Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Pengendalian Inflasi Sulbar Jadi Sorotan dalam Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Turut Mengawal

Pengendalian Inflasi Sulbar Jadi Sorotan dalam Rakor TPID dan TP2DD, Inspektorat Turut Mengawal

  • account_circle Beye
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Inspektur Daerah Prov. Sulbar, M. Natsir didampingi inspektur pembantu Wilayah Khusus, Khairani dan  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) TPID dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tingkat Provinsi Sulbar, Jumat 29 Agustus 2025 di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tentang Pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2025.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Kepala BPS Sulawesi Barat, Perwakilan BPKP Sulawesi Barat, serta Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Sulbar yang tergabung dalam TPID dan TP2DD.

Rakor dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Farid Wajdi bersama Deputi Bank Indonesia Perwakilan Sulbar, Moh. Romadhon.

Rapat Koordinasi ini diselenggarakan dengan tujuan memperkuat komitmen bersama dalam percepatan transformasi ekonomi. Fokus utama diarahkan pada peningkatan produktivitas pertanian untuk ketahanan pangan, stabilisasi harga, serta penguatan digitalisasi keuangan daerah.

Rakor ini juga menjadi wujud komitmen dukungan pada Visi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, dengan fokus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah sinergi antarperangkat daerah dalam merumuskan langkah strategis guna mengantisipasi potensi inflasi dan mempercepat implementasi transaksi keuangan digital di lingkup pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia memaparkan bahwa inflasi Sulbar diproyeksikan tetap di bawah 3,5 persen hingga akhir tahun. Selain itu, capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Sulbar dinilai menggembirakan, meski pemanfaatan kanal digital seperti QRIS dan mobile banking masih terbatas, terutama untuk pembayaran pajak dan retribusi.

Menurut Dadjwi, diperlukan pendekatan humanis dan kreatif agar digitalisasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Sulbar.

Dalam struktur TPID, Inspektorat Daerah Provinsi Sulbar berperan sebagai APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) yang memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kebijakan pengendalian inflasi.

Inspektorat bertugas melakukan pengawasan, memberikan asistensi untuk mengidentifikasi masalah dan langkah pengendalian yang lebih efektif, memastikan koordinasi antar lembaga, serta melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan roadmap pengendalian inflasi daerah.

Inspektur Daerah Provinsi Sulbar, M. Natsir, menegaskan pentingnya peran Inspektorat dalam TPID.

“Sebagai APIP, kami memastikan setiap kebijakan dan langkah pengendalian inflasi dijalankan secara efektif, efisien, serta sesuai aturan. Inspektorat tidak hanya berperan mengawasi, tetapi juga memberikan asistensi dan memastikan sinergi antarperangkat daerah berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Harapannya, melalui kolaborasi yang solid, kita mampu menjaga stabilitas perekonomian Sulbar sekaligus mendorong digitalisasi sistem keuangan daerah demi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan Bank Indonesia dalam menjaga ketahanan ekonomi sekaligus mempercepat transformasi digital di Sulawesi Barat.

  • Penulis: Beye

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda di Mamuju pesta miras di kos

    6 Pemuda di Mamuju Ditangkap Polisi Karena Sering Buat Keributan dan Pesta Miras di Kos

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 68
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sejumlah pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) ditangkap polisi. Akibat meresahkan warga sekitar dengan sering menggelar pesta minuman keras (Miras) di salah satu rumah kos di Jl. Husni Thamrin, kota Mamuju, pada, Jumat, (28/6/2024) dini hari. Kapolsek Urban kota Mamuju, AKP Moh, Fauzi mengatakan, kelakukan para pemuda itu dilaporkan warga sekitar akibat resah dengan ulah mereka. Para pemuda […]

  • Demo Warga Karossa di Polda Sulbar

    21 Orang Penolak Tambang Pasir Dipanggil Polisi, Warga Karossa Tuntut Keadilan di Polda Sulbar

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan warga dari Kecamatan Karossa dan Kabupaten Mamuju Tengah dan Sarasa, Kabupaten Pasangkayu, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Jl. Aiptu Nurman, Kalubibing, Mamuju, pada Selasa, (18/3/2025) siang. Aksi ini dipicu oleh pemanggilan 21 warga yang menolak aktivitas tambang pasir. Mereka dilaporkan dan dituduh melakukan pengrusakan serta […]

  • Pramugari Palsu 1,32 Menit Play Button

    Perempuan Asal Palembang Nekat Jadi Pramugari Palsu Demi Kelabui Orang Tuanya

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 340
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id — Seorang perempuan berinisial KN (23) nekat terbang dari Palembang menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan mengenakan seragam pramugari Batik Air. Aksi tersebut bukan untuk bekerja, melainkan demi mempertahankan kebohongan kepada orangtuanya bahwa ia telah menjadi pramugari. Belakangan terungkap, KN sebelumnya sempat melamar sebagai pramugari di Batik Air, namun gagal lolos seleksi. Rasa malu membuatnya […]

  • Longsor di Mamasa

    14 Titik Longsor di Mamasa, Jalur Trans Mamuju-Mamasa Tertutup Total

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 103
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Jalan trans Mamuju-Mamasa dilaporkan masih dalam keadaan lumpuh setelah jalan di wilayah Kecamatan Mambi, Kecamatan Aralle dan Kecamatan Bambang dihantam longsor, sejak Selasa, 21 Mei 2024 malam. BPBD Mamasa melaporkan setidaknya ada 14 desa yang menjadi titik longsor pada tiga kecamatan, di wilayah III Kabupaten Mamasa itu. Namun Kepala BPBD Mamasa, Gusti […]

  • 7 Fraksi DPRD Sulbar Setujui 3 Ranperda Inisiatif untuk Dibahas

    Tujuh Fraksi DPRD Sulbar Setujui Pembahasan Lanjutan Tiga Ranperda Inisiatif

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan persetujuannya untuk melanjutkan pembahasan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD ke tahap selanjutnya. Persetujuan ini disepakati dalam rapat paripurna DPRD Sulbar yang berlangsung di Gedung DPRD Sulbar, Jl. H. Abd Malik Pettana Endeng, Rangas, Mamuju, pada Kamis, 6 Maret 2025. […]

  • Reses Ahmad Istiqlal Ismail

    Reses di Maccirinnai Mamuju, Ahmad Istiqlal Ismail Dapati Keluhan Drainase dan Sampah 

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 69
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mamuju, Ahmad Istiqlal Ismail, melaksanakan reses di Jl. Maccirinnai, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Senin, (11/11/2024). Reses itu di hadiri oleh warga Maccirinnai, mereka menyebut untuk pertama kalinya ada anggota DPRD yang melakukan reses di wilayah itu. “Baru kali ini ada Anggota DPRD yang melakukan […]

expand_less