Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » M. Khalil Qibran Disambut Antusias di Bonda, Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Minim Fasilitas Kesehatan

M. Khalil Qibran Disambut Antusias di Bonda, Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Minim Fasilitas Kesehatan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat, M. Khalil Qibran, S.H., mengawali agenda reses tahap kedua (II) masa persidangan ketiga (III) tahun 2025 dengan kunjungan kerja ke Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, pada Senin, 25 Mei 2025.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya legislatif dalam menjaring dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat, demi menciptakan pembangunan daerah yang lebih partisipatif dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Kehadiran politisi muda yang akrab disapa Bro Galih itu disambut antusias oleh masyarakat Desa Bonda. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, kepala desa dan perangkatnya, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta perwakilan dari kelompok tani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Dalam dialog yang berlangsung penuh keterbukaan, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian utama mereka. Beberapa di antaranya adalah kerusakan infrastruktur jalan desa yang menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil panen, perlunya peningkatan fasilitas kesehatan di tingkat desa, serta permintaan bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana rumah ibadah.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyoroti pentingnya dukungan konkret dari pemerintah terhadap sektor pertanian dan perikanan, yang selama ini menjadi sumber utama penghidupan mereka. Beberapa petani menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi dapat memfasilitasi akses terhadap alat pertanian modern, pupuk, serta pasar bagi hasil pertanian mereka. Sementara kelompok nelayan meminta bantuan peralatan tangkap dan pelatihan pengelolaan hasil laut.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, M. Khalil Qibran menyampaikan apresiasi atas keterbukaan warga dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa seluruh poin yang disampaikan akan menjadi bahan penting dalam pembahasan di tingkat legislatif provinsi.

“Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat, kawal, dan perjuangkan. Aspirasi masyarakat adalah panduan kami dalam mendorong kebijakan dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Bro Galih dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas tingkatan pemerintahan — dari desa hingga provinsi — dalam mempercepat realisasi pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada satu level pemerintahan saja, tetapi memerlukan koordinasi dan sinergi antarsemua pihak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan lokal, kegiatan reses ini diakhiri dengan doa bersama serta penyerahan bantuan untuk mendukung pelaksanaan lomba balap motor Taxi yang akan digelar oleh pemuda setempat usai acara reses. Langkah ini diapresiasi oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan kreatif dan rekreatif yang digagas oleh generasi muda di desa.

Melalui kegiatan seperti ini, Bro Galih berharap kehadiran wakil rakyat di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan semangat baru, sekaligus memperkuat ikatan antara DPRD dan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat desa.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani di Sulbar Keluhkan Pupuk langka

    Petani di Sulbar Keluhkan Pupuk Langka, Stok Sulit Didapatkan

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 230
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Fenomena pupuk langka, kini mulai terasa di Sulawesi Barat (Sulbar). Petani di  Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, mengeluhkan pupuk subsidi yang kini sulit di dapatkan. Padahal menurut salah satu petani di Kecamatan Kalukku, saat ini mereka membutuhkan pupuk untuk menunjang musim tanam yang sedang berjalan. “Pupuk saat ini benar-benar sulit di dapatkan, kondisi […]

  • RS TNI Punggawa Malolo Mamuju diresmikan

    RS TNI AD Punggawa Malolo Mamuju Diresmikan

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 194
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Rumah Sakit (RS) TNI AD Punggawa Malolo Mamuju di Jl. Ahmad Yani No.3 Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, diresmikan oleh Presiden Jokowi melalui zoom bersamaan dengan 20 RS TNI lainnya di Tanah Air, pada Senin (19/02/2024). Meski belum beroperasi untuk pelayanan publik, RS TNI AD Punggawa Malolo Mamuju dengan tipe tingkat III atau […]

  • Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    Bontang Masuk Penilaian Adipura, Neni Sebut Sanitary Landfill Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Mekora.id – Kota Bontang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan hidup. Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut jika Bontang telah berhasil mencuri perhatian sebagai salah satu kota yang telah menggunakan sistem sanitary landfill untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Jadi, kemarin kita (Bontang, red) dipanggil, ternyata sudah ada penilaian terhadap 10 kota, termasuk Bontang. Kami tidak tahu […]

  • Rapat Bappemperda DPRD Sulbar

    Bapemperda DPRD Sulbar Gelar Rapat Kajian dan Monitoring Persiapan Ranperda 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat kajian dan monitoring dalam rangka persiapan pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang telah ditetapkan dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025. Rapat berlangsung di ruang Komisi III DPRD Sulbar pada Senin, (17/2/2025). Rapat ini dipimpin oleh Ketua Bapemperda, Drs. H. […]

  • PLN Tebang Pohon Warga Mamuju

    Tebang Pohon Warga Tanpa Izin, Vendor PLN Dilapor ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 126
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Vendor PLN di Mamuju, Sulawesi Barat dilaporkan ke Polisi usia tebang pohon warga tanpa ijin. Seorang warga Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, bernama Asis (30) mendatangi kantor Polsek Kalukku untuk melaporkan pengrusakan tanaman miliknya, pada Rabu (11/10/2023). Kapolsek Kalukku, Iptu Djutson Betteng, mengatakan Asis melaporkan petugas vendor PLN yang menebang 1 […]

  • Transformasi Digital Diskominfo Sulbar

    Diskominfo Sulbar Kencangkan Transformasi Digital Untuk Perkuat Kepercayaan Publik

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui penguatan transformasi digital. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui pelaksanaan Rapat Konsolidasi Transformasi Dokumentasi dan Publikasi Digital yang digelar Diskominfo Sulbar di Hotel Maleo Town Square, Mamuju, pada Senin, (28/7/2025). Kegiatan ini secara resmi […]

expand_less