehadiran mahasiswa Cipayung Plus untuk menindaklanjuti tuntutan yang sehari sebelumnya telah disampaikan kepada Pimpinan DPR RI. “Kami kawan-kawan […]

expand_less