Sulbar Teken SPK Program Sawit 2026, Fokus Perkuat Infrastruktur Perkebunan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, menandatangani Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dukungan dana operasional Program Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Anggaran 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, Mekora.id – Pemprov Subar resmi teken Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) dukungan dana operasional Program Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Anggaran 2026.
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, di Hotel Salak The Heritage, Bogor, Selasa (3/3/2026).
SPK tersebut menjadi landasan hukum dalam pelaksanaan dukungan dana operasional untuk pengembangan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit pada tahun anggaran 2026.
Muh. Faizal Thamrin mengatakan, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program ini tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas, tetapi juga diharapkan berdampak pada peningkatan PDRB, kesejahteraan pekebun, serta penguatan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Sosialisasi tersebut digelar untuk mengoptimalkan pendanaan sektor perkebunan kelapa sawit melalui dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP).
Dalam kegiatan itu dijelaskan bahwa dukungan dana operasional tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur pendukung perkebunan, seperti pembangunan dan rehabilitasi jalan produksi, penyediaan alat dan mesin pertanian, serta sarana pendukung lainnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat daya saing sektor perkebunan kelapa sawit.
Program tersebut juga sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan semakin kuat dalam mendukung keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit nasional.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar