Sulbar Bersama Kemenkes Evaluasi Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi
- account_circle mekora.id
- calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Evaluasi dan pemantauan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) di Sulbar.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Kementerian Kesehatan RI melakukan evaluasi dan pemantauan pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) yang berjalan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan di Sulawesi Barat.
Evaluasi periode Februari 2026 tersebut dilaksanakan oleh Pemprov Sulbar melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), dan diikuti para dokter pendamping, pengelola wahana rumah sakit dan puskesmas, serta jajaran DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan berlangsung secara daring pada Jumat, (6/2/2026).
Program PIDI dan PIDGI menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, khususnya di wilayah Kabupaten Mamuju, Majene, dan Pasangkayu.
Di Kabupaten Mamuju, pelaksanaan PIDI berlangsung di RSUD Mamuju, Puskesmas Binanga, dan Puskesmas Kalumpang. Sebanyak delapan dokter internship dinyatakan tuntas dengan capaian kinerja sangat baik. Seluruh peserta memperoleh nilai A (90–100 persen) pada berbagai aspek penilaian, mulai dari laporan kasus, tindakan medis, hingga keterampilan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, di Kabupaten Majene, tujuh dokter internship yang bertugas di RSUD Majene dan Puskesmas Lembang juga berhasil menyelesaikan program dengan hasil optimal. Para peserta aktif dalam pelayanan pasien, presentasi kasus klinis, serta kegiatan promotif dan preventif di tengah masyarakat.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar