Baru Sepekan 2026, Warga Kalumpang Dua Kali Tandu Orang Sakit Akibat Sulitnya Akses Kesehatan
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Warg sakit di Desa Siraun, Kalumpang ditandu warga lain.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id — Baru sepekan memasuki tahun 2026, warga di pelosok Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kembali harus menandu pasien sakit akibat buruknya akses jalan yang tidak dapat dilalui ambulans. Ini menjadi kali kedua peristiwa serupa terjadi dalam kurun waktu singkat.
Kejadian tersebut dialami Hartono (41), warga Desa Siraun, yang terpaksa ditandu oleh puluhan warga sejauh sekitar 16 kilometer menuju fasilitas kesehatan terdekat, Rabu (7/1/2026).
Buruknya infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalumpang membuat kendaraan roda empat, termasuk ambulans, tidak mampu menjangkau desa tersebut. Akibatnya, warga setempat harus bergotong royong melakukan evakuasi manual menggunakan tandu dan peralatan seadanya, menyusuri jalan sempit dengan medan berbukit.
Kondisi ini kerap menyulitkan warga, terutama saat terjadi situasi darurat. Minimnya infrastruktur dasar menyebabkan akses layanan kesehatan di Desa Siraun nyaris terputus, terlebih saat warga membutuhkan penanganan medis segera.
Kepala Desa Siraun, Hasan, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian yang terus berulang. Ia menuturkan bahwa setiap kali ada warga yang sakit, tidak ada pilihan lain selain menandu pasien menuju Puskesmas Karataun.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar