JAKARTA, Mekora.id — Pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) menemui Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya membahas undangan kepada Wapres Gibran untuk menghadiri peringatan 100 tahun Injil masuk Tanah Kalumpang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober hingga 2 November 2026, tetapi juga menjadi kesempatan menyampaikan kondisi pembangunan dan berbagai persoalan akses pelayanan dasar yang masih dihadapi masyarakat Kalumpang.
Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB, Pdt. Mardi Tamandalan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bertemu langsung dengan Wakil Presiden sekaligus membawa aspirasi masyarakat Kalumpang kepada pemerintah pusat.
“Puji Tuhan kami bisa sampai ke Istana Negara RI dan berjumpa dengan Wapres. Selain mengundang beliau hadir dalam kegiatan ini, kami juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan kondisi Kalumpang yang sekarang sangat tertinggal dari segi pembangunan infrastruktur serta akses-akses lainnya,” ungkap Mardi.
Dalam pertemuan tersebut, GKSB menyoroti sejumlah persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan infrastruktur jalan yang menghubungkan Kecamatan Kalumpang dengan pusat pemerintahan kabupaten Mamuju, hingga akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena infrastruktur transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta kelancaran pelayanan publik. Sementara itu, keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan turut menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kalumpang.
Penyampaian aspirasi itu diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat dan mendorong adanya langkah konkret untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Kalumpang. Masyarakat di wilayah pedalaman, menurut aspirasi yang disampaikan GKSB, membutuhkan perhatian pembangunan yang lebih serius agar tidak terus tertinggal dibandingkan wilayah lainnya.
Undang Wapres Hadiri Seabad Injil Masuk Tanah Kalumpang
Selain menyampaikan aspirasi pembangunan, GKSB juga mengundang Wapres Gibran untuk menghadiri peringatan 100 tahun Injil masuk Tanah Kalumpang yang akan berlangsung pada 27 Oktober hingga 2 November 2026.
Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB, Pdt. Mardi Tamandalan, menyampaikan bahwa peringatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat toleransi, moderasi beragama, dan kerukunan antarumat beragama.
“GKSB mengusulkan agar Wapres dapat menyampaikan pidato mengenai moderasi beragama dan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” Tutur Mardi.
Mardi menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon sejalan dengan upaya menjaga lingkungan di tengah kondisi kekeringan dan musim kemarau berkepanjangan. GKSB sendiri memiliki program penanaman pohon buah-buahan sebagai bentuk keterlibatan gereja dalam pelestarian alam.
Selain itu, Mardi, mengungkapkan bahwa Wapres Gibran akan menjadwalkan waktu untuk hadir dalam kegiatan IMTK di Kalumpang.
“Pertemuan kemarin dengan Wapres, beliau mengatakan akan mengatur waktu untuk hadir,” Jelas Mardi kepada Mekora.id pada (23/10/2026).
Harapan Pemerataan Pembangunan
Bagi masyarakat Kalumpang, pertemuan tersebut menjadi salah satu upaya membawa persoalan daerah ke tingkat pemerintah pusat. Selain memiliki nilai historis dan keagamaan, peringatan seabad Injil di Tanah Kalumpang juga menjadi momentum untuk mengangkat persoalan sosial dan budaya masyarakat Kalumpang.
Aspirasi mengenai kondisi jalan, pendidikan, dan kesehatan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan dalam pertemuan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya.