Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pemkot Bontang Rumuskan Langkah Strategis Atasi DBD, Penyakit Menular, dan Limbah Medis

Pemkot Bontang Rumuskan Langkah Strategis Atasi DBD, Penyakit Menular, dan Limbah Medis

  • account_circle zul
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mekora.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bergerak cepat menanggapi isu-isu strategis di bidang kesehatan dan lingkungan. Rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Selasa (16/9/2025) di Ruang Rapat Kantor Wali Kota, menghasilkan sejumlah kebijakan penting terkait penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD), penyakit infeksi menular, serta pengelolaan limbah medis.

Rapat turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Direktur RSUD Taman Husada.

Dalam pemaparannya, Dinas Kesehatan menyebutkan kasus DBD saat ini belum memenuhi syarat Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun, Wali Kota menegaskan agar semua pihak tetap waspada.

“Walaupun tidak berstatus KLB, kita tidak boleh lengah. Langkah antisipasi harus diperkuat untuk melindungi masyarakat,” ujar Neni.

Ia menekankan bahwa Pemkot segera menindaklanjuti dengan fogging di daerah kasus tertinggi. Selain itu, peran juru pemantau jentik (jumantik) akan diperkuat.

“Kita tidak hanya mengandalkan fogging, tapi juga pemberdayaan masyarakat melalui jumantik. Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama,” tambahnya.

Upaya edukasi juga masuk agenda prioritas. Pemkot akan menggencarkan program Puskesmas Goes To School.

“Anak-anak harus menjadi agen perubahan. Kalau mereka sadar pentingnya menjaga kebersihan, itu akan menular ke keluarga,” kata Neni.

Terkait penyakit menular lain, pemerintah menargetkan pemeriksaan dini kepada 5.573 orang dari kelompok rawan sepanjang 2025.

“Pemeriksaan dini ini krusial untuk deteksi, percepatan pengobatan, dan memutus mata rantai penyebaran penyakit,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, menyangkut pengelolaan limbah medis, Wali Kota mengambil keputusan penting.

“Untuk sementara, insinerator di RSUD Taman Husada kita hentikan operasionalnya. Kita menunggu izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup terkait pengelolaan limbah B3. Keselamatan lingkungan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan instruksi agar setiap dinas menyusun langkah teknis secara detail dalam sepekan ke depan, termasuk laporan berkala untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.

  • Penulis: zul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa Sulbar

    Pemprov Sulbar Tegaskan Program Beasiswa Tak Terganggu Program Lain

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 61
    • 2Komentar

    Mamuju, Mekora.id — Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas urusan beasiswa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) membantah adanya pergeseran anggaran pada program beasiswa yang telah dianggarkan melalui APBD 2024. OPD tersebut adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar untuk siswa SD-SMA/sederajat dan guru non-PNS, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk ASN lingkup Pemprov […]

  • Mayat Bayi di Bebanga Kalukku

    Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Kebun Belakang Ponpes Bebanga Kalukku

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Suasana malam di Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, mendadak berubah setelah warga mendapat kabar adanya penemuan mayat bayi dalam di area kebun belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits, Lingkungan Gantungan, Sabtu (14/2/2026). Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar terkejut. Lokasi penemuan berada di sisi pagar belakang pondok pesantren, tepatnya di area perkebunan yang […]

  • Massa Aliansi Rakyat Sukbar Tolak Tambang Pasir, mendirikan posko dan tenda di Halaman Kantor Gubernur. (Foto : Sugiarto/Mekora.id)

    Tak Ditemui Gubernur Sulbar, Massa Aliansi Tolak Tambang Dirikan Tenda

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Massa dari Aliansi Rakyat Sulbar Tolak Tambang, yang menggelar unjuk rasa sejak, memilih bertahan dan membangun tenda di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, (5/5/2025). Koordinator Aksi, Sulkarnain, mengatakan mereka membangun tenda- tenda dikarenakan Gubernur yang hendak ditemui tidak berada di tempat. Ia menyebut mereka akan bertahan hingga Gubernur Suhardi Duka menemui massa […]

  • Pemuda Kakullasan dikeroyok

    7 Pemuda di Kakullasan Jadi Korban Pengeroyokan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tujuh pemuda Kakullasan jadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang yang diduga mabuk miras di malam pergantian tahun. Aksi pengeroyokan itu terjadi di depan Gereja Filadelfia, Lorong 2, Dusun Tamatiku, Desa Kakullasan, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Rabu, (1/1/2025) dini hari. Gio saksi mata menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi sesaat […]

  • Komisi IV DPRD Sulbar konsultasi ke Diknas Sulsel.

    Komisi IV DPRD Sulbar Konsultasi Formasi PPPK ke Dinas Pendidikan Sulsel

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 54
    • 2Komentar

    MAKASSAR, mekora.id – Komisi IV DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel), di Kota Makassar, untuk membahas formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bidang pendidikan, pada, Selasa, (21/5/2024). Kunjungan ini bertujuan disebut untuk memperoleh referensi terkait formasi PPPK yang berhasil diterapkan secara efektif di Sulawesi Selatan (Sulsel). […]

  • M. Khalil Qibran (Galih)

    Setelah Dilantik Jadi Anggota DPRD Sulbar, Galih : Kritik Saya Jika Salah, Dukung Saya Jika Benar

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 129
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah dilantik Anggota DPRD Sulawesi Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Mamuju, M. Khalil Qibran, menyatakan siap langsung bekerja dan turun lapangan untuk mendengar keluhan masyarakat. Kata Politikus muda yang akrab disapa Galih itu, hal ini dilakukan agar aspirasi masyarakat benar-benar bisa diserap. “Setelah pelantikan ini saya harus banyak turun ke […]

expand_less