GMNI Mamuju : Penempatan Arena Kejurnas Dayung 2024 di Jalan Arteri Tak Layak
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
- comment 5 komentar
- print Cetak

Ketua GMNI Mamuju, Adam Jauri. (Foto : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, mekara.id -Pelaksanaan Kejuaran Nasional (Kejurnas) Dayung tingkat pelajar 2024, yang sedang berlangsung di teluk Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), dapatkan sorotan.
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju menilai, Arena pelaksanaan Kejurnas Dayung 2024 yang ditempatkan di Jl. Arteri, tidak strategis dan mengganggu kepentingan publik. Pasalnya jalan Arteri merupakan jalan bebas hambatan dan menjadi poros trans Sulawesi.
“Penempatan arena dengan kegiatan sekelas Kejurnas ini sungguh tidak layak di tempatkan di jalan umum. Pemprov Sulbar benar-benar tidak siap melaksanakan event nasional itu. Ini juga jadi kritik agar pembangunan dan penataan tidak mengesampingkan ruang publik. Agar kita tidak mempermalukan diri sendiri jika melaksanakan event-event besar nantinya,” kata Ketua GMNI Mamuju, Adam Jauri, Rabu, (26/6/2024).
Selain menyoroti Arena Kejurnas Dayung 2024, Ketua GMNI Mamuju, Adam Jauri, juga mengatakan, Pemprov Sulbar gagal memanfaatkan event nasional untuk mempromosikan kebudayaan lokal. Menurut Adam, harusnya pelaksanaan Kejurnas Dayung itu juga sekaligus menjadi ajak perkenalan perahu-perahu tradisional seperti Lopi Kulubelang dan Kappal Soppe’ dari Mamuju yang hampir punah.
“Harusnya jika Pemprov Sulbar siap, maka budaya-budaya lokal juga ikut diperkenalkan. Contohnya saja perahu tradisional Lopi Kulubelang dan Kappal Soppe’ yang sudah jarang ditemui di Mamuju. Ini sangat penting agar tidak punah ditekan jaman,” jelas Adam.
Untuk itu GMNI Mamuju berharap, pemerintah daerah lebih responsif dan tetap merawat budaya sebagai jati diri suatu daerah. Utamanya dalam mengembangkan kebudayaan yang hampir punah itu.
“Harapan kami Pemkab Mamuju dan Pemprov Sbar dapat terketuk pintu hatinya untuk mendengar, melihat, dan merasakan permasalahan ini,” ungkap Adam.
Kejurnas Dayung pelajar 2024 ini dimulai sejak 23 Juni dan dijadwalkan berakhir 27 Juni nanti. Setidaknya ada 20 Provinsi yang ikut dalam kejuaraan itu, dan dihadiri kurang lebih 300 orang atlet dan official.
- Penulis: mekora.id




Saluran Whatsapp
Google News
