MAMUJU, Mekora.id – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Totok Suharyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Mamuju untuk menelusuri persoalan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Dalam sidak tersebut, Totok meninjau aktivitas pengisian BBM dan berdialog dengan pengemudi serta petugas SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penyaluran BBM di lapangan.
“Pemeriksaan langsung ini dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi di lapangan dan mencari sumber persoalan agar langkah penanganan dapat menyentuh akar masalah,” kata Totok Suharyanto, Selasa, (20/10/2026).
Bentuk Tim Terpadu
Totok juga menegaskan akan membentuk tim terpadu untuk menjalankan langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Pembentukan tim tersebut kata Totok, menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengawasan penyaluran BBM. Fokusnya adalah mencegah penyimpangan dan menindak setiap pelanggaran yang terbukti, baik oleh oknum spekulan maupun aparat kepolisian.
Menurutnya, status, jabatan, maupun institusi tidak boleh menjadi alasan untuk menghindari proses hukum. Setiap dugaan penyalahgunaan harus ditangani berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan.
“Apabila terdapat anggota Polri yang terlibat, proses penegakan hukum harus tetap berjalan tanpa perlakuan istimewa,” lanjutnya.
Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi
Pembentukan tim terpadu diarahkan untuk mencegah penyimpangan distribusi dan menindak pelanggaran yang terbukti, baik yang dilakukan oleh spekulan maupun oknum aparat.
“Pengawasan tersebut dinilai penting agar BBM subsidi dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan yang bertentangan dengan ketentuan.” ungkapnya.